
Chapter 122
...Volume 1...
...Bab 2...
...Menjadi Koki ...
“ Kya ~~ Pangeran kecil sangat tampan ! “
“ Tuan Keith juga mempesona ! “
“ Bagaimana kalian selalu tampan bahkan dengan pakaian butler begini ? “
“ Bisakah kami berphoto dengan kedua pria tampan ini ? “
Keith tersenyum ramah dan memberi tanggapan manis kepada para gadis itu .
“ Tentu saja boleh , apa yang tidak buat kalian para gadis manis … Chu ~~~ “ Keith mengedipkan mata nya dan memberikan ciuman kepada semua gadis .
“ Membosan-kan ! “ Louis dengan malas bersandar dan menutup mata atas segala ucapan para gadis yang berisik .
~~\*\*\*\*~~
Kaila membawa buku menu kepada meja no 9 , ternyata di meja no 9 adalah beberapa anak laki-laki yang cukup nakal .
“ Ini buku menu nya , silahkan pesan apa yang anda ingin-kan ! “ Kaila tersenyum ramah walau dia agak gugup .
Anak laki-laki itu melirik buku menu , namun dia menatap Kala dengan wajah main-main .
“ Oh ~~ Kalau memesan-mu sehari bisa ? “
“ Apa ? “ Senyum Kaila pudar Ketika dia mendengar ucapan anak laki-laki itu .
Teman anak laki-laki itu juga berkata “ Ayo lah seribu dollar sehari ? Atau tiga ribu dollar ? Sebut-kan harga mu ? “
“ Kamu ! “ Kaila berusaha tenang agar tidak memukul seseorang , dia meremas rok nya dengan erat .
“ Lihat saja tampilan manis-mu pasti sudah banyak orang yang kamu rayu kan ? Gadis biasa mana yang tidak suka uang ? “ Ejek nya sambil merendahkan harga diri Kaila .
Saat tangan babi asin hendak terulur ke-arah Kaila , sebuah tangan menghentikan nya .
“ Oh , Maaf menunggu lama pesanan anda sudah sampai ! “ Dia menyeringai .
“ Hah ! Kapan aku memesan …. Aku … “
“ Oh ! Anda membutuh-kan serbet sebentar ! “
__ADS_1
Viyona dalam pakaian koki ( Viyona mengganti nya karena membantu koki ) mengambil serbet dan memakai kan nya pada leher anak laki-laki itu , dia dengan terampil mengikat nya namun dia membuat ikatan nya kuat hingga anak laki-laki itu tercekik .
“ Kamu ! Le…pas ..kan ! “ Anak laki-laki itu berkata terbata-bata .
“ Ah kamu berani sekali minta di hajar ya ? “
Viyona menangkap pukulan anak laki-laki itu dan membalik-kan punggung nya dengan backhand.
“ Yah … Maaf apakah tangan anda sakit ? , saya pernah belajar akupuntur . Salah satu urat anda seperti nya keseleo jadi saya bantu mengurut-nya ! “
“ Kamu ! “
Sebelum anak laki-laki itu sempat bicara , Viyona langsung menutup mulut-nya dengan tisu .
“ Oh , Anda berterima kasih ! Ini sudah biasa jadi tidak perlu berterima kasih ! “ Dengan senyum sempurna .
Wosh ~~
Pukulan ~~
Viyona menghindar dari pukulan anak yang datang dari belakang , karena tidak ingin membuat keributan . Viyona bergerak cepat dan datang ke arah anak laki-laki itu lalu memukul tengkuk nya hingga pingsan .
“ Astaga ! “ Kaila berseru kaget .
Hingga semua perhatian tearah menuju pada nya , karena tidak ada yang menyadari intraksi Viyona oh tidak pukulan Viyona pada anak laki-laki tersebut . Karena meja no 9 berada di pojokan dan yang lain sibuk memandangi kecantikan Liliana dan juga Louis serta Keith , tidak ada yang memperhatikan Viyona yang memukul para bocah berandal itu .
“ Hah ~ Mereka rakus sekali ! Apakah mereka tidak pernah di beri makan ! “ Seri Louis dengan pandangan jijik .
