Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Chapter 48


__ADS_3

...Volume 1...


...Bab 1...


...Film Horor...


Dalam Bus


Risa melihat sosok seorang yang tengah menarik rambut nya lewat layar ponsel , dia sedikit tidak nyaman di saat rambut nya di sentuh oleh orang lain . Dia mengira orang yang terus mengelus rambut nya akan berhenti , siapa tahu bahwa itu semakin banyak yang menarik rambut nya .


Garis hitam muncul di kening Risa dan dia dengan cemberut berkata " Kalian berdua berhenti menarik rambut ku ! "


Mendengar suara Risa yang cukup keras dan terdengar marah , kedua orang itu langsung melepas kan rambut Risa .


Orang pertama yang menarik rambut Risa ialah Keith ,tidak bukan menarik namun melainkan hanya mengelus nya saja karena Surai kegelapan nya sehalus sutra .


Keith dengan canggung berkata" Ah maaf kan atas ke-tidaksopanan ku ini Viyona , aku terlalu lama tenggelam mengelus Surai gelap milik mu itu lantaran itu sangat halus , serasa seperti sutra ! " Dia sangat malu


Untuk irang kedua yang menarik Surai kegelapan Risa adalah Louis , dia sebelumnya tidak ada minat untuk menyentuh Surai milik Risa . Akan tetapi setelah melihat Keith yang tidak melepaskan Surai milik Risa , membuat Louis penasaran dan dia juga ikut mencoba mengelus Surai gelap milik Risa . Siapa tahu bahwa dia menyukai Surai hutam sehalus sutra itu , dia jadi ketagihan untuk mengelus nya .


Louis berpura-pura tidak mendengar perkataan Risa , seolah dia tidak pernah melakukan nya " Apa ? , Hanya Surai saja mengapa tidak boleh di sentuh "


Wajah Risa masih sama tenang nya namun dia mencibir" Tidak sopan !"


Louis mendengar dia di Katai tidak sopan entah mengapa naik pitam lagi , dia hendak mengoceh lagi namun tertahan akibat ucapan Keith .


" Baiklah Viyona biarkan saja anak ini , aku mewakili nya untuk meminta maaf memang tidak sopan untuk menyentuh Surai seorang gadis ! "


Kaila menatap kedua orang ini dengan kasihan , ah mereka berdua tidak pernah menang melawan Viyona . Entah mengapa dia jadi sangat menyukai Viyona , ah dia seperti idola untuk nya .


Pertukaran singkat itu akhir nya terhenti sampai di situ saja , mereka berempat tidak lagi berbicara apa pun . Suasana mebajdu tenang seiring berjalan nya bus , tidak lama lagi mereka akan sampai di tempat tujuan mereka yang tidak lain ialah Bioskop . Karena setelah melewati pemberhentian ini mereka akan sampai ke tempat tujuan .


Para penumpang yang terdiri dari beberapa anak sekolah menengah , orang dewasa , orang tua , dan bahkan anak-anak pun naik ke bus . Sebelum nya suasana bus teramat tenang , namun itu sedikit kacau akibat ulah beberapa orang .


Karena Risa sibuk Mendengar kan musik dari ponsel nya , dia tidak waspada dan bahkan tidak menyadari bahwa beberapa anak laki-laki mendekat ke arah Kaila .


Ada dua anak laki-laki yang tersenyum mendekati Kaila , dari penampilan mereka jelas bahwa mereka adalah siswa bajingan .


" Halo gadis manis boleh kah kita berkenalan ? " Tanya anak laki-laki itu


Bahkan teman anak laki-laki itu juga di penuhi senyuman " Ya boleh kan kami berkenalan dengan mu gadis manis "


Akan tetapi mata mereka selalu tertuju pada tubuh Risa , Risa yang menutup mata nya langsung membuka nya dan menengok ke samping . Iris gelap obsidian memandang kedua anak laki-laki itu dengan eskpresi dingin di sertai jijik .


Kedua anak laki-laki itu terpesona dengan iris gelap obsidian milik Risa , mereka belum pernah melihat iris mata yang begitu indah dan langka .


