Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Chapter 32


__ADS_3

...Volume 1 ...


...Bab 1...


...Mimpi Buruk Theo ...


Kafetaria ,Ruang Pribadi


Para pengawal berbaju hitam bergegas menuju Kafetaria dan langsung menuju Kamar pribadi , mereka mencoba membuka pintu kunci yang tiba-tiba saja terkunci rapat .


" Mengapa tidak bisa di buka ? " Tanya Pengawal satu


" HISSS , Tuan Muda masih ada di dalam . Namun mengala tidak ada gerakan dari dalam ? " Pengawal dua memiliki banyak pemikiran


" Sebentar saya akan mencari kunci cadangan , kalian berjaga di sini ! "


Pengawal itu bergegas pergi dan berlari menuju gudang tempat penyimpanan , sisa pengawal lain nya berusaha mendobrak pintu . Namun pintu itu sama sekali tidak bergerak se-inci pun .


Bruukk bruukk


Setelah berusaha kerasa , mereka akhir nya menyerah dan lebih memilih menanti pengawal yang mengambil Kunis cadangan .


" Tuan Muda apakah anda di sana ? "


" Tuan Muda dan Nona apakah anda masih di dalam ? "


Tok tok tok


Tidak ada jawaban dari dalam kamar pribadi , para pengawal ragu-ragu apakah tuan muda mereka sadar atau tidak . Bagaimana jika dia mengalami hal yang tidak diinginkan di dalam .


" Tuan muda kalau anda di sana tolong harap di jawab ! " Teriak pengawal itu kencang


"Saya selalu merasa aneh , mengapa tiba-tiba ada alarm kebakaran yang berbunyi padahal tidak terjadi kebakaran apapun di sini " Ucap seorang pengawal bingung


" Yah saya rasa ini untuk mengalihkan perhatian kita saja , namun siapa yang akan melakukan hal itu . Bermain-main dengan nyawa banyak orang , dan bahkan saya hampir pingsan karena ketakutan "


" Lupakan itu dulu ! , Mari cari cara membuka pintu sialan " Pinta ketua dari para pengawal itu


Akhir nya pengawal kecil itu kembali dengan membawa kunci cadangan , semua orang memiliki wajah yang cerah saat ini .


" Bagus ... Bagus ... Mungkin nanti semua gaji kita akan naik ha .. ha. .. ha. .ha .. ha " Tawa ketua pengawal itu cukup keras .


Para pengawal lain nya mengangguk paham , sang ketua akhir nya membuka pintu yang sedari tadi terkunci rapat .


" Akhir nya bisa terbuka !! "


Seperti anak kecil yang sangat senang setelah di beri permen , sang ketua melompat-melompat kegirangan Seperti anak kecil .


" Ketua apakah anda baik-baik saja ? "


Orang yang di panggil ketua itu menoleh dan tersenyum lebar .


" Tentu saja mari masuk ! "


Di saat mereka masuk , ruangan yang luar biasa indah menyapu penglihatan mereka . Dekorasi di dalam ruangan amat rumit dan beberapa juga dari bahan-bahan termahal , Tuan Muda mereka sampai menghabis uang sebesar ini hanya untuk mendekorasi ruangan kecil , yah dunia orang kaya berbeda bukan .


Mereka semua akhir nya melirik ke arah meja makan , di sana hanya terdapat seorang laki-laki dengan Surai biru laut , rambut nya tersebar kemana-mana dan mata indah nya sedang tertutup rapat , dia tertidur lelap dan mengabaikan orang-orang yang telah masuk .


" Tuan muda ada di sini ? "

__ADS_1


" Lalu kemana pergi nya Nona yang makan bersama Tuan Muda ? "


Semua orang saling berpandangan dan meneguk ludah nya kasar , mereka tidak berani membuat suara besar takut membangun-kan Tuan Muda mereka. Namun Nona itu sangat berani meninggalkan Tuan Muda mereka , entah mengapa mereka merasa harga diri mereka semua terasa tercoreng di sini.


" Mari kita berdoa agar Tuan Muda tidak marah setelah dia bangun ?! "


Mereka semua harus nya menyalakan lilin untuk Nona itu .


" Mengapa Tuan Muda bisa tertidur , saya ragu bahwa dia hanya tertidur biasa "


" Kemana pergi nya Nona yang makan bersama dengan Tuan Muda ? , Pintu itu kan terkunci lalu bagaimana dia bisa pergi ? "


" Bodoh tentu saja dia bisa pergi karena dia yang mengunci pintu itu tahu "


Salah seorang pengawal mengambil sebuah benda yang mengkilap di dekat Tuan Muda nya .


" Bukan nya ini kunci nya ya ! , Seharus-nya Tuan Muda lah yang selalu menegang nya ini lihat ! "


Beberapa pengawal kembali terdiam , sang ketua akhir nya memilih untuk membangun kan Tuan Muda nya saja .


" Tuan Muda ! Tuan Muda bangun kita harus kembali , dan Nona yang makan bersama mu telah pergi "


Hwinh


"......"


Tidak ada tanda-tanda laki-laki tampan itu akan bangun , seolah dia terlelap ke dalam sebuah mimpi dan tidak Inging terbangun lagi dari kesenangan mimpi itu berikan .


...****************...


Alam mimpi Laki-laki Tampan


Sekelompok bunga-bunga cantik alias sekumpulan gadis-gadis cantik , itu bebraris rapi dan menunduk hormat pada laki-laki tampan itu .


