Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Scene Pahlawan


__ADS_3

Chapter 116


...Volume 1...


...Bab 2...


...Scene Pahlawan...


*****


Usai dari Latihan drama Viyona langsung kembali , dia cukup kelelahan saat ini .


“ Viyona tunggu sebentar !“


Mendengar panggilan Kaila , Langkah gadis itu terhenti .


“ Apa ? “


Kaila berhenti di depan Viyona namun kaki nya tiba-tiba tersandung dan hendak jatuh , Namun tubuh gadis itu langsung di tangkap oleh Viyona .


Kepala Kaila sedikit pusing dan setelah mencium aroma samar dari tubuh Viyona , gadis itu akhir nya sadar bahwa dia berada di dalam pelukan Viyona . Pipi nya memanas dan saat mendongak di lihat nya wajah yang rupawan yang tampan .


“ Wow ~~“


Ekspresi Viyona masih acuh , namun di hati nya sudah menyumpah seribu kali .Scane ini terlihat familiar bukan ? Mengapa harus menimpa nya .


Viyona belum berganti pakaian dan masih mengenakan kemeja putih dan celana Panjang , make up di wajah nya bahkan belum di hapus .


Sekarang terlihat bahwa wajah samping nya saja sudah tampan ,rambut perak pendek menutupi Sebagian wajah nya dan menyembunyikan ekspresi dingin nya .


“ Kalian berdua apa-apaan ? Jangan-jangan kalian ! “


Karena suara Rika yang keras mengejut-kan Kaila , sehingga dia langsung mendorong Viyona menjauh . Viyona yang di dorong menjauh mengerut-kan alis nya sedikit tidak senang .


“ Rika, kamu berbicara omong kosong ! Ini tidak seperti yang kamu bayangkan “


Rika nampak tidak percaya dan melirik Kaila curiga , lalu beralih melirik pria tampan yang membantu teman nya .


“ Mengapa wajah nya terasa familiar ya !? “


“ Huh ~~“


Viyona memutar mata nya malas , apakah perbedaan nya terlalu jauh bagaimana gadis ini bahkan tidak mengenal nya dalam semalam .


“ Ini aku ! “


Rika juga akhir nya merasa suara ini adalah milik seorang gadis dan terasa sangat familiar .


“ Jadi anda adalah Viyona ! Wah ~~ Mengapa anda tampan sekali bahkan Louis tidak ada bandingan-nya dengan-mu ! “


Karena terlalu terkejut , Rika berteriak sangat keras .Rika tidak menyadari nya karena saat di Gedung teater tadi , dia sibuk mendiskusikan tentang desain gaun yang akan dia pakai karena dia berperan sebagai Permaisuri alias ibu dari pangeran begitu .


“ Apa katamu ? , bagaimana kamu membandingkan paman ben dengan pria jadi-jadian ini ! “


Louis berkata dengan marah , bagaimana ia pria asli di katakan lebih jelek dari pada pria palsu begini .


“ Mulai lagi !? “

__ADS_1


Keith mendesah dan hanya bisa pasrah , kelakuan teman masa kecil nya ini sangat kekanak-kanakan .


“ Memang lebih tampan ! “ Seru Liliana .Wajah nya memerah tanpa sadar .


Viyona merasa telinga sekarang di racuni oleh kata-kata Liliana , maaf sekali dia masih normal tidak bengkok .


“ Lily anda juga merasa saya lebih jelek di bandingkan dengan pria jadi-jadian ini ? “


Liliana langsung menutup mulut -nya dia keceplosan , yah secara estetika memang dia lebih suka model seperti Viyona .


Sikap yang sangat tenang namun elegan , dingin namun bermatabat yah tidak seperti Louis yang terlalu sombong dan sulit di atur kan .


Liliana tidak berani mengatakan ini , jika tidak Louis akan meledak dengan amarah .


“ Eh kemana pergi nya Viyona ? “Rika akhir nya sadar bahwa Viyona sudah pergi .


“ Berani kabur ~~ Sialan !“


****


Keesokan hari nya


Di kelas terdengar diskusi para siswa , saat Viyona baru saja datang dia langsung di hampiri oleh seorang gadis .


“ Nah Teman sekelas Viyona maukah anda menjadi Maid di Café yang akan kita buka ? “ Mata nya penuh dengan senyum berbintang .


Viyona yang di tanyai terdiam selama beberapa detik dan langsung menolak nya .


“ Tidak ~~ “


Wajah gadis itu cemberut dan hendak menangis histeris .


