
...Volume 1...
...Bab 1...
...Bertemu Kenalan...
Taman
Prok....prok....prok...
" Tarian yang indah ! "
Saat Clarissa mendengar seseorang dari arah belakang nya dia tertegun , siapa yang malam-malam begini berjalan-jalan dengan santai . Saat Clarissa berbalik memandang ke arah siapa yang menganggu nya di malam yang dingin ini .
" Kamu mengapa ada di sini ! '' Ujar nya datar .
Siapa yang menyangka Clarissa akan bertemu dengan laki-laki ini lagi .
'' Halo Nona kita bertemu lagi ! '' Seru nya dengan sebuah senyuman manis .
Orang ini adalah Blair , senior yang mengantar Clarissa duku sewaktu pertama kali masuk .
...****************...
Ruang OSIS
Seorang anak laki-laki tengah bersandar di kursi kerja nya , dia melepas kan jas nya dan membuangnya ke samping . Urus emas itu bersinar di bawah malam yang gelap , dia menghadap ke jendela dan melirik ke luar .
'' Sudah malam ternyata ! '' Seru nya
Anak laki-laki itu kembali melirik ke arah setumpuk kertas , dia mendesah menjadi Ketua Perwakilan Siswa atau OSIS begitu melelahkan . Nyata nya dia hanya ingin berlibur di sini , tapi mengapa dia memiliki menjadi relawan untuk menghindari ketiga pria sinting itu .
'' Masih banyak yang belum di tandatangani , Festival musim semi akan segera di gelar . Hais , sebelum itu ada juga pesta dansa untuk siswa baru , Persiapan nya hampir selesai ! ''
Yah anak laki-laki ini ialah Blair , Ketua Perwakilan Siswa di Sekolah Menengah Nomor Satu Seika Maria . Blair beberapa waktu ini tidak bisa tidur , dia terus bermimpi aneh .
'' Hah .... Mimpi sialan itu lagi ! . Aku lama-lama bisa gila di buat nya , mengapa di mimpi itu seperti dia adalah aku dan dia tengah meminum darah . Hah mimpi ini benar-benar membuat ku kesal , tapi aroma manis itu terlalu akh...akh...lupakan jangan di pikirkan lagi ! ''
Keadaan Blair yang selalu sempurna dan sopan kini tengah dalam keadaan kacau , pakaian nya acak-acakan dan keringatnya yang dingin terus membasahi tubuh nya . Kepala nya berdenyut seolah sedang di pukul dan di tusuk sesuatu , Blair menggeleng kan kepala nya karena denyutan itu semakin besar.
__ADS_1
krek ... ..
Wosh ....
Dia membuka jendela ruangan nya itu dan berlari menuju balkon , Yah Blair melompat dari balkon dan bergelantungan di pohon tidak jauh dari sana . Untung nya dia tidak terjatuh , dia dengan selamat mendarat ke tanah .
Swosh ....
Tak......
Blair berjalan tanpa arah di tengah malam yang dingin itu , dia tidak merasa kedinginan dengan pakaian tipis dan tanpa alas kaki. Dia layak nya orang gila yang tidak tahu harus kemana untuk pergi , Jalan nya juga sempoyongan sekali.
'' Aku harus pergi kemana malam-malam begini ! '' Seru nya serak.
Blair tidak sadar bahwa dia telah berjalan jauh , sangat jauh dari kamar nya milik nya . Ya Blair telah mencapai taman tempat akan di adakan nya festival musim semi nanti , dia terhuyung-huyung dan berhenti di dekat pancuran .
Splash ...
Blair membasuh muka nya dan mencoba untuk tenang , tetesan air yang mengalir di wajah Blair sangat menarik . Dengan Surai emas yang berkilau dan iris emas nya yang mempesona , wajah tampan yang rupawan bagai seorang pangeran .
Melihat pantulan nya di air Blair tertegun , dia merasa ada sedikit perubahan pada wajah nya . Jadi tanpa sadar dia menyentuh nya , wajah ini sangat tampan dan memiliki pesona jahat di dalam nya . Seperti nya dia harus bersembunyi di kantor nya nanti , jangan biarkan orang lain melihat kelainannya ini .
Swosh ....
Tap ....tap...tap...