Laki-laki ini ialah Theo orang yang mengajak Risa untuk makan bersama , Theo tengah berada di alam mimpi milik nya sendiri . Dan inilah akibat dari aroma dupa yang Risa berikan pada nya , dupa itu dapat membuat seseorang mengalami mimpi yang menyenangkan , dan juga membuat keinginan kita terwujud . Namun itu hanya akan memberi rasa senang untuk sementara waktu , di detik berikut nya itu akan memperbaiki mental yang tidak stabil .


" Aku ada dimana ? " Gumam Theo


Wajah tampan nya tidak terdapat senyum Seperti biasa nya , ekspresi nya datar dan acuh . Dia melihat sekeliling nya yang berjejer para gadis-gadis cantik .


Gadis-gadis cantik itu tiba-tiba mendekat ke arah Theo , dan mereka dengan genit menggoda nya .


" Tuan muda apakah saya cantik ? "


" Tidak saya jauh lebih cantik kan Tuan Muda , saya bisa melayani anda kapan pun dan di mana pun "


" Diam Tuan Muda akan dilayani omeh saya bukan kalian sekumpulan orang bodoh ! "


Gadis-gadis cantik itu kini berdebat untuk memperebut-kan Theo , Theo entah mengapa kesal apa yang sebenarnya terjadi di sini ? . Dia baru saja makan siang bersama Viyona kan , lalu mengapa dia bisa sampai di tempat tidak di kenal ini .


Dia kini berada di tengah hamparan taman yang indah , terdapat berbagai macam bunga dari yang biasa hingga ke yang langka . Namun dia seperti nya berada di dalam rumah kaca saat ini , lalu dia bingung dari mana datang-nya segerombolan gadis-gadis busuk ini . Mereka semua sangat berisik membuat telinga nya sakit .


" Diam ! ! " Bentak dan Teriak Theo kejam


Gadis-gadis itu akhir nya terdiam setelah di perintahkan untuk diam , Theo memandang gadis-gadis ini kesal ia sangat ingin mencekik mereka saat ini .


" Aku tanya kalian sekarang , tempat apa ini dan siapa yang membawa saya kemari ! ? " Tanya Theo berusaha menahan amarah di dalam hati nya


Semua gadis itu memiringkan kepala nya dan menatap bodoh atas ucapan Theo .

__ADS_1


" Apa yang anda maksud Tuan Muda , apakah anda akan memilih sendiri siapa yang melayani anda ? " Tanya senang dan senyum manis merekah dari bibir gadis itu


" Wow biarkan Tuan Muda yang memilih agar adil "


" Benar ! Tapi kalian jangan menangis setelah saya terpilih nanti nya "


" Siapa yang akan menangis belum tentu Tuan Muda memilih mu ! "


Theo sudah tidak tahan dengan sekelompok gadis yang berisik ini , dia tahu dirinya playboy dari dalam darah nya . Namun ada saat nya dia benci dengan sekelompok gadis kurang ajar ini .


Theo memilih untuk pergi saja dan meninggalkan sekelompok gadis gila ini , dia akan mencari jalan keluar sendirian gadis-gadis itu di tanya jalan malah membuat diri mereka menjadi bodoh .


" Ada kala nya seorang Theo harus tersesat begini , dan datang ke tempat aneh yang tidak di kenal saat aku kembali nanti , akan aku jahili Mill sampai puas " Theo tersenyum menyeramkan


Theo sudah menjauh dari segerombolan gadis-gadis itu. Sementara para gadis menjadi Jakut karena Theo pergi menghilang di depan mereka .


" Kemana Tuan Muda pergi ? "


" Wu... wu ... wu Apakah tuan muda membuang kita ? "


" Tidak Tuan Muda pasti tengah pergi sebentar , dia akan kembali lagi pada kita "


" Ayo kita cari Tuan Muda ! "


" Ya ... Ya ... Mari pergi "


Theo merasakan firasat buruk datang menghampiri nya kali ini .


" Aku merasa ada sesuatu yang buruk akan terjadi pada ku kali ini "


Theo dengan segera bergegas mencari jalan keluar dari rumah kaca , dia sudah berjalan kesana kemari tapi dia seolah berputar-putar di dalam rumah kaca ini .


" Tuan muda anda ada dimana ? "


" Berhenti bermain petak umpet dengan kami , dan pilih lah diantara kami untuk melayani mu "


" Benar Tuan Muda kamu sudah menunggu lama untuk bisa melayani mu "


Wajah Theo menjadu hitam , mengapa para gadis gila ini mengejar nya oh tidak dia harus bersembunyi.


Aroma familiar menyapu penciuman Theo , tangan nya di tarik oleh seseorang dan sosok itu itu tersenyum . Surai perak nya tergerai indah dan bergoyang di saat tertiup angin , gadis yang cantik itu menatap nya dengan senyuman manis .


" Kamu mengapa ada disini ? "


Theo bingung bagaimana bisa gadis bersurai perak ada di sini , namun wajah gadis di depan nya agak familiar ya dia ingat wajah ini milik Viyona , namun mengapa Viyona memiliki Surai perak .


" Viyona ! " Ucap Theo


Gadis itu hanya tersenyum dan menghilang di tengah hamparan bunga , Theo kaget dan berteriak .


" Viyona ! "


...****************...


Dunia Nyata


Para pengawal sangatlah khawatir dengan Tuan Muda mereka , yang terus berkeringat deras dan aneh nya Tuan Muda mereka mengucapkan nama seorang gadis berulang kali .


" Viyona ! "

__ADS_1


" Viyona tunggu jangan pergi ! "


__ADS_2