Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Chapter 25


__ADS_3

...Volume 1...


...Bab 1...


...Menggoda...


Kelas Roket


Setelah Roki di bawa oleh salah satu teman sekelas ke ruang kesehatan , di dalam kelas roket suasana nya yang tadi nya mencekam , kini telah kembali seperti semula .


" Apakah tulang rusuk nya patah ? "


" Itu pasti menyakitkan "


" Tapi tendangan Dewi luar biasa , bahkan ia bisa mematahkan tulang perwakilan kelas bahasa Inggris " Fans Fanatik Risa berkata


Orang yang mendengar ungkapan anak laki-laki itu bergidik , apakah otak nya konslet setelah melihat orang lain di pukuli atau dia juga ingin di pukuli .


" Mulai hari ini Teman Sekelas Viyona adalah Dewi ku "


" Ya benar Teman Sekelas Viyona layak sebagai seorang Dewa Besar "


Louis melihat pemandangan ini mulut nya bengkok , dia pikir akan menonton lelucon yang seru . Tunggu sebentar , apakah murid baru menghafal materi itu hanya dalam beberapa detik , tidak bagaimana bisa .


" Keith apakah setiap kata yang di ucapkan murid baru lengkap tanpa ada yang tertinggal "


Keith mengangguk " Iya , semua sangat lengkap bahkan dia juga menambahkan beberapa poin pengetahuan "


Setelah mendengar perkataan Keith , Louis di tuangkan seember dingin ke kepala nya . Apakah murid baru itu memang sepintar ini tidak jenius , lalu hmp tenang kan diri nya sendiri . Hari ini hanya pelajaran pemula pasti sangat mudah , ya betul lain kali ia akan membaca dan menghafal lebih banyak lagi materi sejarah .


Keith ingin tertawa tapi dia tahan , reaksi teman masa kecil nya cukup menarik . Tapi murid baru itu tidak terduga , tendangan nya tadi mengenai titik mati lutut Riko . Apakah itu hanya kebetulan atau memang di arah kan kesana , jika lebih dekat lagi maka tulang bocah kaca mata itu mungkin tidak akan pernah bisa berdiri seumur hidup .


" Sudah lah , cepat kumpul-kan tugas itu kita bawa ke meja wali kelas ! " Ajak Keith


Louis merutuk dan malas bergerak , dia mengabaikan Keith begitu saja .


Risa yang pendengaran nya tajam menatap Keith , ah ia punya ide untuk pergi sekarang . Demi menghindari makan siang bersama laki-laki sinting , ini ialah alasan yang tepat .


" Aku ikut ! "


Keith dan Louis menatap Risa bingung , Keith tidak akan menduga teman sekelas baru nya yang acuh , akan ikut bersama nya mengantar semua tugas bahasa Inggris ini .


" Benar-kah ? " Tanya Keith mematis kan


Risa mengangguk " Aku harus tanggung jawab kan , karena telah membuat bocah kaca mata itu sakit " Ucap Risa masuk akal


Keith menatap Risa dengan curiga , dia pikir ini aneh mengapa murid baru yang acuh ini ingin ikut . Tapi setiap kalimat yang di lontarkan dari mulut murid baru ini masuk akal .


" Oke , mari pergi ! "


Risa bangun dari tempat duduk nya , dan mengambil sebagian buku dari tangan Keith .


Lalu sebuah suara manis menghampiri Keith dan Risa .


" Teman sekelas Viyona dan teman sekelas Keith bisakah aku ikut juga "


Risa memandang Kaila dengan bingung , mengapa FL ini ikut juga , Oh pasti ada beberapa event lagi di sini .


" Terserah ! " Ucap Risa


Kaila tersenyum senang dan mengambil beberapa buku dari tangan Keith dan Risa .


Mereka bertiga berjalan keluar namun ternyata disana terdapat seorang gadis yang cukup cantik ,


Riasan di wajah gadis itu tipis dan bibir pink yang memikat . Mata nya menyapu ketiga orang yang membawa buku .


" Halo saya senior kalian , saya di sini mencari seorang gadis yang di beri amplop hitam ? "

__ADS_1


Wajah acuh Risa berubah menjadi dingin , tanpa senior itu sadari Risa menatap nya dingin .