Kaila tertegun dan berusaha berpura-pura menjadi tuli " Maaf apakah ada yang bisa saya bantu ? " Tanya Kaila halus


Kedua anak laki-laki itu saling menatap dan Tersenyum semirik .


Anak laki-laki itu masih tersenyum dan dengan tenang mengulur kan tangan nya " Bisakah kami bertukar no WeChat mu gadis manis , mari berkenalan lebih jauh seperti nya aku menyukai mu ! "

__ADS_1


Bahkan teman anak laki-laki itu Juda tersenyum aneh di saat menatap Risa " Ya bisakah kami berkenalan , dan untuk gadis yang di sana bisakah kita berkenalan juga ! ?"


Tapi kedua anak laki-laki itu menerima sebuah tatapan sengit nan permusuhan , dari belakang bangku Kaila dan Risa terdapat kedua anak laki-laki tampan yang sudah ingin segera memukul kedua bajingan itu .


Keith masih tersenyum namun kata-kata nya setajam pisau" Maaf teman sekelas ini bolehkah saya bertanya mengapa anda mencoba berkenalan dengan pacar saya , anda hendak nya bertanya dulu pada kami berdua " Dia tersenyum


Bahkan Louis entah mengapa hari ini suasana hati nya sedang tidak baik" Benar sekali kalian kedua bajingan berani sekali meminta nomor WeChat teman sekelas saya , memang nya kalian itu siapa ? " Dia berkata dengan sarkas me terselubung .


Wajah kedua anak laki-laki itu memerah mereka berdua malu , mereka berpikir bahwa kedua gadis muda dan cantik itu tidak memiliki pacar .


Akhir nya kedua anak laki-laki itu langsung pergi meninggalkan mereka , sementara itu Kaila menatap Keith tajam .


" Siapa maksud mu ? , Pacar pacar siapa dan sejak kapan huh " dia mendengus dengan kesal


Namun reaksi Risa cukup biasa saja " Cukup bagus "


Keith Tersenyum dan berkata" Apa salah nya , aku kan pemuda tampan berpacaran dengan gadis cantik tidak buruk juga ! " Desah nya


Kulit wajah Louis seketika menjadi buruk dia dengan dingin berkata" Pacar tidak begitu baik ! , Kita belum melewati ujian masuk perguruan tinggi "


Setelah mendengar perkataan Louis yang begitu serius , membuat beberapa orang memilih untuk diam dari pada menjawab nya .


Halte bus


Kini Bus berhenti di pemberhentian terakhir , keempat orang itu keluar dari dalam bus setelah membayar ongkos nya .


Kaila menggeliat senang lalu berkata" Ah Akhirnya kita sampai juga , duduk dalam posisi sama sampai dua puluh menit begitu melelahkan "


Louis mencibir dan berkata" Rapuh sekali ! "


Keith menatap Louis dengan malas , teman masa kecil nya selalu dia buat sial saat bertemu dengan kedua gadis ini . Terlebih lagi Viyona yang menurut nya agak terlalu santai .


Risa dengan sabar berkata " Ayo pergi!"


Mereka berempat akhir nya berangkat menuju ke tempat bioskop , mereka berempat telah sampai di pusat pembelanjaan terbesar di N City . Tampilkan dari Keith , Louis , Kaila , dan juga Risa yang memakai setelan baju olahraga cukup menarik perhatian .


Terutama Keith dan Louis mata para gadis tidak lepas dari tubuh mereka berdua , tak terkecuali Risa yang memiliki wajah datar khas nya menjadi daya tarik tersendiri bagi para anak laki-laki , beda lagi dengan Kaila yang memiliki senyuman yang manis sejak awal .


Kaila merasa tidak nyaman karena menjadi pusat perhatian" Mengapa kita belum menemukan tempat bioskop , aku merasa tidak nyaman di sini ! "


Keith merasa Kaila seper nya baru pertama kali nya mendapatkan pusat perhatian , tapi mengapa dia merasa bahwa Viyona bahkan lebih biasa dari pada diri nya dan juga Louis . Dia seperti terbiasa menjadi pusat perhatian , mungkin dia terlalu banyak berpikir .


