
...Volume 1...
...Bab 1...
...Mari Bermain Game 3 End...
“ Kau sudah di sini cepat sekali ! “ Seru King heran .
King melirik ke salah satu pilar yang seperti ada sesuatu terikat di sana .
Wosh ………
Viyona mnyerang King dengan membabi buta , setiap pukulan yang di arah kan nya pada King selalu dapat di elak oleh King . Viyona berputar dan melompat bertumpu pada pembatas balkon dan muncul di belakang King , Viyona memukul punggung belakang King .
Gebrak …….
King tertegun dan tersenyum menyeringai , dia langsung , menarik tangan Viyona dan memblokir nya ke dinding . Viyona tersentak dan hendak memukul King dengan kaki nya , tapi gerakan di blokir oleh tangan besar King .
Brukk……
Tangan Viyona di cengkram kuat oleh King , wajah yang di tutupi topeng tersenyum menyeringai . Melihat gadis ini berusaha keras untuk lepas dari cengkraman nya Nampak seperti kucing kecil susu yang mencoba mencakar , ah wajah ini terlihat jauh lebih menggemas kan .
Viyona yang tidak kehabisan akal , malah dengan berani mengigit tangan King . King terlonjak kaget dan melonggarkan cengkraman nya pada Viyona , mengambil kesempatan di saat King tengah lengah Viyona hendak memukul King . Namun karena tingkat kewaspadaan King sangat sensitif dan tajam , dia mundur dari hadapan Viyona .
Bough …….
Wosh ……..
King melihat tangan nya yang kini terdapat bekas gigitan Viyona , mulut nya mengerucut dan terlihat menyeringai . Bukan nya marah dia malah tersenyum dan tertawa seolah dia sedang menyaksikan lawakan yang mebuat nya tertawa terbahak-bahak.
“ Puft ha…..ha…..Kucing kecil yang ganas , lihat gigi mu sangat tajam tangan indah ku di beri tanda gigi sekarang . ! “
Viyona tidak memiliki ekspresi , perasaan tidak berdaya tadi rasa nya hampir sama di saat dia berhadapan dengan laki-laki balok es itu ( Rein ) . Tapi kali ini dia bisa melawan , huh perasaan tidak berdaya dan rasa jengkel itu akhir nya sirna .
“ Permainan sudah berakhir ! “ Seru Viyona.
King terpana dan di mata nya bukan lagi minat semata , akan tetapi ada semacam obsesi untuk memonopoli Viyona .
“ Mengapa berpikir permainan sudah berakhir kucing liar kecil ? Kita baru saja masuk ke hidangan pembuka nya , apakah kamu lupa bahwa teman-teman mu masih menjadi tahanan ku ! “ Seru nya licik.
“ Benarkah ! “ Ujar Viyona menyeringai.
King belum mengerti sesuatu , namun setelah melihat bahwa di layar holografik itu kosong tidak ada lagi orang di sana . King mengerti sesuatu dan dia menatap Viyona penuh penuh penghargaan .
“ Ternyata ada yang membantu-mu ya ! Pantas saja kucing liar kecil menyerang ku semata-mata untuk mengalihkan perhatian ku saja , ah kali ini aku mengaku kalah tapi tidak di waktu berikut nya ! “ Ujar nya walaupun nada nya suram .
Duar …….
Suara ledakan membangunkan Viyona dan dia beteriak kepada teman-teman nya yang masih berada di aula .
“ Kalian cepat pergi ! “
__ADS_1
Louis bahkan belum sempat bereaksi dia masih tertegun , namun teriakan Viyona membangunkan nya . Ia menarik Kaila dan berlari menuju pintu yang sejak kapan terbuka , bersamaan dengan Rika dan Keith mereka juga ikut berlari . Keith menyeret Riko Dan sewaktu ia berlari , tidak peduli walaupun Riko Dan di seret dengan tidak terhormat .
“ Hah ….. Kucing liar kecil mengapa kamu terus merusak kerja keras King, Apakah kamu tidak kasihan semua kerja keras ku hancur sekarang ! “ Ujar nya dengan raut wajah sedih .
Viyona menatap King jijik , apakah King orang yang suka membuat wajah putih kecil mana mungkin . King di deskripsi Game Otome , memiliki identitas misterius , selalu mengenakan topeng tergantung mood nya , orang gila cabul yang gemar bermain sebelum mengakhiri hidup orang , namun bila mendapat barang atau sesuatu yang menarik dia harus mendapatkan hingga dapat , hanya itu yang tertera di deskripsi dan tidak ada yang lain .
