
Chapter 118
...Volume 1...
...Bab 2...
...Makan Malam Yang Hangat...
Karena terlalu lama bermain Viyona melupakan Latihan drama di sore hari , namun ia tidak mempermasalah-kan hal tersebut . Baris kalimat ksatria nya sangat mirip dengan kepribadian dan juga ksatria itu jarang berbicara .
Xiao Bai mengendus dan menarik rok Viyona , xiao bai Nampak belum puas bermain jadi dia terus menarik-narik rok Viyona agar memperhatikan nya .
“ Meo ~~ Meo ~~ \[ Uh ~~ Gadis cantik orang masih mau bermain !\]“
Rein di samping dengan wajah tertekuk nampam muram “ Waktu nya Istirahat Reagor !!!! “
Xiao Bai dengan wajah lesu yang hampir mengeluar-kan air mata pergi dan tak lupa mencium pipi Viyona .
“ Jangan sedih kita akan bermain lagi nanti !!! “
Walau masih sedih , Xiao Bai mengangguk lemah dan berjalan pergi .” Mi ~~Miao ~~ { Selamat Tinggal gadis cantik ~~}“
Rein melirik kearah Viyona , dia meraih tangan halus namun mungil itu .Saat menggenggam nya suhu nya dingin sama seperti diri nya , namun itu lembut dan tidak kasar .
Jadi Rein menemukan mainan baru dan mengelus tangan Viyona dan sesekali menggosok nya .
Viyona :” \>-< “ \[ Dia seperti nya Bahagia kan ? \]
“ Kalian berdua cepat masuk ini sudah larut !!!! “
Theo datang menganggu kedua orang tersebut, dengan mata tajam melirik Rein seolah dia sudah mengambil bunga kesayangan nya .
“Berisik ! “
{ Jangan berbicara alias menyuruh-mu diam ! Jangan menganggu !}
Theo seperti peliharaan yang patuh dia langsung menutup mulut nya Ketika di beri tatapan seperti pisau dari Rein .
“ Puft ~~~ “
Viyona hamper tersedak karena ingin tertawa , gadis itu memegangi perut nya karena postur diam Theo sangat lucu . Dia berdiri namun menekuk kaki nya dan menutup mulut-nya dengan tangan nya .
__ADS_1
Saat Theo sadar akan sesuatu dia sudah sangat malu “ Ya ampun Tuan Muda ini kehilangan ketampanan nya di depan Little Rose ~~ Oh memalukan !!! “
Rein menarik tangan Viyona dan meninggal-kan Theo yang masih tenggelam dalam fantasi nya . Viyona hanya setuju setuju saja saat meninggalkan Theo sendiri .
“ Eh kemana pergi nya dua orang ini ? “
Theo akhir nya sadar sesuatu dan dia berteriak dengan marah “ Gunung Es sialan ~~~ Meninggalkan Tuan Muda ini sendiri !!! “
Di dalam Rein sudah duduk di meja makan lagi , sedangkan Viyona dia berinisiatif masuk ke dapur dan mencoba membantu .
Saat Viyona masuk ke dapur dia melihat Mill dengan celemek putih , dia terlihat cakep dan tidak norak saat menggunakan celemek .
“ Apakah ada yang bisa Aku bantu ? “
Mill berhenti mengaduk sup di panic dan melirik kea rah suara yang terdengar dingin , Dia melirik Viyona dan Nampak curiga bagaimana bisa seorang gadis yang seperti Nona Muda ini memasak .
Melihat mata meremehkan Mill Viyona merasa tidak senang “ Saya bukan vas ya ~~ Hanya memasak Aku juga bisa ! Jadi hidangan apa yang anda mau hidangan timur atau Barat ? “
Viyona menyingsingkan lengan baju nya dan mengikat rambut nya , gadis itu juga mengambil celemek dan memakai nya .
“ Anda seperti nya gemar memasak !! Belum pernah Aku melihat Nona dari keluarga kaya yang memasak ! “Mill menurunkan rambut-nya dan menutup Sebagian wajah nya .