“ Wah ~~ Pria jadi-jadian lebih baik anda menerima nya saja , apakah anda juga berpakaian seperti pria lagi huh ! “


Melihat kedatangan Louis mata gadis itu juga langsung berbinar .


“ Pangeran Kecil bisakah anda menjadi Butler bersamaan dengan Tuan Keith !? “


“ Apa ! Jangan suruh Paman Ben menjadi pelayan orang lain , jelas Paman Ben menolak ! “ Louis juga menolak .


Keith dan Liliana juga baru saja datang dan mendengar perkataan Louis.


“ Ayolah Lui ini hanya untuk sehari saja kan , kita bisa menjadi bercosplay . Namun tunggu Café kalian bertema apa ? Apakah tradisional atau dengan gaya modern ? “ Tanya Keith .


Gadis itu dengan bersemangat menjelaskan “ Sebelum-nya kami ingin membuat tema tradisional degan menggunaka kimono ah kimono sangat cantik , tapi kami juga ingin membuat nuansa yang modern jadi pemakaian kimono kami batalkan karena mungkin membuat susah bergerak .


“ Bagaimana dengan cosplay saja ! Pakaian pria nya bisa setelan Angkatan darat an pasti sangat bagus , kalau gadis nya biarkan saja tetap dengan setelan maid tapi yang sudah di modifikasi !“Saran Liliana.


Gadis itu menganguk dan tiba-tiba mata nya berkedip “ Nah bagaimana jika Pangeran Kecil , Tuan Keith , Nona Lily dan Nona Viyona yang menjadi cosplayer kita anda bisa berpasang-pasangan kan nah ajak juga Teman Sekelas Kaila bagaimana ada yang menyambut tamu dan ada yang melayani pesanan nya ! “


Gadis itu tanpa sadar menyebut Viyona degan sebutan ‘ Nona ‘ , Viyona hanya diam dan memasang earphone ke telinga nya dan mendengar alunan music .


Kaila tiba-tiba di sebut nama nya langsung berkata “ Aku rasa aku tidak cocok , bukan nya sudah pas ya tadi teman sekelas berkata bahwa itu berpasangan mengapa mengajakku sekarang ? “


Gadis itu tersenyum bukan senyum dan kilatan licik di mata nya tidak bisa tidak di lihat oleh Viyona .


“ he ~~ he ~~ Ini demi kelas kita ayolah teman sekelas Kaila , hanya menyajikan makanan saja apa sulit-nya boleh ya !!! “

__ADS_1


Kaila terdiam dan hanya berakhir dengan anggukan “ Ah ~~ Jadi begini , Kalau begitu aku ikut karena Viyona juga ikut ! “


Viyona menopang wajah nya dan menyaksikan segala nya dari samping , namun tiba-tiba ponsel nya berdering sebuah pesan masuk .


Penjahat Centil : Mawar Kecil bisakah pergi ke tempat kami sepulang sekolah ?


Viyona : Sibuk !!!


TING ~~~


Penjahat Centil : Tidak segera datang ini gawat !!!! , SOS !!! Para manusia jahat ini akan membunuh-ku . Tidak-kan Mawar kecil akan sedih bila kehilangan kekasih nomor satu- mu ini , Nima ~~ Rein sangat ganas tolong ~-~_~


Sudut mulut Viyona berkedut , apa yang terjadi tentu nya dia bingung . Apakah ini konspirasi lagi ! , Viyona menghela nafas tak berdaya dan merasa bahwa kehidupan damai nya terusik lagi .


Viyona : Oke ~~~


Penjahat Centil : Mawar Kecil-ku memang yang terbaik !!!




“ Nah bisakah kalian berdua tenang dan jangan marah lagi ! Aku kan hanya berkencan sebentar “Suara Theo semakin kecil saat mendapat tatapan tajam dari Rein .



“ Huh !!! “



Mill mengaduk-ngaduk kopi dan menekan kaca mata nya , ada kilatan seringai di manik zambrud tersebut .



“ Ayolah !! Tuan Gunung Es anda bisa cemburu juga !?“



Rein masih acuh dan tidak menanggapi petanyaan Mill untuk waktu yang lama .



“ Bilang saja kalian berdua iri ~~ Huh ~Iri saja bilang mengapa harus membuat orang frustasi ~ “ Theo mengomel dengan suara kecil namun masih tedengar jelas di telinga Rein .



“ Kau juga sama ! “ Rein balas melirik Mill .



Mill tersenyum dan meminum kopi nya dalam sekali tegukan .



Tuk ~~


__ADS_1


“ Hah semua nya sama saja "


__ADS_2