
...Volume 1...
...Bab 1...
...Camping 2...
Area Camping
Setelah membagi kelompok , sekelompok siswa dan siswi Sekolah Menengah ini langsung mendirikan tenda nya masing-masing . Semetara tim Viyona di sisi lain tengah mulai membuat tenda , saking sibuk nya dengan urusan memasang tenda mereka tidak menyadari apa yang telah mengawasi mereka dari dalam kegelapan .
“ Huh ….. Mengapa tenda ini sulit sekali untuk di pasang sih ! “ Keluh seorang gadis .
“ Hais …… Kaila cepat lah pasang saja jangan banyak berceloteh ! “ Seru gadis lain nya
“Ini sangat sulit aku tidak pernah menyentuh tenda sebelum nya , lagi pula ini kali pertama nya aku berkemah ! “ Kaila kembali mengeluh dengan bibir yang cemberut .
“ Gadis bodoh memang layak untuk julukan mu ! ,hanya memasang tenda saja kau tidak bisa ! “ Ejek Louis yang menuju area tenda Kaila.
Sementara itu di sisi lain Viyona telah selesai mendirikan tenda nya , dan dia tengah bersiap untuk mencari kayu bakar di sekitar area perkemahan . Viyona tak lupa membawa pisau lipat ke kantung , Namun pandangan Viyona tertarik dengan pertengkaran kecil teman sekelas nya .
“ Berhenti lah mengejek nya Louis , lebih baik kamu membantu nya dari pada terus berbicara di sini . Dan lagi pula tenda mu bahkan belum berdiri , jadi mengapa terus mengurus urusan Kaila ! “ ujar nya dan mengedipkan sebelah mata nya pada Kaila.
Namun reaksi Kaila bertentangan dnegan yang di harapkan Keith .
“ Hn ! , Urus –urusan mu sendiri laki-laki sombong oh tidak tuan angkuh ! “ Kaila mendengus dan mengabaikan kedua orang itu .
Louis melirik kea rah Keith dengan jijk , teman nya masih belum berubah dan akan menggoda gadis di-setiap kesempatan bahkan sekarang tak terkecuali.
“ Hei gadis hantu kamu akan pergi kemana ?”
Louis melihat pergerakan Viyona yang hendak menuju arah hutan .
Viyona akan pergi setelah menyaksikan pertengkaran konyol beberapa anak kecil , namun dai berhenti setelah mendengar panggilan dari Louis .
“ Hutan ! “ Ujar Viyona singkat .
“ Aku tahu kau akan pergi ke sana yang aku tanyakan apa yang akan kamu lakukan pergi ke hutan , gadis hantu tuli ! “ Seru Louis yang telah mulai kesal . “
Viyona langsung memotong ucapan Louis .
“ Selesai ! “ Ujar nya dengan wajah datar.
“ Mana ?” .
Keith tersenyum dan hendak tertawa .
“ Dia sudah selesai dari tadi Louis ! “
“ Mana mungkin secepat ini ! “ Ujar Louis tidak percaya .
Loui tertegun di dekat tenda Rika , sebuah tenda abu-abu putih telah berdiri . Mata Louis melongo dan mulut nya terbuka lebar , dia dengan tidak percaya melirik Viyona dan dengan tatapan ngeri langsung mundur beberapa langkah dan menjaga jarak dari Viyona .
“ Layak untuk hantu seperti mu ! “ Ujar nya tersedak oleh kata nya sendiri.
“ Puft … “
Kaila selalu merasa bahwa Viyona memang ialah musuh bebuyutan pemuda angkuh ini , dia selalu saja kalah di setiap kalimat dan perbuatan , Bahkan Rika ikut tertawa saking lucu nya .
“ Jangan tertawa ! “ Ujar Louis dingin.
“ huek …. Memang nya kau siapa yang menghalangi ku tertawa orag tua ku bukan. ! “
“ Aku nenek moyang mu ! “ Ujar Louis jelek.
