
...Volume 1...
...Bab 1...
...Gadis Misterius...
Pabrik Garmen
Louis bersama dengan Keith baru saja tiba di tempat Kaila di sekap oleh para penculik itu , namun saat mereka baru saja sampai mereka malah bertemu dengan sekelompok polisi . Tentu saja mereka bingung siapakah yang menelpon polisi , tempat penculikan hanya diketahui oleh mereka saja lalu dari mana datang nya polisi .
“ Maaf pak polisi siapakah yang memanggil kalian ?” Tanya Keith dengan senyum sopan .
“ Kami mendapat sebuah panggilan anonym , bahwa ada kejadian penculikan dan lokasi nya ada di pinggiran kota bekas pabrik garmen … Lalu bukan kalian yang memanggil kami lantas siapa ?” Tanya Polisi itu dengan kebingungan.
Louis merasa ada sesuatu yang dia lewat kan , firasat nya mengatakan bahwa semua akan dapat dia jawab setelah masuk ke pabrik bekas tersebut .
“ Ayo segera kita masuk ke sana ,kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi !” Pinta Louis
Petugas polisi dan mereka berbarengan masuk ke dalam pabrik bekas garmen tersebut , mereka dengan hati-hati memindai tempat pabrik yang dulu nya pabrik garmen itu . Lingkungan di dalam ruangan itu lembab , dingin , dan ada sedikit bau busuk di dalam nya tak lupa suasana suram menambahkan tempat yang tidak layak huni .
Setelah lama berkeliling mereka akhir nya menemukan ada nya kejanggalan , ada sebuah pintu bobrok yang terbuka dan sediit miring . Dan yang membuat mereka kaget ialah suara teriakan pilu yang berasal dari sebuah ruangan , sepertinya teriakan pilu itu berasal dari arah pintu yang bobrok itu . Mereka dengan hati-hati mendorong pintu tersebut agar tidak menimbulkam suara , tapi alangkah terkejut nya mereka setelah masuk ke ruanga tersebut .
Sesosok gadis dengan jubah hitam yang menutupu seluruh badan nya , bahkan muka nya juga terdapat topeng yang menutupi area mata hingga hidung nya . Hanya terdapat bibi rmerah merah pucat yang Nampak mempesona diantara kulit seputih salju tersebut , sosok nya melintas dengna sangat cepat hingga mereka tidak bisa melihat pergerakan pasti gadis tersebut dia melesat terlalu cepat dan setiap gerakan nya kejam tetapi akurat . Mendengar suara yang layak nya lonceng perak itu mmebuat mereka merinding , dan mereka menyaksikan dengan mata telanjang dagu yang patah dan setiap gigi yang berceceran di tanah .
Melihat pemandangan yang mengerikan ini bahkan seorang petugas polisi yang sudah terlatih pun akan merasa sedikit takut , karena pemandangan di sekitar bisa dibilang amat berdarah banyak darah bercecer dimana-mana . Beberapa penculik juga dalam keadaan koma tidak sadarkan diri , melihat dari cara sosok misterius itu menangani para penculik bisa dibilang teramat kejam.
“ Berhenti ! “
Semua orang menatap Louis dengan pandangan tidak percaya , nima mengapa remaja laki-laki ini dengan berani menghentikan sosok misterius . Apakah dia sudah bosan hidup , Louis memiliki keraguan dengan sosok misterius di depan nya . Dia merasa sosok di depan nya familiar , dan tatapan acuh itu sedikit familiar dia merasa melihat sosok gadis hantu saat melihat sosok misterius ini .
“ AKhir nya…. Urus sisa nya !” Ujar sosok misterius itu tanpa basa-basi.
Salah seorang petugas polisi dengna berani bertanya .
“ Apakah Nona yang memanggil kami kemari ?”
Gadis itu menganggguk dan tersenyum tipis , setelah itu dia menghilang dari hadapan mereka . Petugas polisi dengan cepat mmebereskan kekacauan yang di perbuat sosok gadis misterius itu , dan untuk Kaila dia di gendong erat dalam pelukan Keith . Mereka semua meninggalkan pabrik garmen itu dengan segera , tanpa ada yang menyadari sosok gadis di balik kegelapan itu tersenyum .
__ADS_1
“ Ah apakah sudah berakhir ! , ini membosankan permainan berikut nya menungggu !”
