
...Volume 1...
...Bab 1...
...Bai Xiao...
********
Lorong yang tadi nya gelap akhir nya terang , bila Viyona sadar saat ini di pasti berteriak . ' Lorong yang di lewati Rein terhubung dengan tempat Ramuan khusus di sembunyikan , dan secara bersamaan juga terhubung dengan laboratorium milik Mill.
*******
Berderit ......
Pintu laboratorium itu terbuka , dan Rein yang menggendong gadis di tangan nya langsung masuk. Rein melihat Mill yang tengah menyiapkan perlengkapan untuk operasi , alis Rein mengkerut dan merasakan pergerakan di pelukan nya .
" Kau akhirnya datang ! Kau lama sekali ? , Cepat baringkan dia di sini , kita harus membius nya lagi jika tidak Little Fox akan langsung sadar ! "
Mill mengambil suntikan dan menyedot sebuah cairan yang ada pada botol kecil , lalu Mill melirik Rein .
Rein akhir nya bekerja sama untuk menidurkan gadis di pelukan nya pada meja operasi , Mill menyuntikkan cairan itu ke tubuh sang gadis yang tengah tertidur lelap. Setelah cairan itu masuk ke tubuh sang gadis , nafas nya menjadi lambat dan tenang seperti orang koma .
" Nah Rein harus kah kamu menunggu di sini ? Atau kau ingin keluar dulu ! Jangan tunda aku melakukan operasi ! " Ada seringai haus darah di wajah yang lebih cantik dari pada wanita tersebut.
Rein tidak menjawab pertanyaan Mill dari awal hingga akhir , pria itu menuju kursi kerja milik teman nya dan seolah dia berkata ' Aku tunggu ! '.
Mill pun mengabaikan teman nya itu dan segera mengambil peralatan yang di butuhkan , Chip yang di gunakan oleh Mill ini mirip seperti tato . Tato itu hanya kamuflasenya saja , chip itu akan di tanam-kan pada pundak gadis itu . Mengambil chip yang di rancang khusus dengan pola mawar hitam , chip itu di tempel kan ke kulit sang gadis.
Gadis itu bereaksi , tubuh nya gemetar karena chip yang hendak di tanam di tubuh nya. Pemasangan Chip itu seperti membuat tato biasa , namun memang ada perasaan sakit yang luar biasa yang harus di tahan oleh gadis itu . Bulir-bulir Keringat dingin tak henti-henti nya mengalir dari wajah sang gadis , wajah nya juga seperti nya memucat .
Proses pemasangan Chip itu tidak berlangsung lama , setelah chip selesai terpasang warna hitam nya agak memudar dan hanya ada sedikit garis halus yang menggambarkan mawar tersebut , Melihat karya nya yang luar biasa Mill tidak bisa tidak tersenyum bangga . Mill melepas masker di wajah nya dan membuang sarung tangan nya ke bak sampah .
__ADS_1
'' Selesai ! , Karya ku sangat indah ! '' Ujar nya dengan bangga.
Rein yang sedari tadi menunggu akhirnya bangkit dan menuju ke arah gadis yang tengah tertidur , wajah gadis itu di selimuti keringat dan wajah nya terbilang pucat bibir nya menjadi kemerahan terlihat seperti warna darah , dan memang dalam sekejap Surai hitam itu kembali menjadi warna perak langka .
'' Kau lama sekali ! '' Seru Rein tidak puas .
Mill mendengus '' Hei ini adalah yang tercepat, jika itu orang lain mungkin aku akan lebih kejam tapi ini adalah Little Fox tidak bisa terlalu kejam. Lagi pula kau meminta ku membuat chip yang bentuk nya mawar dan harus pakai Tato , tentu nya itu memakan waktu yang lumayan lama ! ''
'' Alat pengontrol nya ? '' Tanya Rein
Mill merogoh jas putih dokter nya , dan ada 3 alat pengontrol di tangan nya.
'' Ambil itu ! , Nah jika Little Fox berkeinginan untuk kabur atau menyembunyikan lokasi nya itu tidak mungkin , Karena chip itu akan secara otomatis aktif dan menunjukkan dimana little fox berada . Dan lagi dengan alat pengontrol ini , kita bisa menyetrum nya hingga pingsan ! '' Penjelasan Mill cukup panjang dan Rein hanya memutar mata nya malas.