“ Puft …. Baiklah Nenek Moyang generasi kedua berkatilah kami dengan doa mu ! “
__ADS_1
Keith menyatukan telapak tangan nya dan memberi hormat seolah Louis ialah Leluhur nya . .
“ Bedebah sial kau yang leluhur ****** ! “ Teriak Louis jengkel.
“ Ara….ara Leluhur jangan marah , muka berkerut mu tidak cantic lagi ! “ Ejek Kaila dengan tawa mengejek .
“ Gadis sial siapa yang cantic hah , Tuan Muda ini selalu yang tertampan ! “ Ujar nya angkuh .
“ Jelek ! “ Ujar Viyona singkat .
Sebuah panah tertancap rasa nya di dada Louis , setelah mendengar ungkapan Viyona yang mengangap Louis jelek .
Keith , Kaila , dan Rika mencoba menutup mulu mereka lantaran mereka tidak akan menahan tawa detik berikut nya .
Sedangkan Louis wajah nya tengah merah padam bukan karena merona , melainkan karena amarah nya telah memuncak .
“ Kemari kau ! “
Wajah louis berubah menjadi suram sekali , di mana pergi nya gadis hantu yang menyebalkan itu .
“ Kemana pergi nya gadis hantu menyebal kan itu ? “
Keith juga secara tidak sadar menganggap perilaku abnormal Viyona yang terkadang menghilang tanpa meninggalkan suara , Sebagai hal yang biasa .
“ Kemungkinan dia pergi saat kita sibuk berbincang tadi nya ! “ Seru Keith .
Kaila bahkan telah selesai menyiapkan tenda nya , dia dengan bahagia mengambil ember kecil dan hendak menuju sungai terdekat .
“ Kalian berdua akan menyalakan api atau mengambil air ke sungai , kita akan memasak mala mini ! “ Ujar Kaila .
Rika menggeleng kan kepala nya pelan , jangan biarkan Kaila memasak . Karena selain makanan manis dia tidak bisa membuat hal lain , pernah suatu kali saat Kaila memasak tumis sayuran rasa nya seperti permen karena terlalu manis .
Melihat teman Kaila yaitu Rika terus menggeleng dengna wajah jelek , Keith juga tertegun .
“ Baik lah Nona yang manis mari ku-temani mengambil air dari sungai ! “ Seru Keith .
“ Baiklah ayo pergi ! “ Ujar Kaila
Kaila dan Keith pergi menuju tepi sungai terdekat , sementara grup yang lain juga telah pergi .
...****************...
Hutan
Di kedalam hutan yang rindang , terdapat berbagai jenis tumbuhan liar yang tidak di ketahui nama nya . Pepohonan mrnjulang tingggi ke atas , dan hamper menutupi langit . Viyona telah mengumpulkan cukup banyak kayu bakar saat ini , dia meninggalkan para anak beruang itu lantaran sangat berisik .
“ Mungkin sudah cukup ! “
Saat Viyona hendak kembali , dia menuju sungai dekat dari tempat kamping mereka . Namun siapa tahu dia bertemu dengan Kaila dan Keith , dan seperti nya baju mereka basah .
...----------------...
Tepi Sungai .
“ Sekarang isi ember ini dengan air ! “ Pinta Kaila .
Keith mengambil ember itu sambal tersenyum , dia langsung mengambil air . Sementara Kaila Nampak nya tertarik pada beberapa ikan yang lewat , mata Kaila berbinar dan berharap mala mini dia akan memakan ikan bakar .
Splassh …..
Karena Kaila yang tergesa-gesa tidak memperhatikan tanah yang licin pada air sungai , dan benar saja kaki nya terpeleset dan terjatuh ke dalam air .
Byurr …….,
Keith tertegun dan melirik kea rah lain , dia melihat Kaila yang terduduk di antara aliran sungai kecil ini . Dia mau tak mau tertawa , meliat raut wajah Kaila yangs setengah marah dan kesal membuat hati nya lucu.
__ADS_1
“ Kau taka pa ? “ Tanya Keith.
Keith megulurkan tangan nya pada Kaila hendak membantu nya , siapa tahu Kaila malah menarik nya masuk ke air juga .
