
...Volume 1...
...Bab 1...
...Putri Keberuntungan...
****~***
Theo melirik kedua teman nya dengan tatapan curiga .
'' Kalian berdua seperti nya menyembunyikan sesuatu dari ku ! ''
'' Shutt .... Acara akan di mulai , kurasa akan sangat menyenangkan untuk bersenang-senang malam ini . Bukan begitu Rein ? ''
'' HM ''
Balas Rein singkat .
*******
{ Ballroom }
Sang MC selaku Pria bertopeng untuk sementara juga terpana , dengan kedatangan ketiga gadis yang tak kalah menghebohkan dari ketiga raja kita tentunya . Perhatikan nya juga tiba-tiba teralih kan , dan entah mengapa dia juga merasa familiar dengan gadis bersurai hitam .
Dia merasa pernah bertemu dengan nya di suatu tempat , tapi mengapa dia tidak mengingat dengan begitu jelas dimana dia pernah bertemu dengan nya .
'' Kedatangan yang Sangat meriah ya Nona-Nona cantik ! , Namun akan kah di antara Para Nona cantik yang beruntung malam ini ? '' Si Pria bertopeng berkata dengan penuh misteri .
Para gadis di dalam Ballroom entah mengapa menjadi begitu bersemangat .
Tepuk .....
Prok .... Prok
Setelah sang MC Pria bertopeng menepuk kedua tangan nya , deretan gadis pelayan atau para OSIS yang menjadi pelayan . Baik Butler dan Maid segera masuk menuju Ballroom dan secara acak memberikan minuman kepada para tamu .
Mereka yang tiba-tiba di suruh mengambil minuman tentu nya terkejut , jadi mereka mengambil nya dengan tatapan penasaran dan pertanyaan .
Kaila , Rika , dan Viyona memilih tempat yang agak jauh dari aula depan Ballroom . Mereka tidak ingin menarik perhatian sama sekali , namun sayang nya itu tidak mungkin . Di karenakan Kaila memiliki aura protagonis , Di tambah gaun nya yang telah di modifikasi oleh Viyona sangat menarik perhatian .
Mungkin untuk Kaila beberapa anak laki-laki berani pergi menyapa nya , namun berbeda dengan Viyona yang hanya di lirik diam diam oleh para anak Laki-laki . Dan aneh nya sebenarnya mereka mendekati Kaila bukan karena diri nya , tetapi agar lebih dekat dan dapat menatap Viyona dengan lebih leluasa .
Apakah daya tarik Kaila sebagai protogonist menghilang , heh .... Dalam beberapa hal juga tidak dapat berlaku . Kaila tetap lah seorang gadis kecil yang belum mengetahui Dunia , berbeda dnegan Viyona yang di lahirkan kembali . Aura di sekitar nya juga berbeda dan sangat menarik perhatian , ia bagaikan Bunga es yang tak dapat di sentuh . Jika tidak kedinginan nya akan melahap mu hingga tidak ada yang tersisa .
**°°°°**
'' Aturan nya mudah sekali ! Dia antara puluhan gelas minuman terdapat hal yang baik di dalam nya , dan siapa yang beruntung malam ini akan dapat mengajukan permintaan kepada Ketiga Raja kita ! ''
Para gadis menjadi menggila dan mengambil minuman dari Maid , dan langsung meminumnya dengan sekali tegukan .
'' Hah ..... Mengapa tidak ada apa pun di dalam gelas ku sayang sekali ! ''
'' Ah aku tidak beruntung , sebenarnya apa sih yang di taruh di dalam gelas minuman kita semua . Mengapa aku jadi penasaran sekali ! ''
'' Wo .... Wo ... Kesempatan kita hilang sudah !''
'' Apakah si pria kucing itu menipu kita ? Mengapa sudah banyak gadis yang meminum minuman milik mereka tidak mendapatkan apa-apa ! '' Ujar nya yang sudah jengkel sekaligus kesal .
Sudut mulut si Pria bertopeng kucing terangkat dan dia menyeringai .
'' Tentu nya ada ! ,Dan malam ini ada diantara para anak Laki-laki yang beruntung akan menempati Kursi Pangeran dan untuk para Gadis yang beruntung malam ini akan menempati Kursi Putri ! ''
Lampu sorot tersebut akhir nya memperlihatkan dua buah kursi atau singgasana khusus untuk Putri Dan pangeran , dan letak nya lumayan jauh dari lokasi Ketiga Raja kita .
