
...Volume 1...
...Bab 1...
...Pergi Ke Bioskop...
****************
ClS (Clarissa Nefertia Liu ) : Mengapa lama sekali ?
Bocah Pengganggu : Ya ampun Bos CIS sayang , anda pikir ini mudah . Saya belum bisa menembus sistem internal mereka , yah di karenakan geng itu sebenarnya sangat besar . Dan gengster-gengster itu hanya bagian terkecil dari geng itu . Mungkin mereka akan di lupakan begitu saja .
CIS: Naif sekali, 10 detik!
Bocah Pengganggu: Mengapa singkat sekali, itu tidak cukup mengapa Bos meminta saya menemukan informasi geng inti mereka, itu sangat beresiko apakah Bos tidak kasihan
****************
Tanpa sepengetahuan Risa seseorang mengintip ponsel nya , karena terlalu fokus dengan pikiran nya Risa tidak memperhatikan orang yang mengintip itu .
" Beruang apa yang kamu lakukan ?" Siapa yang tahu Risa langsung menangkap pengintip itu .
" Apa aku tidak mengintip mu !? " Sangkal Louis
Louis sangat penasaran dengan apa yang di lakukan anak baru itu , saking penasarannya dia membuat nya berani langsung mengintip ke ponsel anak baru itu . Namun mengapa anak baru itu begitu waspada , dia belum sempat melihat isi pesan itu . Dan entah siapa yang di hubungi anak baru itu .
" Mengapa kamu memanggil ku beruang lagi !? , Sudah ku bilang aku bukan beruang gadis brengsek ! "
Risa mengabaikan teriakan Louis lagi , dan fokus pada layar ponsel di depan nya entah apa yang sedang di kerjakan oleh Risa saat ini .
" Ah apakah kalian tidak berencana untuk pulang ? , Viyona bolehkah kita pulang bersama ah atau kita pergi ke bioskop dulu !? " Ajak Kaila
" Terserah kamu ! " Jawab Risa dengan malas
" Bioskop ya , namun film apa yang akan kalian tonton ? Apakah yang bergenre romance ,komedi , atau aksi ? " Keith juga seperti nya ingin pergi ke bioskop juga , dia bahkan sudah memikirkan genre apa yang akan dia tonton .
__ADS_1
" Tidak kita kembali ! " Ujar Louis kesal. Dia Selalu merasa tidak mendapatkan untung ketika bersama anak baru itu , malahan dia mendapat kan kesialan sesudah nya .
Risa mengerutkan keningnya dan berkata " Pergi ! " Dia mengusir Louis begitu saja .
Kaila tercengang dan tidak bisa menahan tawa nya " Pufth Viyona Seperti nya hanya akan bersama dengan ku ! "
Kata yang di penuhi ejekan Kaila membuat kulit wajah Louis muram "Tidak aku ikut , mati tonton film horor seandainya aku takut maka aku akan mengabulkan keinginan mu seminggu penuh !"
Keith melirik Louis dengan tidak percaya " Kami serius Louis , jangan menyesal nanti ingat ucapan mu ! " Keith dengan senang hati memperingati Louis , sayang nya Louis mengacuhkan nya .
Risa mengerutkan bibir nYa dan berkata " Ingat Janji mu ! "
Risa beridiri dan menatap ketiga orang itu " Pergi atau tidak ? " Tanya Risa
Mulut Keith berkedut dan berkata " Yah yah tunggu kami Viyona ! "
Kaila juga langsung mengikuti Risa dari belakang " Lalu apakah kita menggunakan bus atau apa ? " Tanya Kaila lagi .
Letak bioskop cukup jauh dari sekolah mereka , karena bioskop tersebut terletak di pusat pembelanjaan . Dan minimal dua puluh menit baru lah mereka sampai di sana , dengan menggunakan bus atau kendaraan lain nya .
Louis bereaksi dengan aneh setelah mendengar mereka akan menaiki bus " Apakah kita tidak bisa menggunakan mobil saja !? " Jelas dari suara nya menunjukkan ketidaksetujuan nya .
Keith terlihat santai dan tidak mempermasalahkan hal tersebut seperti hal nya Louis " Aku Malas untuk kembali , lebih baik memang menggunakan bus saja "
Setelah mereka semua sepakat untuk menggunakan bus , Mereka berempat langsung keluar dari kafe .
Sebuah tatapan menyeramkan datang dari belakang keempat orang itu .iris oranye itu memancarkan sebuah kebencian yang sangat kuat , di berpakaian seperti seorang maid dengan surai oranye yang di kuncir ganda . Sekilas penampilan nya imut , tapi akibat senyuman nya yang menyeramkan dia terlihat jelek .