Pengalaman hidup King bahkan tidak ada , ini yang membuat Viyona selaku Clarissa Liu dikehidupan sebelum nya sangat tidak ingin bertemu dengan orang bernama King ini . Namun apalah daya tuhan selalu mempermainkan nya , berpikir untuk menghindari bos penjahat malah dia bertemu dan memprovokasi mereka secara langsung , bahkan sekarang ida terjebak bersama laki-laki sinting bernama King betapa tragis nasib nya ini .
“ Berhenti membuat wajah jelek itu ! “ Ujar Viyona dingin di sertai sarkas terselubung.
Namun saat King mencoba menarik Viyona , sebuah tembakan melesat menuju arah nya .
Dorr………
Wosh ……
Syut …..
Krak ……
King reflek mengelak dan berputar di sertai lompatan , dia menatap kea rah orang yang menembak nya dengan tatapan tajam . Mata nya menyipit , dan ada sentuhan aura membunuh di antara alis nya . Dia hamper tertembak tapi untung reaksi nya cepat dia mampu menghindari tembakan tersebut , namun dia tampak tertarik dengan orang yang menembak nya seperti nya orang ini yang mencoba menggali informasi nya sendiri .
Swosh …..
Tap ……
King tidak memperhatikan Viyona yang langsung melompat turun dari balkon , dia mendarat dengan mulus di antara lantai yang sudah retak itu . Seperti nya ledakan yang di buat oleh orang gila ini hanya menghancur kan lantai nya saja bukan beserta gedung nya . Mekanis-me yang telah dia ambil alih masih berfungsi dan dia berhasil mmebuka jalan keluar untuk para bocah beruang itu , dia harap mereka segera keluar .
Setelah keluar dari Ballroom Louis dengan rombongan nya langsung terjatuh lemas , mereka berempat memiliki nafas terengah-engah . Keringat mereka berempat tidak berhenti mengalir , dan wajah kedua gadis itu sangat pucat seperti kertas .
“ Barusan apakah orang itu hendak membunuh kita semua ? “ Saat Kaila membuka mulut nya untuk berbicara , dia gemetar dan ketakutan terpampang jelas di wajah nya .
“ Kita meninggalkan Viyona sendirian apakah dia akan baik-baik saja ? “Tanya Rika yang tak kalah ketakutan dan gemetar seperti Kaila , dia belum pernah mengalami hal seperti ini sebelum nya .
Louis hanya mendesah dan pikiran nya melayangsewaktu Viyona hendak menikam laki-laki beropenng tersebut , dia masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat barusan . Gadis itu bisa seni bela diri , dan terpenting sejak kapan dia berada di balkon dan gerakan nya sangat cepat dan senyap , seolah dia seperti pembunuh terlatih pada film-film laga yang pernah dia tonton.
Siapa yang akan menyangka seorang gadis Sekolah Menengah bisa melakukan hal-hal berbahaya seperti itu , tapi dia masih syok saat ini karena Gadis itu bahkan bisa mengimbangi laki-laki itu . Sekarang pertanyaan nya siapa kah identitas sebenar nya Gadis itu , segala mulai terasa janggal . Apakah benar dia hanya keponakan Kepala Sekolah dan seorang siswi sekolah menengah biasa , hal tadi adalah nyata bukan mimpi semata .
“ Keith yang tadi nyata dan buka hanya halusinasi ku saja kan ! “ Tanya Louis yang otak nya agak rusak karena syok .
Keith mengangguk dengan samar ,kejadian tadi sangat membekas di benak nya . Viyona gadis aneh yang pendiam , namun menyimpan segudang rahasia dan dia layak nya sebuah misteri yang tidak dapat di jangkau dengan mudah . Kemampuan tadi mebuktikan bahwa dia sangat berpengalaman , apakah dia seorang Killer yang menyamar namun tidak mungkin .
Sebenar nya Sekolah Menengah Seika Maria adalah sebuah misteri , sekolah yang berdiri tidak lama itu sangat aneh . Hanya dalam 2 tahun sekolah itu mampu menyandang pringkat pertama di N City . Sebenar nya setelah mencoba menyelidiki pendiri sekolah tersebut nihil , identitas pendiri tidak dapat di temukan .