'' Apa ada juga yang begini.! '' Teriak nya
'' Huss mengapa tidak bilang sedari tadi ? , ah kesempatan kita untuk menjadi Putri satu malam lenyap ! ''
'' Tidak jangan pernah bermimpi , kita tang orang biasa ini mana mungkin mendapatkan nya ! ''
__ADS_1
**°°**
Di Platform
'' Ya ampun dia belum meraih persetujuan kita , ah mengapa semena-mena sekali yah teman kita satu ini . Ah ... Jangan bilang dia mau balas dendam CK ...CK.. taktik ku bagus juga ! '' Wajah yang centil nan mempesona itu cemberut .
Sedangkan Mill nampak seolah tak perduli , dia menyilang kan kaki nya dan bersandar pada kursi nya . Nampak dia tengah memperhatikan sesuatu , dan tatapan nya teramat tajam . Aura suram nya juga tidak bisa di sembunyikan .
'' Lihat Rein , apakah kita menemukan nya yang beruntung malam ini sungguh tak terduga ya ? '' Ujar nya dengan nada misterius .
Rein yang sedari nampak acuh akhir nya ada sedikit ketertarikan di iris biru permata gelap tersebut .
'' Kalau begitu cek sekarang juga ! '' Pinta nya malas .
Theo juga akhir nya melirik ke arah pandangan kedua teman nya itu .
'' Tidak sangka yang beruntung ternyata dia ? , Sungguh suatu kebetulan heh ini kah takdir ! '' Ujar nya dengan wajah tidak wajar .
Mill balas tersenyum .
'' Takdir yang aneh ! ''
Mill melirik salah seorang pelayan dan membisikkan sesuatu ke telinga nya .
'' Mari kita konfirmasi tebakan kita ! , Jika benar apa yang akan kita lakukan pada nya ya ? ''
Theo juga memiliki senyum seringai di wajah nya yang centil itu .
'' Itu menyalahi aturan kau tahu ! ''
'' Siapa peduli aturan itu ! '' Balas Rein datar .
**°°***
Viyona tidak tahu bahwa gerakan nya yang hanya menggoyang-goyang kan gelas nya menjadi perhatian ketiga raja kita , Gadis itu nampak tenang-tenang saja dan tidak mengetahui apa yang akan menimpa nya sebentar lagi .
Viyona menatap Kaila dengan aneh , di merasakan ada sesuatu yang tidak baik . Firasat nya tiba-tiba menjadi buruk , Dia akhir nya mengingat setting acara pesta penyambutan ini . Seharusnya malam ini Kaila hampir tidak datang ke pesta , akan tetapi Louis sebagai Pahlawan akhir nya memberi gaun putih dengan sulaman Lily di atas nya .
Dan pada malam itu Kaila menjadi pusat perhatian di seluruh Ballroom , namun nampak nya kali ini berbeda Kaila masuk bersama nya bukan Louis . Dan bahkan tempat Putri bukan milik Kaila , berarti itu akan menjadi milik .
' ' Kya itu Tiara nya ! ''
''Ternyata Dewi Lily yang mendapat kan nya , yah sudah ku duga dari Dewi ku yang cantik ! ''
'' Jadi siapa yang mendapat Mahkota pangeran nya ? ''
Liliana di sisi lain hanya memiliki senyuman tipis di wajah nya , tidak ada kemarahan atau ketidaksenangan di wajah nya walaupun pusat perhatian nya di rampok. Namun ternyata keberuntungan masih berpihak pada nya .
'' Ah ... Tidak ku duga ? , Hei Keith dan Louis coba habis kan minuman kalian . siapa tahu kalian yang mendapat kan nya '' Ujar Liliana dengan senyum
Keith juga akhir nya meminum nya dengan sekali tegukan , namun sayang nya tidak ada mahkota di dalam nya .
'' Sayang sekali Lily kita tidak menjadi pasangan malam ini ! '' Seru Keith dengan nada kecewa .
Louis melirik ke arah minuman milik nya dan juga meminum nya perlahan . Entah teriakan siapa yang mengejutkan Louis .
'' Kys .... Mahkota Pangeran nya ternyata ada pada Pangeran Louis kita ! ''
''Dewi ku bersama sang Pangeran Seika , Mereka berdua cocok sekali ! '' .
'' Ah kursi Pangeran dan Putri sudah terisi , lalu bagaimana dengan kursi kosong yang berada di sana ya ? ''
'' Yah seperti nya hampir semua orang sudah meminum minuman mereka ! Jadi Siapa yang mendapat keberuntungan ! ''
***°°°***
'' Ah si bocah bodoh itu sangat cocok dengan gadis cantik itu ! '' Ujar Kaila .
'' Yah mau bagaimana lagi , Mereka berdua memang cocok ! '' Rika hanya menghela nafas tanpa daya .
__ADS_1
" Ingat kisah Cinderella dan Pangeran , aih kurasa Gadis itu bukan Cinderella tapi Putri benar kan Viyona ! '' Tanya Rika .