Sebuah suara langkah kaki membangun kan Blair dari mengamati bulan , ketika dia melirik ke arah asal suara itu . Dia melihat sebuah dan seberkas gaun putih di malam yang gelap , yang menarik ialah Surai gelap dari sosok tersebut . Surai nya tidak menyatu dengan malam yang gelap. , Namun itu seolah bersinar di malam yang gelap ini .
'' Siapa dia ? '' Batin nya penuh tanda tanya .
Jadi Blair mengikut kemana pergi nya sosok gadis itu , dia dengan mengikuti sosok gadis itu . Saat gadis itu berhenti , dia terdiam cukup lama dan seolah tengah mengamati bulan dan memandang taman sekeliling nya . Yang membuat Blair terkejut ialah perilaku aneh gadis itu , dia dengan berani merambas semua kelopak bunga di sekitar nya dan membuang nya .
Dan saat itu juga Sosok gadis seperti nya sedang memberi hormat , ya gadis itu menari di tengah hamparan rumput dan bunga . Gerakan nya yang lihat dan lentur , tanpa ada nya musik Gerak tari nya selaras dengan setiap langkah nya .
Gerakan berikut nya lah yang membuat Blair takjub , gadis itu melompat begitu tinggi dan pendaratan nya sangat mukus . Dia seperti ballerina saat melompat , dia juga terpesona dengan jari-jemari nan lentik itu. Saat gadis itu berbalik dia melihat wajah nya , dia tertegun gadis itu ternyata gadis yang dia temui di ruang kepala sekolah .
Gadis itu terbilang sangat cantik dan mempesona saat ini , yang paling menarik ialah iris obsidian yang memiliki kerlap-kerlip bintang . Fitur wajah nya yang halus dan juga cantik , membuat orang merasa nyaman dan ingin dekat . Tapi pesona ini sangat berbahaya dan jahat , aura di sekeliling nya dingin namun juga misterius .
......................
__ADS_1
Skip....
" Apa yang kamu lakukan di sini ? '' Tanya Clarissa datar .
Blair menunjukkan sopan kepada Clarissa , walaupun dia membuat muka Dingin terhadap Blair .
'' Seharusnya saya yang bertanya begitu Nona ! , mengapa anda malam-malam keluar dari asrama anda ! '' Ujar nya lugas
Clarissa membuang muka nya dan hendak pergi .
'' Nona apakah anda melupakan saya ! , Kita pernah bertemu di ruang kepala sekolah waktu itu ! ''
Blair perlahan mendekat dan berjalan di samping Clarissa .
Clarissa tersenyum tipis .
'' Hei ! Kau seperti orang melarikan diri saja , kemana pergi nya sandal mu atau apa ! '' Ejek Clarissa .
Clarissa mempercepat langkah nya , karena tidak ingin berlama-lama dengan orang ini . Dia selalu merasa tidak nyaman ketika berada dekat dengan orang ini , ketidak nyamanan ini sama saat dia dekat dengan ketiga pria sinting itu . Namun dia tidak tahu entah kapan ketidak nyamanan ini terjadi .
'' Oh ya Nona apakah anda sudah memberitahu Kepala Sekolah tentang rencana Festival Musim Semi !?''
Blair menahan malu nya dan kembali bertanya kepada gadis di depan nya , dia hampir lupa memperkenalkan diri nya sendiri . Seperti nya gadis ini melupakan nama nya atau apakah dia belum berkenalan waktu itu .
'' Sebelum itu saya memperkenalkan diri saya . Saya Blair Fleurir siswa tahun kedua dan Ketua Perwakilan Siswa ''
Sayang nya Clarissa sudah mengetahui nama nya , tapi mana mungkin dia memberitahu kan nya .
'' Aku sudah memberitahu kan nya , baiklah kalau begitu selamat tinggal ! '' Ujar Clarissa .
'' Tunggu ! Siapa nama anda Nona ! '' Seru Blair .
Clarissa berhenti di tempat nya dan memandang Blair , iris obsidian itu seperti nya menyipit dan detik berikutnya di berbalik pergi dan tersenyum tipis .
'' Aku Viyona Vladimir ! '' Ujar nya singkat.
Wosh .....
Ketika sosok Clarissa menghilang dari pandangan Blair , Hanya tersisa angin malam yang berhembus ke arah nya .
__ADS_1
'' Viyona Vladimir akan ku ingat itu ! ''
Blair juga ikut kembali ke ruangan nya sendiri , dia menanti pertemuan nya lagi dengan Viyona Vladimir .