Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Tersesat


__ADS_3

...Volume 1...


...Bab 1...


...Tersesat...


Taman Belakang


Viyona melirik ke arah di orang itu. Dia sama sekali tidak menyangka akan bertemu dengan mereka lagi . Tunggu apakah mereka semua teman , berarti yang satu nya lagi juga ialah teman mereka , Hah sekelompok anjing ternyata .


" Bai Xiao jangan pergi ! " Ujar Viyona rendah .


Harimau putih itu melirik Viyona lalu ke arah kedua orang dari arah berlawanan , ah dari pada bersama kedua orang sinting lebih baik bersama manusia yang cantik ini .


" Wou....wou...wou..! "


"Ah Manusia cantik aku bersama mu !"


Bai Xiao panggilan harimau putih untuk Viyona , Bai Xiao ternyata lebih memilih Viyona ketimbang kedua orang itu . Bai Xiao mengebor ke tanga Viyona , Viyona pun mengelus kepal kucing besar ini .


" Kucing besar yang malas ini ! "


Viyona sejenak melupakan keberadaan kedua orang itu , dia menganggap nya kedua nya hanya udara hampa . Dia tidak menyadari tatapan terkejut , takjub nan dingin kedua orang itu .


" Ya ampun Reagor telah berkhianat ! "


Mill terkekeh geli ketika mengatakan Harimau Putih yang menjadi pengkhianat , bila di pikirkan ini lucu sekali . Harimau putih yang di besarkan dengan sepenuh hati kabur ke pelukan orang lain .


" Harimau bermata putih ini ! " Ujar Rein dingin .


Mill melirik Rein dengan senyum tipis , kalimat Rein terbilang panjang .


" Bukan Harimau bermata putih , tapi serigala bermata putih ! " Ujar Mill setra mengoreksi kalimat Rein.


Rein dengan jijik melirik Mill dan menjauh sedikit , bukan nya menerkam gadis itu mengapa Reagor si harimau putih malah menempel pada nya .


" Bau mu ! " Ujar Rein melirik Mill.


Miil dengan oenuh tanda tanya .


" Mengapa dengan bau ku , apakah aroma nya busuk aku belum mandi tadi ! " Mill berkata dengan khawatir mencoba mengendus bau tubuh nya sendiri , gerakan nya ini begitu bodoh .

__ADS_1


" Bodoh ! " Ejek Rein


" Aku tidak bodoh ,mana mungkin aku menhadi dokter dan ilmuan jenius di usia muda ! "


Rein memilih mengabaikan Miil karena seperti nya orang ini dalam tahap menjadi bodoh , dia tidak ingin berdekatan dengan orang bodoh .


" Ah aku mengerti maksud mu Rein , aroma tubuh ku melekat pada tubuh Reagor sehingga gadis itu tidak di serang atau di makan oleh nya ! "


Akhir nya Miil membuat kesimpulan sendiri , ini membuat Rein tidak terlalu jengkel .


" Kami siapa ? " Akhir nya Rein melirik ke arah Viyona .


Dari sudut pandang Rein , gadis di depannya terbilang luar biasa . Dia memang telah melihat berbagai kecantikan di ibukota kekaisaran , namun tidak ada yang meninggal kan kesan mendalam selain gadis bertopeng yang misterius ini . Sekarang tiba-tiba muncul di taman belakang rumah sakit milik Miil ,lambat laun mungkin muncul di kamar mereka .


Dengan Surai perak yang terbilang langka , sosok gadis itu juga begitu indah . Iris nya abu-abu keperakan itu terkadang memancarkan sebuah pesona mematikan , yang menarik ialah bibir yang Semerah darah . Jika di perhatikan lagi warna bibir itu memang merah darah alami ,bukan buatan dari manusia .


Di balik topeng tatapan Viyona menjadi samar , setelah lama menyamar menjadi Viyona Vladimir . Dia hampir melupakan identitas nya sebagai Clarissa Nefertia , yah nama nya tidak berbeda-beda jauh dengan nama asli nya .


" Bukan siapa pun ! " Suara itu seperti suara lonceng berdering , sangat bagus dan halus nan lembut .


Swosh .....


Wosh .....


Saat Viyona melirik me adah kedua laki-laki itu , dia tertegun . Keindahan kedua orang ini benar-benar dapat menggemparkan sebuah kota atau bahkan negara .


