
Chapter 116
...Volume 1...
...Bab 2...
...Scene Pahlawan...
*****
Usai dari Latihan drama Viyona langsung kembali , dia cukup kelelahan saat ini .
“ Viyona tunggu sebentar !“
Mendengar panggilan Kaila , Langkah gadis itu terhenti .
“ Apa ? “
Kaila berhenti di depan Viyona namun kaki nya tiba-tiba tersandung dan hendak jatuh , Namun tubuh gadis itu langsung di tangkap oleh Viyona .
Kepala Kaila sedikit pusing dan setelah mencium aroma samar dari tubuh Viyona , gadis itu akhir nya sadar bahwa dia berada di dalam pelukan Viyona . Pipi nya memanas dan saat mendongak di lihat nya wajah yang rupawan yang tampan .
“ Wow ~~“
Ekspresi Viyona masih acuh , namun di hati nya sudah menyumpah seribu kali .Scane ini terlihat familiar bukan ? Mengapa harus menimpa nya .
Viyona belum berganti pakaian dan masih mengenakan kemeja putih dan celana Panjang , make up di wajah nya bahkan belum di hapus .
Sekarang terlihat bahwa wajah samping nya saja sudah tampan ,rambut perak pendek menutupi Sebagian wajah nya dan menyembunyikan ekspresi dingin nya .
“ Kalian berdua apa-apaan ? Jangan-jangan kalian ! “
Karena suara Rika yang keras mengejut-kan Kaila , sehingga dia langsung mendorong Viyona menjauh . Viyona yang di dorong menjauh mengerut-kan alis nya sedikit tidak senang .
“ Rika, kamu berbicara omong kosong ! Ini tidak seperti yang kamu bayangkan “
Rika nampak tidak percaya dan melirik Kaila curiga , lalu beralih melirik pria tampan yang membantu teman nya .
“ Mengapa wajah nya terasa familiar ya !? “
“ Huh ~~“
Viyona memutar mata nya malas , apakah perbedaan nya terlalu jauh bagaimana gadis ini bahkan tidak mengenal nya dalam semalam .
“ Ini aku ! “
Rika juga akhir nya merasa suara ini adalah milik seorang gadis dan terasa sangat familiar .
“ Jadi anda adalah Viyona ! Wah ~~ Mengapa anda tampan sekali bahkan Louis tidak ada bandingan-nya dengan-mu ! “
Karena terlalu terkejut , Rika berteriak sangat keras .Rika tidak menyadari nya karena saat di Gedung teater tadi , dia sibuk mendiskusikan tentang desain gaun yang akan dia pakai karena dia berperan sebagai Permaisuri alias ibu dari pangeran begitu .
“ Apa katamu ? , bagaimana kamu membandingkan paman ben dengan pria jadi-jadian ini ! “
Louis berkata dengan marah , bagaimana ia pria asli di katakan lebih jelek dari pada pria palsu begini .
“ Mulai lagi !? “
__ADS_1
Keith mendesah dan hanya bisa pasrah , kelakuan teman masa kecil nya ini sangat kekanak-kanakan .
“ Memang lebih tampan ! “ Seru Liliana .Wajah nya memerah tanpa sadar .
Viyona merasa telinga sekarang di racuni oleh kata-kata Liliana , maaf sekali dia masih normal tidak bengkok .
“ Lily anda juga merasa saya lebih jelek di bandingkan dengan pria jadi-jadian ini ? “
Liliana langsung menutup mulut -nya dia keceplosan , yah secara estetika memang dia lebih suka model seperti Viyona .
Sikap yang sangat tenang namun elegan , dingin namun bermatabat yah tidak seperti Louis yang terlalu sombong dan sulit di atur kan .
Liliana tidak berani mengatakan ini , jika tidak Louis akan meledak dengan amarah .
“ Eh kemana pergi nya Viyona ? “Rika akhir nya sadar bahwa Viyona sudah pergi .
“ Berani kabur ~~ Sialan !“
****
Keesokan hari nya
Di kelas terdengar diskusi para siswa , saat Viyona baru saja datang dia langsung di hampiri oleh seorang gadis .
“ Nah Teman sekelas Viyona maukah anda menjadi Maid di Café yang akan kita buka ? “ Mata nya penuh dengan senyum berbintang .
Viyona yang di tanyai terdiam selama beberapa detik dan langsung menolak nya .
“ Tidak ~~ “
Wajah gadis itu cemberut dan hendak menangis histeris .