Rumah Sakit
Seorang gadis terbaring lemah tak sadarkan diri di atas ranjang rumah sakit , sekilas wajah nya pucat dan dia mengerutkan alis nya .
“ Dimana aku ?”
Kaila memegang kepala nya yang berdenyut , melihat ke sekeliling dinding marmer puith dan bau disinfektan menyeruak di udara dan melihat jarum infus di tangan nya . Kaila menyimpulkan bahwa dia berada di rumah sakit ,Kaila bersandar di bantal nya dan mencoba mengingat kembali apa yang terjadi pada nya saat itu . Dia ingat sebelum pingsan dia bertemu dengan sosok lansia yang meminta bantuan nya untuk memanggil cucu nya , kalua tidak salah dia mencari cucu orang tua itu di parkiran bawah tanah dan di sana lah dia kehilangan kesadaran nya dan setelah bangun dia sudah berada di sini jadi siapa yang membawa nya kemari .
Krek ….
Pintu bangsal terbuka dan Nampak lah sesosok perawat masuk dengan membawa semangkuk bubur di tangan nya , dia tersenyum dan berkata dengan ramah pada Kaila .
“ Halo Nona ! , Saya Naomi perawat anda . Sekarang waktu nya makan dan setelah itu minum lah obat anda ! “
Kaila mengangguk lemah , Perawat bernama Naomi itu menyuapi Kaila dengan penuh perhatian setelah bubur nya habis . Kaila melirik Naomi sebentar dan akhir nya bertanya .
“ Siapa yang membawa ku kemari ?”
Kaila kaget “ Dua hari …. Lalu sekolah ku ? “
“ Tenang Nona , teman mu oernah dating menjenguk mu satu diantara nya ada seorang gadis yang sangat cantik namun saying nya dia kelihatan dingin , tapi dia menemani mu di sini kemariin hingga larut malam … pagi nya barulah dia pulang “
Terdengar suara ketukan pintu .
Tok…. Tok…
Sosok gadis cantic namun acuh itu masuk ke bangsal Kaila , dan di tangan nya terdapat sekuntum bunga liliy dia masih acuh seperti biasa .
“ Kamu akhir nya bangun ! ”
“ Oh halo Nona kita bertemu lagi !” Sapa Naomi
Gadis itu hanya mengangguk sebagai balasan , setelah meletakkan bunga di meja gadis itu beralih menuju sofa dan bersandar malas.
Kaila tertegun sejenak dan mengenali orang di depan nya dia berkata dengan takjub .
__ADS_1
“ Viyona ternyata itu kamu ! “ Kaila ingin bangun menghampiri Viyona , tapi karena fisik nya masih lemah dia hanya bisa terbaring di ranjang rumah sakit .
'' UM ! ''Balas Viyona singkat .
'' Apakah Rika pernah datang kemari !?-'
Viyona berpikir sejenak .
'' Apakah maksud mu gadis berisik yang sering bersama mu itu ? "
Kaila mengangguk dan menahan tawa nya tatkala sahabat nya di sebut berisik oleh gadis datar di Depan nya ini .
'' Kemarin dia datang , hari ini mungkin tidak karena masih ada pelajaran ! "
Kaila menyerengit bingung .
'' Lalu mengapa Viyona ada di sini ? "
'' Bolos ! '' Ujar Viyona tanpa ada rasa bersalah .
'' Viyona seorang siswi terutama tidak boleh membolos , kita ini anak di silin bukan seperti anak lelaki yang sering membolos . Apakah kamu tidak ingin pergi ke universitas kekaisaran ! ''
'' Sudah Selesai ! ''
Kaila tertegun , tadi apakah Viyona mengatakan sudah pernah ke sana .
'' Apa kamu bilang pernah ! Maksud nya ?"
'' Pergi ke sana ! '' Jelas Viyona dengan wajah datar khas nya .
'' Aku tidak mengerti ! '' Lenguh Kaila
Naomi yang sebagai perawat Kaila hanya bisa tertawa garing , melihat tingkah laku pasien nya ini bersama gadis cantik tadi membuat orang merasa lucu .
'' Oke Nona , Ayo mari kita keluar anda sudah berada di dalam bangsal cukup lama pasti anda bosan ! Kita akan berjalan-jalam di taman dan Nona ini apakah anda akan ikut juga ? '' Naomi memandang Viyona.
Viyona mengangguk sebagai balasan .
__ADS_1