" Tolong sampaikan pada teman kalian yang mendapat amplop hitam , " Datang lah jangan kabur , jika tidak aku langsung datang mencari ke kelas mu ! "


Risa mengutuk di dalam hati nya , laki-laki sinting itu bahkan tahu bahwa dia tidak datang . Dan sekarang mengirim senior ini untuk menyampaikan ancaman nya , berani nya dia . Risa menggenggam buku di tangan nya dengan kuat .


" Saya permisi , terima kasih atas waktu nya "


Senior perempuan itu akhir nya pergi .


Namun raut wajah Risa kaku dan dingin , dia kesal dan ingin melampiaskan kekesalannya ke sesuatu .


" Teman sekelas Viyona kamu baik-baik saja ? " Tanya Kaila khawatir


Kaila dapat dengan jelas melihat perubahan wajah teman sekelas baru nya , setelah mendengar ucapan senior perempuan tadi . Seperti nya teman sekelas baru nya lah yang mendapat amplop hitam itu .


" Tidak apa-apa " Jawab Risa singkat


Sedangkan Keith menatap Risa dengan dalam , ia sempat melihat sebuah amplop hitam di tangan Teman Sekelas baru nya tadi pagi , bahkan ada mawar merah juga . Ah pantas saja tadi pagi raut wajah teman sekelas baru nya sangatlah dingin , ini toh penyebab nya .


" Ayo pergi ! " Ajak Keith


" Tunggu ! " Ucap Risa


Risa memberikan semua buku di tangan nya pada Keith .


" Aku pergi ! "


Keith dan Kaila menatap kepergian Risa dengan tatapan kosong .


" Jangan bilang teman sekelas Viyona lah yang mendapat amplop hitam itu ? " Tanya Kaila di saat menatap Keith


Keith Tersenyum dan mengangguk " tepat sekali "


Keith menatap kepergian Viyona dengan penuh senyuman , ternyata teman sekelas baru nya agak menarik .


" Ayo pergi ! "


Kafetaria lantai dua


Di lain tempat seseorang laki-laki yang sangat tampan , dipenuhi dengan senyum yang berbunga-bunga . Melihat ruangan yang di dekorasi akan segera selesai , namun kesenangan nya terganggu oleh kedatangan seorang gadis .


Gadis itu memiliki sosok yang tinggi dan kuncir rambut kuda tinggi , di wajah nya terdapat senyum yang mempesona . Dia mengangkat wajah nya dan menatap laki-laki yang teramat tampan itu , ia tidak tahu bahwa sekolah nya memiliki laki-laki setampan ini .


Laki-laki tampan itu mendengus jijik , gadis ini memiliki tatapan kotor terhadap nya . Gadis tidak tahu tempat ini harus di beri beberapa pelajaran . Wajah tampan nya menunjukkan senyum anggun yang tidak berbahaya , namun di hati nya berkata lain .


" Apakah kamu sudah melakukan tugas yang aku berikan ? "


Gadis itu mengangguk dan menatap senyuman manis dari laki-laki tampan itu , ia terpesona dengan senyuman nya yang indah itu .


Gadis itu tidak tahu bahwa dia telah terjebak ke dalam jeratan maut sang iblis .


" Sudah saya lakukan Tuan Muda " Gadis itu tersenyum memikat


Laki-laki tampan itu masih tersenyum dan memainkan bunga mawar kecil di tangan nya, tapi di hati nya ia sangat jijik .


" Bagus jadi hadiah apa yang kamu inginkan gadis manis "


Senyuman yang indah itu sekali lagi membuat perangkap .


Gadis itu menelan Saliva nya kasar , gadis itu semakin memperpendek jarak nya dengan laki-laki tampan itu .


" Bisakah aku .... " Ucapan gadis manis itu terhenti dan menatap laki-laki tampan itu dengan memohon .


Laki-laki tampan itu tersenyum smirik " Akan aku lakukan jika masih berada di dalam jangkauan ku "


Gadis itu akhir nya menunduk kan diri nya kepangkuan laki-laki tampan itu dengan berani , gadis itu bahkan berani mencoba menelanjangi diri nya sendiri . Gadis itu membuka switer nya dan menurunkan nya , lalu dia tersenyum menggoda . Mengaitkan tangan nya pada leher laki-laki tampan itu .