Yah Laki-laki layak nya Malaikat itu nama nya Miil , terasa familiar tapi tidak ingat sama sekali. Dengan Surai hijau layak nya pepohonan , iris Emerald yang menakjubkan nan mempesona seperti milik peri .Jika dia tersenyum banyak gadis yang akan jatuh cinta pada nya , aura di sekeliling nya terbilang acuh dan tenang .


Berbeda dengan laki-laki di sebelah nya , aura nya terbilang suram dan dingin dan yang terpenting sangat berbahaya , nafas orang ini saja sudah sangat mengerikan . Dengan Surai yang gelap yang layak nya malam yang tenang namun dingin , dan iris biru yang terang kontras dengan Surai gelap nya . Namun apakah itu perasaan Clarissa , orang ini layak nya jelmaan iblis yang mempesona .


" Ah ....Nona kamu luar biasa ! Reagor tidak pernah dekat dengan manusia lain selain kami ! " Miil kembali ke sifat acuh nya .


" Apakah itu penting ! "


Mill dan Rein berjalan menuju ke arah harimau putih yang senang di Elus oleh Clarissa .


" Berhenti untuk ku !" Ujar Clarissa dingin .


Mill membuat senyum manis , dia melirik Clarissa dengan minat aneh . Dia tidak akan melupakan aroma yang harum di tubuh gadis ini , nah sekarang seperti nya kesempatan yang bagus untuk membawa gadis ini ke laboratorium .


" Mengapa tidak bisa ? , Nona Reagor adalah milik kamu bukan milik mu ! "

__ADS_1


" Bagaimana kamu masuk ? " Tanya Rein dengan kedinginan alami nya .


Mendengar pria dingin itu menanyakan hal memalukan ini , di tidak mau menjawab nya tapi apa boleh buat


" Aku tersesat ! " Ujar nya malu .


Mill dan Rein tertegun, Rein sedikit menunjukkan ekspresi kaget tadi tapi dia dengan cepat menstabilkan ekspresi wajah nya .


'' Puft .... HM...Nona kamu tersesat , apakah hari itu juga kami tersesat hm ? mengapa setiap kali bertemu dengan kami kami selalu tersesat ! '' Ledek Mill


Viyona menatap Mill dengan kesal, siapa juga yang ingin tersesat ini bukan salah nya . Salah kan orang yang membuat rumah sakit layak nya labirin ini , dia benar-benar membenci pembuat nya .


Mill merasa gatal di hidung nya , dia merasa ada orang yang menyumpahi dan mengejek nya .


'' Nona jangan bilang kamu tengah mengutuk ku di dalam hati ! '' Ujar Mill curiga .


Clarissa tertegun dia tidak akan menyangka bahwa pria ini begitu sensitif , apakah dia akan mengakui nya tentu saja tidak mungkin .


'' Tidak ! '' Jawab nya Acuh.


Mill memandang gadis di depan nya dengan curiga , lalu melirik ke arah Harimau Putih yang telah berguling-guling layak nya kucing malas ini .


'' Seperti nya Reagor sangat menyukai mu ya Nona !? ''


'' Jadi nama mu Reagor !? ''Ujar Clarissa memastikan saja .


Harimau putih itu langsung mengangguk .


'' Aku lebih suka memanggil mu Bai Xiao saja ! ''


" Wou ...wou....wou...!''


'' Terserah kemauan mu saja Manusia cantik , Bai Xiao cukup bagus dan yang terpenting mendominasi ! ''


Viyona menatap Bai Xiao dengan ramah. dia ingin tertawa tetapi terpaksa menahan nya . Dan sekarang bagaimana cara dia keluar dari sini , sementara pemilik tempat ini ada di depan nya .


'' Jangan berpikir untuk lari lagi ! '' Ujar Rein dingin .


Senyum di bibir Mill menghilang , dia melirik Viyona dengan mata tajam . Bulu mata lentik itu sedikit bergetar , iris Emerald yang mempesona itu menatap Viyona dengan minat .


'' Benar sebelum pergi harus lah menyapa kami dulu , bagaimana dengan upacara minum teh atau dessert ?! ''

__ADS_1


Viyona melirik kedua orang itu dengan tatapan dingin , siapa juga yang mau tetap di sini tapi bagaimana cara nya keluar . Di sini juga ada pengacau sinyal , ponsel nya tidak berfungsi . Ah mengapa dia harus berlari menuju ke arah sini , dia sial hari ini benar-benar sial . Semenjak bertemu dengan par pria sinting ini hidup nya menjadi kacau .


'' Benarkah tidak bisa ya , tidak mungkin ! '' Ejek Clarissa .


__ADS_2