Byurrr ….
Giliran Kaila yang tertawa .
“ Pufth … HA ….ha… Mengapa kamu menjadi bodoh ! “
Keith tidak mengira bahwa gadis ini akan seberani ini pada nya , dia biasa nya tersenyum lembut kepada semua orang . Namun sebenar nya dia hanya mencibir , orang-orang dis ekitar nya selalu menyanjung nya yang membuat nya jijik . Namun dia merasa sedikit tidak nyaman dengan tatapan gadis itu Viyona , itu sangat acuh dan untuk Kaila dia seperti nya memiliki EQ rendah .
Keith tersenyum smirik ,dan mendekat kan wajah nya kea rah Kaila .
Kaila tertegun say wajah tampan itu berada di depan nya , Kaila terpana melihat wajah yang rupawan itu di aliri air di setiap tetes . Jantung nya berdegup .
Badump …BAdump…..
“ Hei ….. Kamu cukup berani juga ya ! , Tapi eksperi mu konyol ! “ Ujar Keith di detik brikut nya .
Kaila terpana dan hendak memukul Kieth , tapi dia malah terpelset dan jatuh kea rah keith . Poisi mereka saat ini seperti Keith yang sedang memeluk Kaila .
“ Selsai ! “ Seru sebuah suara yang terdengar acuh dan datar .
Kieth terpana dan segera bangun , bahkan Kaila pun juga langsung bangun . Keith dan Kaila tidak saling berhadapan tetapi memalingkan wajah mereka ke afrah lain , kejadian sangat memalukan bagi mereka terutama di saksikan oleh orang lain .
“ Itu hanya kecelakaan ! “ Seru Kaila tergagap .
Beda hal nya dengan Keith yang tersenyum smirik .
“ Ah … Gadis secantik Viyona mana mungkin cemburu kan ! “ Keith mengedipkan sebelah mata nya genit.
Namun tidak ada respon dari gadis yang tengah bersandar pada pohon iyu , mata nya tengah terpejam . Tapi dalam beberapa derik berikut nya itu terbuka , dia memandang acuh kea rah kedua orang yang masih setia di dalam air sungai .
“ Terserah ! “ Seru Viyona datar.
Kaila tersentak dan memandang ke arah ikan yang lenyap .
“ Ingin Ikan ?” Tanya nya
Kaila mengangguk dengan antusias .
“ Tangkap sendiri ! “ Seru nya lagi .
Buk…..
Sebuah kayu langsung di lemparkan oleh Viyona , Kaila melirik ke arah Keith dan mengangguk . Ujung kayu itu runcing dan cocok untuk di gunakan menangkap ikan , Kaila sangat bahagia karena malam ini dia akan memakan ikan bakar.
...----------------...
Area Kamping
Setelah menunggu Kaila menangkap ikan , Viyona lamgsung kembali menuju ke area kamping bersamaan dengan kedua orang itu .
“ Bawa itu ! “ Pinta Viyona pada Keith dengan wajah datar.
Keith hanya bisa pasrah dan mengangkat kayu itu , sedangkan Kaila melompat-lompat dengan girang karena berhasil menangkap ikan . Itu lumayan karena ikan-ikan ini sangat berisi , hah dia sangat bahagia . Sesampai nya di area kamping , Keith eletakkan kayu bakar tidak jauh dari tungku yang tengah di siapkan Rika .
“ Kalian bertiga akhir nya kembali ! “ Seru Rika .
“ Mengapa kalian berdua basah ! “ Tanya Louis dengan samar .
Kaila sedikit malu dan mengingat adegan tadi , pipi nya merona dan Keith terbatuk samar . Tidak ada yang menjawab dari kedua orang itu , hingga membuat Louis semakin curiga .
“ Jatuh ke sungai saat menangkap Ikan ! “ Ujar Viyona acuh .
__ADS_1
Louis mengabaikan ucapan Viyona , dan langsung pergi duduk di sekitar api unggun yang tengah di siapkan Rika .