" Tenang lah Kaila abaikan mereka semua !, Jalan saja terus ke depan jangan menatap kearah lain ! "


Kaila tanpa sadar memegang erat tangan Risa , dia merasa sangat tidak nyaman sekali karena baru pertama kali pergi ke pusat pembelanjaan sebesar ini .


Kini keempat orang itu telah sampai di tempat Bioskop , lokasi nya setidak nya berada di timur dari pusat pembelanjaan .


Keith bertanya dengan ragu" Apakah kita akan jadi menonton film horor ?"


Louis mengangguk tanpa berpikir lagi" Tentu saja kita sudah membuat taruhan , siapa yang kalah tentu saja akan menjadi pelayan selama seminggu penuh ! "

__ADS_1


Kaila balas menatap Louis tajam dan berkata" Baik awas saja jika kamu yang lebih dulu ketakutan , jadi pelayan yah bukan masalah besar ! "


Hanya Risa yang mengabaikan perbincangan mereka , dia melihat film horor yang akan mereka nonton nanti .


Lalu dia menunjuk ke arah salah satu film dan bertanya pada ketiga orang itu.


" Bagaimana dengan Film ini "Kesembilan Mimpi Buruk "? ''


Ketiga orang itu langsung menatap fill yanh di tunjuk kan oleh Risa , entah mengapa mereka meneguk ludah nya kasar .


Kaila bertanya untuk memastikan" Apakah film ini ? "


Risa mengangguk acuh " Beli tiket dan pop corn segera ! " , Risa langsung berjalan menuju loket .


Sedang kan ketiga orang itu masih tahap berpikir .


" Apakah tidak apa-apa menonton ini , dilihat dari gambar nya sudah pasti ini sangat nyata dan menyeramkan . Apakah kalian berdua akan melanjutkan nya ? " Tanya Keith .


Siapa tahu bahwa teman sekelas mereka Viyona , memilih film yang begitu menyeramkan untuk di tonton . Sebenar nya dia agak takut Untuk menonton sebuah film horor .


Louis mengangguk dengan pasti tapi hati nya berkata lain , dia sedikit merasa tidak nyaman dengan hal ini ." Tentu saja taruhan telah di laksanakan!,kita harus menonton nya !"


Kaila juga mengangguk dan tidak mau kalah dengan Louis" Benar kita juga harus menonton nya ! "


Loket


Risa mengantri dengan bosan menunggu giliran nya , setelah menunggu lama akhirnya dia mendapat kan giliran nya . Namun seorang gadis langsung menyalip nya , raut wajah Risa menjadi dingin .


" Minggir! " Ucap nya dingin


Gadis itu mengabaikan Risa dan tetap berdiri di depan nya , berpura-pura menjadi tuli .


Risa menatap gadis itu dingin , dan tanpa sepengetahuan gadis itu Risa melempar kan bola berukuran kecil ke arah tumit gadis itu . Dia sebenarnya sengaja membawa nya untuk keperluan lain , Seperti nya dia menggunakan nya terlalu cepat .


Swosh


Tak


Gadis itu tiba-tiba merasa ada sesuatu yang mengenai tumit nya , Hingga membuatnya kehilangan keseimbangan nya dia terjatuh .


Brukk


Di saat gadis itu akan marah mata dingin Risa menyapu nya , dia tersentak dan mencoba untuk mundur . Kejadian ini tidak ada yang memperhatikan nya , karena mereka sangat sibuk.


Gadis itu gemetar dan berkata dengan rendah " Maafkan aku ! " . Gadis itu langsung melarikan diri .


Sementara Risa dengan acuh menuju loket lalu meminta empat tiket .


" Empat tiket " Ujar Risa singkat


Setelah mendapat kan tiket dari loket , dia bergegas menuju ketiga orang yang sibuk berdebat .

__ADS_1


" Mana Pop corn ? " Tanya Risa


Ketiga orang itu menatap Risa dengan bodoh , pada akhir nya Risa lah lagi yang pergi membeli Pop Corn . Setelah semua bahan-bahan tersedia , mereka berempat masuk dan akan menonton film tersebut .


__ADS_2