__ADS_1


" Bisakah aku menjadi wanita-mu , aku mengangumi mu saat pertama kali kita bertemu " Suara gadis itu begitu indah dan menggoda


Laki-laki tampan itu dapat dengan jelas mendengar suara gadis yang menggoda itu di telinga nya , akan tetapi tidak ada reaksi wajah nya teramat tenang dan hanya tersenyum tipis .


" Kamu ingin menjadi wanita-ku , alasan nya ? " Laki-laki tampan itu terkekeh dan menaruh bunga mawar di tangan nya .


Wajah gadis itu bersemu merah bahkan telinga juga , dia telah melepas switer nya dan tersisa hanya hanya kemeja putih .


" Bisakah kamu memberi ku kesempatan aku sangat mengagumi-mu "


Laki-laki tampan itu tersenyum dingin , mengambil botol anggur merah dan membuka penutup nya . Lalu mengguyur gadis di pangkuan nya hingga basah dari kepala hingga ujung kaki .


Byuur


Gadis itu sedikit kaget saat anggur merah mengguyur diri nya sendiri , kemeja putih itu menjadi tembus pandang dan nampak lah tank top hitam berenda .


" Apakah sekarang aku bisa menjadi wanita mu "


Gadis itu mencoba mencium bibir seksi laki-laki tampan itu , namun tubuh nya di pegang oleh sebuah tangan yang dingin , jadi wajah cantik gadis itu berhenti tepat sejajar dengan wajah laki-laki tampan itu .


Wajah gadis itu semakin memerah , dia pikir akan di cium oleh laki-laki tampan itu .


Wajah laki-laki tampan itu semakin dingin , di saat wanita tak tahu malu ini bahkan berani menggoda nya . Tapi cukup menarik bermain-main dengan gadis tidak tahu tempat ini sebelum mawar kecil nya datang .


Laki-laki tampan itu menunduk dan mencium leher gadis itu , namun dia berhenti hanya tinggal se-inci dari leher gadis itu .


" Busuk "


Wajah gadis itu memucat seketika , laki-laki tampan itu mendorong gadis itu hingga terjatuh di lantai .


Bruukk


Srek


Tangan gadis itu tanpa sengaja membentur meja , hingga bernoda darah .


Wajah laki-laki tampan itu semakin jelek , sudah dia basah sekarang gadis ini mencoba menghancurkan tempat pertemuan nya dengan mawar kecil nya .


" Mengapa ? , Apakah ini tidak cukup " Gadis itu entah mengapa tidak terima karena di tolak .


Dia pun merobek kemeja putih nya dan membuang nya begitu saja , lalu bangkit lagi mengabaikan siku nya yang berdarah . Sekarang tinggal tank top hitam berenda nya lah yang tersisa , kulit nya sangat lembut dan putih tidak ada bekas luka tapi sekarang ada itu terdapat pada siku nya .


Gadis itu dengan berani memeluk kaki laki-laki tampan itu , hasrat wanita itu sudah sampai pada puncak nya . Dia sungguh tergoda dengan tubuh atletis laki-laki tampan itu .


" Kumohon jadi kan aku wanita mu , akan aku lakukan apa saja untuk mu asal kan aku menjadi wanita mu "


" Baiklah ! "


Gadis itu tersenyum lega namun detik berikut nya , senyuman nya menghilang di gantikan dengan ketakutan ekstrim .


" Berikan nyawa mu dulu heh "


Tatapan lembut laki-laki tampan itu menghilang , dan iris biru laut itu hanya terdapat kekejaman semata .


Gadis itu mundur dan mencoba lari ke pintu , namun di saat dia mencapai pintu itu terkunci rapat . Wajah nya pucat dan tubuh nya gemetar hebat , tubuh nya sangat lengket dan berbau alkohol .


Namun detik berikutnya gadis itu pingsan , setelah teriakan panjang nya .


" Arg ... A... A.. "


Laki-laki tampan itu menatap gadis yang terbaring di tanah dengan jijik , dia harus mandi dan membersihkan diri nya karena kotor .


" Tidak ada yang boleh menyentuh ku selain mawar kecil ku tentu nya " Seringai iblis yang menyeramkan


" Singkirkan ! " Perintah nya pada laki-laki besar berpakaian hitam .


Laki-laki tampan itu seperti nya pergi untuk berganti pakaian dan mandi .

__ADS_1


__ADS_2