
...Volume 1...
...Bab 1...
...Keluarga Tersembunyi...
…***…
Rasa kantuk berat tiba-tiba menyerang kepala Viyona , tubuh nya terasa sangat berat dan membuat nya tidak bisa menopang tubuh nya sendiri . Ada kekacauan di dalam ingatan nya saat itu , ingatan nya yang di masa lalu sebelum menjadi Clarissa Nefertia terus terulang di kepala nya seperti rekaman film .
Gambar itu berubah dan menampakkan nya dunia yang di selimuti oleh kegelapan , tidak ada setitik pun cahaya di dunia yang gelap tersebut rasa nya dingin, suram , tanpa kehangatan .Sebuah suara terus terngiang di kepala nya yang membuat nya sakit sekali .
'' Jangan terulang ! ''
Viyona sontak kebingungan dengan suara yang tiba-tiba menerpa masuk ke kepala nya itu , Gambar yang tadi nya hany di selimuti kegelapan tiba-tiba menghilang . Digantikan dengan tempat yang bahkan lebih mengerikan dari kegelapan tadi , Terdapat berbagai cairan berwarna merah kental yang tersebar di mana-mana , Pepohonan seolah nampak layu karena kehabisan nutrisi , langit biru yang cerah di gantikan dengan langit yang suram yang bermandikan embun yang Semerah darah .
'' Hisss .... '''
Viyona Tiba-tiba membuka mata nya dan keringat dingin menetes dari dahi nya , wajah gadis itu nampak seperti se-pucat kertas dan tangan nya gemetar .
Syut .....
Namun Viyona merasa tenang setelah mencium aroma familiar yang di kenal nya , aroma dingin dan bercampur mint ini sangat membantu saraf tegang nya .
'' Tidak apa ! Itu hanya lah mimpi ! '' Rein berbicara sangat lembut , tidak seperti biasa yang berbicara dengan wajah datar .
__ADS_1
Viyona malah mengebor ke dalam pelukan Rein dan memeluk nya sangat erat , Tubuh nya yang masih gemetar nampak seperti kucing kecil susu yang ketakutan .
'' Terima kasih ! ''Gumam Viyona
Tatapan Rein sangat lembut saat menghadap Viyona , dia mengelus punggung gadis itu dan mencoba menenangkan nya . Setelah Viyona benar-benar tenang , Rein hendak melepas kan pelukan Viyona dan meletakkan gadis itu kembali kasur nya . Akan tetapi sebuah ******* lembut menyerbu leher Rein , leher laki-laki itu terasa Panas dan panas nya terasa naik menuju akar telinga laki-laki itu .
'' Gadis kecil ? '' Panggil Rein
'' Um ...'''
Namun sebuah dengkuran halus dan nafas yang stabil nya yang menyapa Rein , Ternyata Viyona kembali tertidur setelah memeluk Rein begitu erat.
Ketuk .....
Kriet ......
Di depan pintu kamar Rein ternyata ada seorang tamu yang tak di undang ,alis Rein berkerut tidak senang dan berkata dengan wajah dingin .
'' Masuk ! ''
Derit .....
Ternyata tamu tak di undang itu ternyata ialah Mill , laki-laki yang lebih cantik dari pada perempuan itu membawa nampan berisi air hangat dan beberapa botol obat dan sebuah Suntikan . Mill nampak tersenyum elegan , namun tidak akan yang menyangka bahwa dibalik senyuman itu tersimpan kecemburuan yang sangat besar .
'' Apakah Foxy masih tertidur ? Apakah dia mengalami mimpi buruk baru-baru ini ? ''
__ADS_1
Setelah meletakkan nampak di atas meja , Mill mengambil jarum suntik dan mengambil cairan di dalam botol transparan , warna zat di dalam botol sebening kristal . Setelah semua persiapan selesai Mill menatap Rein dan seolah menyiratkan sesuatu .
Rein hanya mengangguk sebagai balas , Rein melonggarkan pelukan gadis itu dan membuat nya berbalik .
Mill langsung menyuntikkan cairan itu ke tubuh Viyona , dia menyuntikkan nya di tangan kiri gadis itu .
'' Apa ini ? ''
'' Obat yang akan membantu pemulihan Foxy lebih cepat , yah efek samping pemasangan Chip itu lumayan besar bagi tubuh Foxy . Apakah kamu juga menyadari nya , denyut nadi milik Foxy sangat aneh apakah dia benar-benar bisa menggunakan Seni Bela diri atau tidak itu tidak pasti di sini ! ''
Mata licik Mill dengan cepat berkilat , dan dia memiliki senyum anggun di bibir nya .
'' Tidak mungkin ! Semua keluarga tersembunyi telah di lenyap kan 10 tahun lalu ! '' Seru Rein dengan wajah datar .
'' Namun seandainya Foxy ternyata adalah salah satu yang tersisa dari keluarga tersembunyi bagaimana ? ''
Rein menggeleng '' Tidak pemusnahan besar-besaran itu tidak mungkin ada yang selamat , kejadian Genosida itu sudah terlalu lama dan jika ada yang melarikan diri mereka memiliki pelacak di tubuh dan akan segera di temukan dan di tembak mati di tempat ! '' Jelas Rein
Mill tertegun '' Apakah kamu benar si balok es , kamu bukan orang yang merasuki tubuh teman ku kan? ''
'' Plakk '''
'' Bodoh '! Theo kedua !"" Ejek Rein
" Itu sakit Rein pukulan mu terlalu kasar , Jangan membuat benjolan di kepala ku . Dan siapa yang menjadi Theo kedua , jangan samakan aku dengan si bodoh itu !" Ungkap Mill dengan nada jijik .
__ADS_1