“ Wah ~~ Pria jadi-jadian lebih baik anda menerima nya saja , apakah anda juga berpakaian seperti pria lagi huh ! “
Melihat kedatangan Louis mata gadis itu juga langsung berbinar .
“ Pangeran Kecil bisakah anda menjadi Butler bersamaan dengan Tuan Keith !? “
“ Apa ! Jangan suruh Paman Ben menjadi pelayan orang lain , jelas Paman Ben menolak ! “ Louis juga menolak .
Keith dan Liliana juga baru saja datang dan mendengar perkataan Louis.
“ Ayolah Lui ini hanya untuk sehari saja kan , kita bisa menjadi bercosplay . Namun tunggu Café kalian bertema apa ? Apakah tradisional atau dengan gaya modern ? “ Tanya Keith .
Gadis itu dengan bersemangat menjelaskan “ Sebelum-nya kami ingin membuat tema tradisional degan menggunaka kimono ah kimono sangat cantik , tapi kami juga ingin membuat nuansa yang modern jadi pemakaian kimono kami batalkan karena mungkin membuat susah bergerak .
“ Bagaimana dengan cosplay saja ! Pakaian pria nya bisa setelan Angkatan darat an pasti sangat bagus , kalau gadis nya biarkan saja tetap dengan setelan maid tapi yang sudah di modifikasi !“Saran Liliana.
Gadis itu menganguk dan tiba-tiba mata nya berkedip “ Nah bagaimana jika Pangeran Kecil , Tuan Keith , Nona Lily dan Nona Viyona yang menjadi cosplayer kita anda bisa berpasang-pasangan kan nah ajak juga Teman Sekelas Kaila bagaimana ada yang menyambut tamu dan ada yang melayani pesanan nya ! “
Gadis itu tanpa sadar menyebut Viyona degan sebutan ‘ Nona ‘ , Viyona hanya diam dan memasang earphone ke telinga nya dan mendengar alunan music .
Kaila tiba-tiba di sebut nama nya langsung berkata “ Aku rasa aku tidak cocok , bukan nya sudah pas ya tadi teman sekelas berkata bahwa itu berpasangan mengapa mengajakku sekarang ? “
Gadis itu tersenyum bukan senyum dan kilatan licik di mata nya tidak bisa tidak di lihat oleh Viyona .
“ he ~~ he ~~ Ini demi kelas kita ayolah teman sekelas Kaila , hanya menyajikan makanan saja apa sulit-nya boleh ya !!! “
__ADS_1
Kaila terdiam dan hanya berakhir dengan anggukan “ Ah ~~ Jadi begini , Kalau begitu aku ikut karena Viyona juga ikut ! “
Viyona menopang wajah nya dan menyaksikan segala nya dari samping , namun tiba-tiba ponsel nya berdering sebuah pesan masuk .
Penjahat Centil : Mawar Kecil bisakah pergi ke tempat kami sepulang sekolah ?
Viyona : Sibuk !!!
TING ~~~
Penjahat Centil : Tidak segera datang ini gawat !!!! , SOS !!! Para manusia jahat ini akan membunuh-ku . Tidak-kan Mawar kecil akan sedih bila kehilangan kekasih nomor satu- mu ini , Nima ~~ Rein sangat ganas tolong ~-~_~
Sudut mulut Viyona berkedut , apa yang terjadi tentu nya dia bingung . Apakah ini konspirasi lagi ! , Viyona menghela nafas tak berdaya dan merasa bahwa kehidupan damai nya terusik lagi .
Viyona : Oke ~~~
Penjahat Centil : Mawar Kecil-ku memang yang terbaik !!!
“ Nah bisakah kalian berdua tenang dan jangan marah lagi ! Aku kan hanya berkencan sebentar “Suara Theo semakin kecil saat mendapat tatapan tajam dari Rein .
“ Huh !!! “
Mill mengaduk-ngaduk kopi dan menekan kaca mata nya , ada kilatan seringai di manik zambrud tersebut .
“ Ayolah !! Tuan Gunung Es anda bisa cemburu juga !?“
Rein masih acuh dan tidak menanggapi petanyaan Mill untuk waktu yang lama .
“ Bilang saja kalian berdua iri ~~ Huh ~Iri saja bilang mengapa harus membuat orang frustasi ~ “ Theo mengomel dengan suara kecil namun masih tedengar jelas di telinga Rein .
“ Kau juga sama ! “ Rein balas melirik Mill .
Mill tersenyum dan meminum kopi nya dalam sekali tegukan .
Tuk ~~
__ADS_1
“ Hah semua nya sama saja "