Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Kabur


__ADS_3

...Volume 1...


...Bab 1...


...Kabur...


Bangsal VIP


Perawat itu memiliki tatapan kosong seolah tanpa jiwa , namun gerakan nya masih sama . Dia tetap mengupas kulit jeruk untuk Clarissa .


Clarissa melihat setiap gerakan perawat ini dengan senyuman ,dia meminum sup nya dengan tenang . Setelah menyingkir kan semua makanan di meja nya , Clarissa mengambil jeruk yang telah di kupas oleh si perawat tersebut . Di memakan nya dengan tenang , Pertama-tama mari mengisi energi sebelum meninggal kan tempat menyebalkan ini , Sebelum malam dia harus pergi .


" Nona Perawat bisakah anda membantu saya ke kamar mandi , Tubuh saya masih terlalu lemah untuk beraktivitas ! "


Perawat itu mengangguk lalu tersenyum , dia membantu Clarissa berdiri dan menuju ke arah Kamar Mandi .


Klik ....


Pintu kamar mandi tertutup , namun Clarissa tiba-tiba memanggil perawat tersebut .


" Nona Perawat bisakah kamu kemari sebentar ! " Panggil nya


Brukkk....


Clarissa hanya tersenyum smirik , dia membawa kembali Perawat yang pingsan itu . Setelah mengganti pakaian nya menjadi perawat tersebut , dia juga mewarnai rambut peraway itu . Setelah bertukar pakaian , Clarissa dengan tenang menidurkam perawat itu di ranjang nya .


" Terima kasih ! Mimpi indah Nona Perawat ! " Ujar nya kecil .

__ADS_1


Klik...


Pintu bangsal tertutup , Clarissa mendorong kereta makanan di tangan nya . Dia dengan tenang menatap ke sekeliling , dia cukup antusias untuk segera keluar dari sini. Kepala nya tertunduk dan ada senyuman tipis di bibir nya , dia terus mendorong gerobak bekas makanan ini tanpa arah .


Rumah sakit ini begitu luas dan dia sudah bosan berkeliling , tapi siapa yang menyangka dia malah sampai ke tempat bangsal orang lain . Setelah beberapa kali dia memasuki bangsal orang lain , Clarissa akhir nya menuju jalan yang benar . Tapi keberuntungan nya teramat buruk , dia malah bertemu dengan Mill di tengah pelarian nya .


Mill yang tengah memegang sebuah botol di tangan nya , tidak memperhatikan sesosok gadis peraway yang melewati nya . Namun dia merasa dia familiar dan berkata.


" Berhenti ! "


Clarissa sudah amat gugup saat ini ,tapi dia menyesuaikan suara nya dengan cepat .


" Ya apa ada yang bisa saya bantu Dokter ?? " Tanya nya


Perawat itu memiliki suara yang baik dan enak di dengar , namun Mill merasa itu adalah ilusi bahwa perawat di Depa nya ialah gadis bersurai perak itu . Dia menggeleng kan kepala nya dan akhir nya pergi begitu saja .


Tapi saat dia tengah dalam perjalanan kabur , kereta yang di dorong nya malah tertabrak oleh orang lain . Dan yang lebih membuat nya kaget adalah , sosok pria tua itu langsung terbaring lemah . Karena tidak tega meninggalkan nya , Clarissa terpaksa berhenti dan menolong nya.


" Kakek tenang lah , atur nafas mu dengan perlahan ! " Ujar Clarissa lembut .


Suara Clarissa yang merdu dan lembut , membuat pria tua itu kembali tenang . Muka nya yang memucat perlahan membaik . Clarissa merasakan denyut nadi pria tua itu , jadi dua menghela nafas nya lagi .


" Kakek yang baik lain kali jangan terlalu banyak berpikir , rileks kan pikiran anda ya Kakek . Karena stres membuat kesehatan anda kurang baik ! "


Clarissa memberi sebuah pil kepada Kakek itu , setelah melihat kakek itu meminum nya . Clarissa merasa baikan , kakek di Depa nya mirip sekali dengan kakek yang ada di panti nya dulu . Mungkin ini takdir karena mereka bertemu , tapi melihat beberapa orang yang datang Clarissa segera pergi . Dan dia tidak lupa memberi pak tua itu , beberapa bungkus pil tadi .


" Sampai berjumpa lagi kakek ! "

__ADS_1


Tangan nya di tahan oleh pak tua itu .


" Apakah kita bisa bertemu lagi gadis baik ? " Tanya nya .


Clarissa hanya tersenyum tipis .


" Tergantung takdir ! " Ujar nya


Clarissa langsung pergi meninggalkan pak tua itu , karena di Depan nya sudah ada jalan keluar . Dia bergegas sebelum itu , Clarissa mencari sudut yang gelap dan membuang pakaian perawat tersebut .


Clarissa berganti menjadi pakaian kaos dan juga celana yang tidak terlalu pendek , sebenarnya di tas nya ada sebuah tempat tersembunyi . Di sana lah dia menyembunyikan pakaian , hanya untuk berjaga-jaga siapa tahu berguna . Setelah berganti pakaian nya , Clarissa memakai kaca mata hitam dan menuju keluar dari rumah sakit .


Clarissa menghela nafas nya lega , dia mengambil motor nya dan bergegas pergi . Setelah menyalakan motor nya , Clarissa dengan cepat memacu nya pergi . Dia menggunakan kecepatan maksimum dan menembus jalanan yang ramai itu , dia melewati mobil-mobil tersebut dengan lancar .


Clarissa tidak menyadari kegaduhan apa yang telah dia lakukan di rumah sakit , tapi apakah dia perduki tentu saja jawabannya ialah tidak . Dia sudah bersusah payah kabur dari rumah sakit , tapi dia merasa ada yang men-janggal di sini . Mengapa dia mudah sekali untuk pergi dari sana , jika tidak salah seharus nya motor nya tidak begitu mudah untuk di ambil .


Clarissa tersenyum tipis , ah pintar sekali membiarkan nya pergi dari Rumah Sakit . Tapi memasang pelacak di motor nya , ah mengapa dia hampir di bodohi . Clarissa membatalkan menuju kembali ke vila nya , dia langsung pergi tempat yang di penuhi keramaian dan berputar-putat seolah tengah berjalan-jalan .


Setelah bensin di dalam motor habis , Clarissa turun dan pergi menuju ke toko pakaian . Dia harus mengganti pakaian nya lagi , kali ini dia menggunakan gaun putih bersulam bunga lili .


Menunggu di pemberhentian bus tidak jauh dari sini , dia meninggal kan motor nya begitu saja . Setelah menaiki bus dia hahya tersenyum tipis .


" Akhir nya berfungsi juga ! "


Setelah ponsel nya kembali menyala , Clarissa mengetik beberapa sandi dan pola rumit di ponsel nya , dia dengan tenang memperhatikan perubahan ponsel nya . Dia hanya tersenyum dan akhir nya menghela nafas lega .


" Ding Video berhasil di hapus ! "

__ADS_1


__ADS_2