
Chapter 111
Volume 1
Bab 2
Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
***
“ Nah Mawar Kecil untuk ap akita memakai topeng hm ?“ Dengan topeng rubah tersenyum di samping kepala nya , theo tidak mau memakai nya karena sangat merepot-kan bagi nya .
“ Untuk melindungi !!! “
Alis theo berkerut namun wajah nya jelas menunjuk-kan ketertarikan “ Melindungi dari apa ? “
“ Anak beruang ( mengacu pada Louis )“
“ Memang anak beruang berkeliaran di sini , dan apakah beruang sangat takut pada rubah ? “
Karena pertanyaan tidak ada habis nya , Viyona berbicara tanpa di rem mulut nya “ Tentu saja bertemu Rubah tua anak beruang akan ketakutan tentu nya !“
Mulut Theo berkedut dan apakah dia sangat tua di sini , bukan-kah wajah nya tetap awet walau sudah berumur dua puluhan kan .
“ Apakah aku setua itu ? “
Viyona akhir nya sadar kalau dia sudah berbicara lebih dari satu kalimat , gadis itu menutup mulut nya dan menggeleng sebagai jawaban nya .
“ Puft ….Imut-Imut “
Theo menarik topeng kucing hitam sehingga wajah Viyona tertutupi oleh topeng , Namun Viyona seperti nya juga mulai menggerutu .
“ Jangan Tarik tiba-tiba ! “
Theo menarik senyum simpul , dia pun ikut menarik topeng ke wajah nya . Wajah tubah yang menyeringai di topeng sangat coock untuk sifat Theo .
“ Sangat cocok !!! “
Kedua orang itu berjalan menuju komedi putar , namun Viyona merasa ini terlalu kekanak-kanakan .
“ Ini hanya di gemari anak kecil ! “
Sebelum Viyona sempat menolak , tangan nya di Tarik oleh Theo dan dia gendong lalu membuat Viyona berada di salah satu pony alias kuda troya dan dia theo juga duduk di pony nya sendiri .
“ Ini ~~ aku ingin turun ! “
Viyona akan melompat turun , namun Gerakan nya terhenti karena komedi putar nya telah bergerak . Takut jatuh secara tidak sengaja Viyona berpegangan erat pada tongkat penyangga .
__ADS_1
“ Engah …….. Mawar Kecil memiliki sisi yang imut begini ! , Berapa banyak sisi lain yang di sembunyikan Mawar Kecil di balik wajah dingin nya itu !? “
Viyona diam dan Kembali ke ketidakpedulian nya semula , dia mencengkram erat pegangan komedi putar nya . Namun tiba-tiba dia merasa ada firasat buruk yang akan segera terjadi di sini , setiap kali Kaila muncul benar-benar seperti bintang bencana . Semua masalah langsung dating menghantui tanpa permisi .
Setelah kedua orang itu mengalai bermain denan komedi putar , kini mereka berdua beralih menuju mobil bumfer , Karen hanya sedikit pemain di arena mobil . Jadi yang menjadi sasaran Viyona adalah mobil Theo , tanpa peringattan gadis itu menabrak mobil Theo . Namun Theo sangat lihai menghindar .
“ Ayolah itu tidak kena !!! “
Viyona menunggu kesempatan untuk menubruk mobil Theo dan menghancurkan kesombongan nya itu .Kedua nya bersenang-senang , dan mungkin hal paling santai yang pernah ada di hidup Viyona adalah bermain Bersama Theo . Rasa keterasingan nya terhadap dunia juga mulai menghilang seiring berjalanan nya waktu dan kedekatan nya dengan orang di dunia ini .
“ Lelah sekali !!“
“ Ingin minum ? Ayo cari stan minuman di sana ! “
Theo menarik tangan Viyona dan meminpin jalan .
“ Oke ~~“
Setelah membeli minum kedua orang ini dudukdi bangku taman , dan menikmati waktu yang akan menjelang malam .
“ Mawar Kecil apakah kamu sedikit Bahagia sekarang ? “
Viyona memandang Theo dengan takjub , seperti nya pria ini selalu sadar akan kesepian dan juga rasa keterasingan nya terhadap dunia . Bahkan untuk sekedar Bahagia sangat sulit bagi nya , karena semua di atur oleh plot dan bahkan mereka tidak bisa lari dari plot itu .
“ Mungkin sedikit !!“
Theo tertawa dan deretan gigi putih nya terlihat , dia terlihat sangat Bahagia juga .