“ Yah , Ayo angkat mereka bawa ke ruang ke sehatan ! “ Keith mengangkat salah satu anak dan segera membawa mereka ke ruang ke sehatan .
Viyona terseyum “ Ah … Maaf atas ketidaknyamanan nya , Sebagai ganti nya Nona-Nona di persilah-kan memesan apa pun dengan bebas saya yang menanggung biaya nya ! “
Bukan nya memperhatikan traktiran , para gadis berteriak girang karena melihat pria tampan .
“Kya .. Tampan sekali ! “
“ Aku … Jatuh cinta pada pandangan pertama !“
“ Tapi sejak kapan ? Ada anak laki-laki setampan ini di sekolah kita ? “
“ Senyum-ya seperti malaikat !“
Karena Viyona dengan pakaian anak laki-laki , itu dengan cepat menyebar di kelas lain . HIngga kelas mereka di datangi banyak pengunjung terutama para gadis .
“ Akan ku bantu memasak ! “
__ADS_1
“ Eh , kamu bisa ? “ Tanya teman nya ragu .
Di luar para gadis berbondong datang ke dapur , karena dapur hanya di batasi oleh meja Panjang pelanggan bisa melihat Viyona memasak . Karena café yang mereka buka juga menjual masakan barat seperti spageti , steak , hamburger , hotdog , dan dessert .Sebenarnya ini seperti restorant bukan café , tapi mereka menyediakan minuman yang enak juga.
“ Ah , Ini suami impian-ku ! “
“ Jarang anak laki-laki pandai memasak ! “
“ Walau begitu , anak laki-laki yang lagi serius pasti sangat tampan ! “
Viyona memasak dengan raut wajah acuh , dan tidak mengubris pujian-pujian dari para gadis Nympo tersebut . Tapi tangan-nya sangat cepat sata memotong atau menggoreng . Karena pesanan mereka sangat banyak yang belum jadi .Viyona yang cekatan menjadi daya Tarik pengunjung secara tiba-tiba , dan makin banyak pelanggan yang berdatangan .
“ Ah .. Mohon maaf kursi sudah penuh jadi kalian bisa datang nanti ! “ Liliana berkata dengan permohonan maaf .
“ Ah .. Kami akan menunggu di sini , di katakana bahwa ada pria tampan yang memasak di dalam ! “
“ Kami ingin melihat nya ! “
“ Gadis bangku kami sudah penuh ! , Mohon Kembali nanti ! “Kaila sudah mencoba mencegah beberapa gadis untuk masuk , tapi dia malah di beri cacian penuh benci dari gadis itu .
“ APA ? Kamu tidak mau di datangi pelanggan ? Atau kamu tidak mengijinkan kami masuk karena ingin memonopoli pria tampan sendirian ? “ Gadis itu bertanya dengan ucapan tajam .
“ Aduh ! Nona yang manis bukan begitu ! Di dalam penuh sesak , kami takut nona akan jatuh secara tidak sengaja . Jadi terpaksa harus menahan nona di luar ! “
Karena kedatangan Keith dan Louis amarah para gadis itu mereda seketika , iya lah mereda lowong mereka melihat pria tampan harus jaga imej nya bukan .
“ Apakah kami berdua tidak cukup untuk menghibur kalian Nona ?“
Keith merangkul Pundak Louis dan tersenyum kepada semua gadis itu .
“ Tentu saja ! “
“ Itu cukup ! “
“ Bisakah kita berphoto ? “
Setelah Keith dan Louis Kembali dari ruang Kesehatan , keributan yang di buat para gadis akhir nya sedikit mereda.
“ Astaga mereka fanatic pria tampan ! “ Keluh Rika dengan wajah cemberut .
“ Ayo pergi Rika ! Pesanan kita harus mengantar-nya ! “ Kaila menarik Rika masuk lagi dan mengambil pesanan yang belum di antar .
Liliana juga masuk dan melihat para gadis sibuk menatap Viyona yang memasak dalam pakaian anak laki-laki .
“ Jika mereka tahu Viyona itu adalah seorang gadis , pasti mereka kecewa !“ Gumam Liliana .
__ADS_1
{ “ Tapi dia tampan dan lebih enak di pandang dari pada Louis“ } Sambung Liliana dalam hati .