'' Mana Theo ? '' Tanya Rein
'' Dia mungkin harus melepas kan gas pelupa ingatan , karena kejadian tadi malam itu menghebohkan kita dengan terang-terangan menculik orang , Dan aku tidak mau para anak bau itu mengingat wajah indah nan penampilan mempesona little fox ku '' Aura suram keluar dari tubuh Mill , dan ada nada asam di sertai kecemburuan .
'' Oh ! '' Balas Rein singkat .
Siapa tahu pintu laboratorium Mill di dobrak begitu saja , di depan pintu ternyata ada seorang pria dengan surau biru yang agak acak-acakan , dan ada lingkaran hitam di area bawah mata nya .
'' Brengsek kalian tidak menunggu ku , huh ... Perkerjaan sialan tadi membuat ku capek . Kalian berdua mengapa tidak pergi membantu ku , kalian kira luas sekolah ini bukan main ya ampun aku tidak akan mau melakukan pekerjaan ini ! '' Theo yang datang secara tiba-tiba dan dia marah-marah pula.
'' Minum air dan bilas itu muka , muka mu jelek sekali hah ... Lingkaran panda di bawah mata mu sangat menggemaskan ! '' Ejek Mill
'' Apa kau bilang ? '' Tanya Theo
Theo dengan khawatir mengambil cermin kecil di saku celana nya , dia amat terkejut ketika melihat tampilan yang mengerikan di cermin . Dengan wajah lesu dan pucat , di sertai lingkaran hitam besar di bawah mata dan yang menambahkan penampilan urak-urakan nya ialah rambut biru yang kusut dan bercabang-cabang .
'' Astaga ! Kemana perginya ketampanan ku yang luar biasa , bagaimana aku bisa memikat hati para gadis jika begini ? No ..No ... Tuan Muda ini butuh mandi , stylish , penata rias , atau apa pun nama nya yang penting ketampanan Tuan Muda ini kembali ''
__ADS_1
Theo berlari keluar dari laboratorium dan menutup pintu dengan kasar , hingga menyebab kan suara bantingan yang amat keras .
Brakkk ....
'' Anak itu ! '' Ujar Mill menggeleng kan kepala nya.
'' Mana obat mu , Kembalikan warna rambut nya menjadi hitam ! '' Pinta Rein.
Mill mengambil suntikan lagi dan menyedot larutan bening , lalu menyuntikkan nya pada gadis yang tengah tertidur tersebut .
'' Jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan ! '' Ancam Mill
Rein memutar mata nya dengan malas , terserah kemauan nya .
'' Bawa Bai Xiao kemari nanti ! ''
'' Kucing kecil itu seperti nya cocok untuk menemani Little Fox , Siang ini aku harus pergi ke institut penelitian lagi . Para rubah tua pasti sedang melakukan hal-hal aneh lagi ! '' Ujar Mill yang wajah nya kembali suram .
'' Pergi ! ''
*******
Siang hari nya
Sosok gadis nampak hendak membuka mata nya , ketika sang gadis sadar dia menatap ke sekeliling nya dengan bingung . Kepala gadis itu terasa berat dan berputar-putar . Ruangan yang di tempati nya nampak seperti milik kamar seorang pria , ruangan itu di desain minimalis dan elegan . Dan dari segi warna nampak sang pemilik tidak suka warna cerah , namun lebih suka warna yang kalem .
'' Dimana aku ? '' Guman gadis itu .
Namun gadis itu di kejutkan dengan gerakan mendadak se sosok putih yang tiba-tiba menerkam pelukan nya.
' Rrrrrr....rrrrr......''
__ADS_1
Gadis itu nampak terpana untuk sementara waktu dan belum bereaksi , ternyata yang menerkam ke pelukan sang gadis adalah seekor harimau putih dewasa. Tidak ada keganasan atau haus darah di wajah sang harimau , hanya ada wajah yang mencoba menjual imut.
'' Bai Xiao ! '' Panggil gadis itu memastikan.