“ Kunjungan terakhir kita ke Rumah Hantu dan terakhir Bianglala ~~?“
Namun Theo berpikir Viyona tidak seperti gadis lain nya , karena dari sifat dan perilaku nya mana mungkin gadis ini akan ketakutan dengan hantu palsu .
“ Boleh ~~“
Saat Theo dan Viyona berjalan menjauh , kedua orang itu terlihat seperti sepasang kekasih .
****
Rumah Hantu
Keadaan di ruamah hantu seperti nya salah ,orang-orang sekitar nya berkerumun dan entah membicarakan apa .
“ Oh …. Kasihan dikatakan ada dua orang terjebak di dalam sana ! “
“ Apa yang terjadi ? ”
“ Mekanisme system Rumah Hantu nya mengalami kerusakan , dan ini sudah satu jam lama nya . Berharap kedua anak itu baik-baik saja ! “
__ADS_1
Viyona menengar mereka berbicara akhir nya tertari “ Halo !! Maaf bibi omong-omong apakah dua orang terjebak ini satu dengan rambut pink Panjang dan wajah imut dan yang lain nya pemuda yang agak sombong ! “
“ Ah seperti nya saya mengingat nya , sebelum mereka masuk kemari . Saya melihat lima orang yang terdiri dari tiga gadis cantik dan dua anak laki-laki tampan , seperti nya salah satu gadis memang memiliki warna rambut pink “
Dugaan Viyona benar , pasti ada saja selalu masalah yang menghantui Kaila . Namun aneh kali ini tubuh nya tidak seperti di kendalikan walaupun ia masih memiliki kesadaran .
“ Ah Terima Kasih ! “
Viyona melihat sekitar dan akhir nya dia melihat sosok yang familiar , Tiga orang ini adalah Keith , Rika , dan Liliana . Ia sudah lama tidak melihat Liliana, dan gadis itu selalu memiliki senyum yang bukan senyum yang sangat aneh .
“ Mawar Kecil yang imut ingin membantu mereka ? “
Memang saat bertanya ada senyum di wajah Theo , namun senyum nya nya ada terasa seperti kecemburuan .
“ Tunggu !!! “
Viyona menarik topeng untuk menutup wajah nya , namun jadi nya agak aneh dengan dress putih selutut berpadu dengan topen imut kucing hitam sangat tidak selaras .
“ Ini juga hal baik ! “
Ekpresi suram di wajah Theo terlintas sejenak , namun dengan cepat di tutupi oleh topeng , Tapi dia secara diam-diam mengirim pesan pada bayangan yang terus mengikuti nya .
Tuan Arogan : “ Urus masalah ini dalam beberapa menit !!“
“ Tonton dulu !“
Saat mereka berdua mendekat , dilihat nya Rika yang menangis dan terus memohon pada penjaga di sana .
“ Pak tolong bantu teman saya , dia terjebak di dalam sana ! “
“ Uh … Gadis kecil tunggu sebentar lagi oke , tim kami sudah mencoba yang terbaik memperbaiki system nya “
Rika tidak tahan lagi dan berteriak marag “ TUnggu sebentar lagi … tunggu …. Menunggu sampai kapan ? Menunggu teman ku kehilangan nafas nya hah !!!“
“ Rika tenang-lah oke , kejadian ini juga tidak terduga seharus nya kita tidak berpisah saat itu “
Melihat raut wajah sedih dan khawatir Liliana , Rika merasa tidak nyaman di hati nya . Dia ingin berteriak dan memarahi gadis lembut di depan nya, namun diurung-kan .
“ Aku sudah menghubungi staf lain yang menjaga , namun nyata nya mereka sangat lalai ! “ Suara Keith dingin tidak seperti biasa nya , orang yang murah senyum ini juga memiliki sisi ini .
“ Pertunjukan yang bagus kan , Mawar Kecil ? “
Viyona memang merasa demikian , dia di beri tontonan live langsung nya saat ini . Tapi dia senang bahwa perasaan di kendalikan itu tidak ada sekarang , terasa seperti kenari yang bebas dari sangkar .
“ Iya !!! Pergi “
Theo dengan Bahagia mengikuti di belakang Viyona , namun mata membunuh berkedip di mata nya .
__ADS_1
[ Hal kecil tidak menganggu kesenangan ku dengan Mawar Kecil ~~ Jika tidak huh ~~ ]