" Brother SIn mereka sudah keluar , namun mereke bersama dua anak laki-laki . Apakaj itu baik-baik saja , kalau begitu bisakah Brother 3 menghajar kedua anak laki-laki itu sekaligus " Ada nada jebencia di setiap ucapan nya .
Orang yang di panggil brother SIn itu nampak merenung kan sesuatu " Baik namun uang nya harus di tambahkan , dan jadilah kekasihku sebagai ganti nya bagaimana ? " Dari nada suara nya terdengar menjijikkan , dan ada sebuah ***** yang terselip di balik kata-kata nya .
Gadis itu merasa jijik di hati nya , namun demi memenuhi semua tujuan nya dia bahkan rela untuk melakukan apa saja " Baiklah Brother Sin ! "
Brother SIn dari sebrang telpon merasa sangat senang , dia memiliki keberuntungan yang banyak kali ini . Sudah mendapatkan uang bahkan untuk menikmati gadis cantik pun tak terkira.
__ADS_1
" Baik lah sekarang mereka sedang pergi kemana ? " Tanya nya
Gadis itu langsung bersemangat dan berkata" Mereka hendak pergi ke bioskop ! "
" Bioskop !. Seperti nya harus menunggu beberapa waktu dulu , sebelum menyergap mereka baiklah jangan lupakan janji mu selamat tinggal sayang ku ! "
Gadis itu tersenyum kaku dan tidak bisa menemukan rasa jijik nya , gadis ini ternyata adalah Linda gadis pelayan yang hampir membuat Kaila terkena sup . Dia sudah mengawasi keempat orang itu sedari tadi , dan bahkan berpura-pura sedang memberikan pesanan di sebelah meja yang berdekatan .
" Gadis tidak tahu mau itu , hmp habis kalian hari ini ! "
Tapi Linda selalu merasa ada yang tidak beres , Seperti dia sedang di awasi dan di tatap oleh sebuah iris gelap misterius . Dia merada dingin di punggung nya , mengapa dia merasa bahwa semua rencana nya akan gagal .
" Tidak ini pasti hanyalah perasaan ku saja ,mana mungkin gadis lemah seperti mereka bisa melawan ! "
Linda berusaha menenangkan hati nya yang was-was itu , dia selalu merasa ada yang tidak beres . Dia tertegun sejenak dan sebuah iris gelap obsidian yang misterius terlintas di benak nya , dia menggigil secara tidak terduga melihat tangan nya yang bergetar dia tiba-tiba merasa takut .
" Tidak itu pasti perasaan ku saja , mana mungkin gadis bersurai gelap itu menakutkan tidak bukan seperti ini "
Dalam Bus
Keempat orang itu yang terdiri dari Louis , Keith, Kaila dan Risa . Setelah menunggu beberapa lama di halte bus , akhir nya sebuah bus biru berukuran sedang lewat dan mereka langsung memasuki nya .
Dan di sinilah mereka , Risa dan Kaila duduk di bangku penumpang yang sama . Risa memilih untuk berada dekat dengan tepi jendela , sementara Kaula berada di samping nya . Untuk Louis dan Keith juga sama , mereka berdua duduk di Belakang bangku Kaila dan juga Risa .
Kaila selalu mencuri pandang ke arah Viyona , dia tanpa sadar selalu mengamati iris gelap obsidian milik Viyona . Dia merasa iris kegelapan Viyona itu membawa sebuah aura misterius dan juga alami . Dia hanya tahu bahwa orang hanya orang timur yang memiliki warna mata hitam dan juga Surai hitam , saat dia diam-diam mencuri pandang menyentuh Surai kegelapan milik Viyona . Dia sangat menyukai Surai Viyona yang selembut sutra , dengan Surai selembut ini mudah membuat kecemburuan baik perempuan atau pun laki-laki .
" Apa yang kamu lakukan? "
Mendengar pertanyaan Viyona membuat Kaila tersadar , tindakan nya sudah kelewat batas dia menunduk dengan malu berkata .
" Surai hitam milik Viyona sangat lah halus seperti sutra " Ucap nya jujur
Risa melirik Kaila tanpa ekspresi dan seolah-olah dia tidak peduli dengan perlakuan Kaila ." UM " . Rambut gelap Risa di kuncir kuda setelah dia melepas rambut Cepol nya , karena rambut nya yang panjang memudahkan Kaila untuk menyentuh nya .
Keith yang juga penasaran mengulur kan tangan nya , mencoba menyentuh Surai kegelapan milik Viyona . Dia merasa rambut milik Viyona begitu halus , dia jadi ingin terus menyentuh nya .
__ADS_1
Risa merasa ada sesuatu yang menarik rambut dari belakang , ah dia menduga siapa yang menarik rambut nya . Risa dengan tenang mengarah kan ponsel nya ke belakang dan melihat siapa yang menarik rambut nya .