Gerakan Viyona terhenti dia melirik Mill dan berkata “Aku bukan nona keluarga kaya ~~ Apakah aneh Aku bisa memasak bukan nya setiap gadis harus bisa memasak setidak nya memasak air saja juga oke ! “
Mill terkekeh dan tersenyum “ Kalau begitu mohon saran nya di masa depan ! “
Viyona menyeringai “ Yah mohon saran nya juga ! “
Kedua orang itu memasak dengan gembira di dapur , sedangkan di meja makan wajah Rein terbilang sangat bau sama seperti wajah masam Theo .
“ Kalian berdua sangat pagi datang nya sungguh ini tidak biasa-nya !“ Canda Mill .
Namun Mill mendapat-kan tatapan tajam dari kedua pria tersebut , Mill mengelus tengkuk nya dan masih dengan sikap malas nya . Mill meletak-kan nampan berisi sup dan Kembali lagi menuju dapur .
Di dapur Viyona juga telah memasak tumis sayuran , dan ada juga salad sayuran dan buah , dia bahkan membuat minuman dari sari buah .
“ Bawa ini juga !!! Steak nya akan saya buat , apakah anda suka stik setengah matang ? “
__ADS_1
Mill mengangguk “ Lakukan sesuka anda !!! “
Karena tidak mau repot bolak balik , masing-masing hidangan di letakan di kereta dan menunggu Viyona memasak steak .
“ Bisakah anda memotong ayam yang baru saja di panggang , saya belum mengeluar-kan nya dari oven ! “ Viyona Nampak seperti ibu rumah tangga dan tepat nya seperti seorang istri saat ini .
Mill sedikit terpesona untuk sementara waktu dan dia langsung sadar dna mengembalikan ketenangan nya , ekspresi nya yang rumit tersembunyi di balik kaca mata berbingkai emas milik-nya .
“ Kalian berdua berkencan di dapur tanpa kami ya !!! “ Theo berbicara dengan nada yin dan yang aneh sekarang namun nada masam nya tidak bisa di sembunyikan .
“ Butuh bantuan ? “ Tanya Rein mengabaikan Theo dan Mill .
Viyona melirik ketiga orang itu dan berpikir “ Hei Bagaimana kita makan hotpot saja ? “
“ Makanan china ?“ Seru ketiga orang itu bersamaan .
“ Jika tidak suka !Saya akan memakan nya sendiri karena hidangan yang kita buat sudah sangat banyak ! “
“ Tidak masalah ! “ Seru Rein .
“ Hotpot seperti nya kedengaran nya enak“ Theo masih setuju dengan ucapan Rein .
“ Masak saja ~~ “ Mill melirik kedua orang itu dengan malas , tapi dia setuju dengan ungkapan kedua teman nya itu .
“ Kalau begitu bantu saya , Rein bisakah anda memotong sayuran yang di sana , Dan Theo apakah anda bisa mencuci daging di baskom ini untuk saya , Nah lalu Mill tolong lihat ayam di oven seperti nya sudah matang lalu potong lebih kecil !!! “
Tanpa sadar Viyona sudah tidak memiliki ketakutan atau menolak pendekatan ketiga pria tersebut , dan Viyona tidak menyadari bahwa hubungan mereka di masa depan akan berkembang di dalam sehidup semati .
Setelah semua nya selesai semua hidangan di letakkan di meja makan , dan makan malam mereka di mulai dengan tawa hangat dan tidak ada yang merasa kedingingan malam itu .
“ Wow ~~ rasa ini pedas dan gurih sangat enak !!! Bahkan daging nya tidak terasa bau tapi lezat !! “ Theo memakan hotpot dengan Bahagia .
Rein makan dengan perlahan namun elegan “ Ini enak !! “ Puji nya .
Mill sendiri mengambil dua potong sayuran dan memakan nya , dia tersenyum tipis dan terus memakan milik nya .
“ Itu bagus ! “
__ADS_1
Viyona merasa makan mala mini terasa hangat sama seperti keluarga , nah dia jadi merindukan orang tua bau di keluarga . Apakah dia merindukan nya juga ?, Viyona melanjut-kan makan nya dengan senyap namun terasa bahagia di hati nya .