Viyona terdiam untuk sementara waktu dan tidak memperhatikan lawan bicara nya . Dia masih tenggelam ke dalam ingatan nya perihal Alur Otome Game .
'' Apa kata mu ? ''
'' Hei .... Viyona apa yang kamu lamunan kan , Jangan bilang kamu lagi memikirkan kekasih mu ya ? '' Tanya Rika dengan curiga .
Viyona mendengus jijik .
'' Tidak mungkin ! ''
Brukkk .....
Gedebuk ......
Seorang pelayan tiba-tiba saja menubruk Viyona , Viyona yang kehilangan keseimbangan hampir terjatuh . Dan gelas di tangan nya hendak tumpah , namun gerakan Viyona sangat gesit gelas yang hampir tumpah ke lantai , tertumpah pada pot bunga di dekat Viyona .
'' Astaga Tuan apakah anda baik-baik saja ? '' Tanya Kaila tertegun .
'' Astaga mengapa Tuan ini tidak hati-hati sih , anda hampir menubruk teman saya tahu ! '' Seru Rika tidak puas .
Butler itu tidak berbicara dari awal hingga akhir , dia menunduk kan kepala nya dan langsung berdiri dan membungkuk lalu Pergi begitu saja .
'' Ya kamu baik-baik saja kan Viyona ? , CK
.. CK Pelayan itu sangat ceroboh ! '' Rika jengkel ketika melihat pelayan itu melarikan diri tanpa berkata-kata .
Hanya saja melihat Kaila yang tiba-tiba terpana , Rika menatap nya dengan bingung .
'' Hei Kaila kau kenapa mengapa bengong juga sih ! ?'' Rika terus memanggil Kaila tetapi Tidak ada sahutan dari Kaila.
Viyona akhir nya merasa tidak nyaman dengan tatapan Kaila , dan dia merasa tatapan menusuk di sekitar nya . Ada yang aneh tetapi dia belum menyadari apa yang aneh di sini .
'' Kya ..... Ternyata itu dia Putri keberuntungan malam ini ! ''
'' Ya ampun siapa sangka , tapi di lihat lebih dekat lagi bukan nya wajah gadis itu seperti nya hanya bibir nya saja yang menggunakan Lip Glos kan . Bahkan tidak ada pori-pori yang nampak di wajah nya dari dekat , apakah kulit nya sehalus dan selembut itu ! '- Seru nya kagum .
'' Memang bila di perhatikan lagi Sosok dan wajah nya lebih baik dari pada Gadis yang menyandang nama Bunga Sekolah kita bukan ? ''
'' Kau benar sekali ! ''
***°′°°***
Viyona belum mengerti apa maksud perkataan orang-orang di aula ini , karena sedari tadi dia sibuk berpikir dan sebenarnya dia tidak memperhatikan perkataan Sang MC .
'' Ada yang salah ! '' Batin nya .
Viyona akhir nya tertuju pada gelas di tangan nya , gelas tersebut telah habis isi nya dan tersisa di dalam nya ternyata sebuah liontin hitam berbentuk Bunga mawar dengan pedang silang di belakang nya . Permata Semerah darah di tengah mawar nampak cantik di bawah pantulan cahaya.
Wajah Viyona menjadi hitam , mengapa dia mendapat benda aneh ini . Seperti nya dia selalu sial bila bertemu tiga orang gila ini .
Sorotan lampu jatuh ke tubuh Viyona , wajah Viyona menjadi dingin dia meremas dan menggenggam erta gelas di tangan nya .
Di bawah lampu wajah mempesona nan indah Viyona nampak jelas , karena ruangan tadi nya agak gelap jadi tidak menunjukkan sepenuhnya keindahan Viyona .
Kaila tiba-tiba di tarik oleh Rika untuk menjauh , dan bahkan semua orang tiba-tiba menepi .
Tap .... Tap ... Tap ...
Suara langkah yang semakin dekat , Viyona sama sekali tidak memandang orang yang hendak menuju Depan nya . Dia hendak berbalik pergi dia terhalang oleh seseorang yang tiba-tiba muncul entah dari mana , Dan saat Viyona kembali berbelok dia terhalang lagi dan sebuah tangan menghadang nya , saat dia mendongak Wajah Viyona menjadi kaku dan bahkan sehitam arang saat ini .
''Little Rose lama tak jumpa ! , Ah .. Apakah kamu tidak merinding Tuan Tampan ini . Ah betapa kejam nya kamu gadis ku '' Ujar Theo dengan senyum centil khas nya .
Viyona mendengus dan menjauhi Theo dan mundur ke belakang , Siapa tahu dia malah menabrak dada yang kokoh di Belakang nya .
Bugh .....
********-
__ADS_1