“ Rahasia Viyona mungkin bukan hanya ini saja , entah berapa rahasia yang dia memiliki kita belum tentu tahu ! . Louis terkadang baik bagi kita tidak tahu lebih banyak ! “
Wosh ……
“ Bau apa ini ? Mengapa kepala ku pusing , hah …. Kalian siapa ! “ Panggil Louis
Bukkk ……
__ADS_1
Louis langsung jatuh tak sadar-kan diri , Keith mencoba bertahan namun kepala nya teramat pening dan akhir nya dia jatuh pingsan . Sebelum pingsan dia melihat se-sosok bayangan hitam , dan dia kehilangan kesadaran nya .
“ Apakah kita juga haru mengangkut anak-anak ini juga ? “
“ Tentu nya itu yang di perintahkan Tuan Muda ! , Cepat pindahkan mereka semua ! . Kita harus mengantarkan mereka sampai ke asrama mereka , kecuali para anak yang di culik mereka akan kita bawa ke kantor polisi ! “
“ Lalu saat ini di mana Tuan Muda berada ! “
“ Mengurus misi nya sendiri ! “
Akhir nya beberapa pria yang berpenampilan layak nya bodyguard itu membawa Louis dan anak lain nya keluar dari gedung terbengkalai , dan teman sekelas mereka yang lain juga sudah di natrakan rumah mereka masing-masing .
Balik Ke Ballroom
“ Hei … sudah berbulan-bulan mengejar mu ! Akhir nya menemukan mu , Hah usaha Tuan Muda ini tidak terbuang sia-sia . Namun kamu sangta menyebalkan ,berani sekali menyentuh Little Rose ku ! “
Orang yang berbicara kasar ini adalah Theo , dial ah yang menembak kea rah King . Dan langsung memeluk Viyona setelah dia lepas dari cengkraman King , lalu dia mulai mengeritik King dengan mulut super beracun itu .
“ Lepas kan sekarang Theo ,jika tidak kamu akan menyesal ! “ Ujar Viyona yang mulai menggertakkan gigi nya karena kesal .
Namun bukan Theo nama nya , kalua tidak menggoda Viyona di setiap keempatan .
“ Tuan Muda ini tidak akan pernah menyesal jatuh ke tangan Little Rose yang manis , Atau harus kah Tuan Muda ini menyerahkan tubuh nya untuk mu ! “ Ujar nya sembari mencium surai hitam Viyona .
Viyona mengambil kesempatan untuk lepas dari pelukan Theo , mata nya menyipit dan dia melirik Theo dengan ancaman .
“ Tsk … Orang tidak tahu malu ! Melecahkan seorang gadis secara terang-terangan ! “ Ujar King mengejek , namun nada asam tidak dapat disembunyikan dari kalimat yang di ucapkan nya .
Theo menyeringai dan balas tersenyum .
“ Heh ….. Iri kasihan sekali ! Tuan Muda ini sangat tampan bagaimana bisa di bandingkan dengan orang jelek yang bersembunyi di balik topeng seperti mu ! “ Tidak ada ejekan tersirat , Theo berkata dengan lugas dan nada cibiran .
King kesal , namun perhatian nya hanya tertuju pada Viyona . Yah gadis itu seolah tidak peduli dengan mereka , dia sangat santai dan entah kapan dia sudah bersandar di pilar dan memasang earphone di telinga . Dia Nampak tenang saat menutup mata , namun detik berikut nya dia membuka mata nya .
“ Sudah selesai ? , Huh …. Hitungan mundur 3 ……2…..1……! Lari sekarang ! ”Tanya nya polos .
Viyona menarik tangan Theo yang tertegun , dan menekan sesuatu di sebuah pilar dan benar saja terjadi ledakan besar di aula tersebut .
Duarrh …….
Derit …….
Retak …….
Krekkkk…….
Setelah terjadi ledakan yang keras itu aula itu hancur , dan di balik serpihan-serpihan dan bongkahan bangunan terdapat sosok King yang selamat . Sebelum terjadi ledakan dia langsung bersembunyi di ruang rahasia di balik balkon tempat singgasana nya itu . King memiliki senyum berbahaya di bibir cantic nya dan tertawa terbahak-bahak .
“ Heh …… Kucing Kecil Liar yang nakal , King meremehkan mu . Tapi dengan ini King tidak akan cepat bosan dengan mu ! “
King terkikik geli di aula yang sudah hancur itu , dan di mata nya sekarang memiliki obsesi yang jauh lebih besar dari pada sebelum nya .
__ADS_1