
Chapter125.1
...Volume 1...
...Bab 2...
...Kencan Dengan Rein 3...
****
Viyona PoV
Rein seperti nya membawa-ku berganti baju , nah saat dia meminta ku berganti pakaian aku dengan patuh mengambil pakaian di tangan Rein dan memakai nya .
“ Kembali-lah ke penampilan normal-mu ! “
Untuk sementara waktu aku bingung dengan ucapan Rein , namun aku akhir nya menyadari bahwa dia sudah tahu dengan penampilan asli-ku .
Tapi kapan dia tahu ? , Setelah berpikir lama aku menarik kesimpulan dia mengetahui nya saat aku di tahan di vila mereka .
Mau tak mau aku Kembali ke penampilan asli-ku , yah saat melihat di kaca rambut perak ku sangat berkilau .
Sejujur nya aku tidak mau menggunakan penampilan asli-ku , pernah suatu kali aku di katai nenek tua karena rambut-ku di kira putih .
“ Itu sangat cocok untuk-mu !“
Rein melihat gaun yang di gunakan Viyona , dan dia cukup puas karena gaun itu dibuat khusus dan di sesuai kan dengan pakaian Rein saat ini Seperti couple.
“ Kita mau kemana ? “ Tanya-ku penasaran .
__ADS_1
“ Ke festival ! “ Jawab Rein singkat .
Aku jadi teringat Theo yang mengajak ku ke taman hiburan , bukan kah aku di ajak kencan juga oleh Rein saat ini .
Tiba-tiba aku merasa panas , dan seperti nya wajah ku sudah memerah bagai tomat sekarang.
“ Apakah ini kencan ?“Gumam-ku .
“ Iya ! “ Balas Rein .
Aku menunduk dengan ekspresi malu , tangan-ku di genggam erat oleh tangan Rein . Tangan Rein terasa dingin , tapi aku merasa itu hangat .
Aku dan Rein berjalan ke berbagai macam stan , sampai kami berhenti di sebuah stan yang menjual boneka .
Yah untuk mendapat-kan boneka kita harus menembak nya dengan pistol , aku melihat Rein memberikan uang pada penjual nya dan seperti nya bersiap untuk menembak .
“ Boneka mana yang kamu mau?“
Namun aku entah kenapa tertarik dengan boneka putri itu , aku jadi teringat mimpi kecil ku yang ingin menjadi putri yang dilindungi ksatria .
Mengapa bukan karena Pangeran ? , Karena menurut-ku Ksatria itu lebih hebat mereka akan selalu setia.
“ Boneka Putri itu ! “
Aku melihat wajah Rein yang seperti nya tersenyum , seperti nya dia tidak menyangka bahwa aku meminta boneka itu pada akhir nya .
“ Selera mu unik ! “
Aku haya mengangguk dan tersenyum malu , seperti nya saat Bersama pria dingin aku tanpa sadar meluntur-kan sikap datar ku . Apakah ini hal baik atau buruk aku tidak tahu , tapi semenjak mengenal penjahat otome ini aku merasa lebih hidup .
__ADS_1
Tapi saat Bersama protagonist , aku entah mengapa merasa menjadi pengasuh untuk mereka .
Snap ~~
Pow ……
Pyong ……
Hanya dengan sekali tembakan , sasaran langsung terkena . Yah seperti yang di harap-kan dari penjahat nya , namun aku terkejut karena boneka putri itu ternyata memiliki boneka ksatria . Jadi aku melirik penjual itu bingung .
“ Boneka Putri ini memang memiliki pasangan dengan boneka ksatria ,jadi ambil-lah pasangan muda dan tampan seperti kalian sangat cocok“
Aku langsung merasa malu, dan buru-buru mengambil kedua boneka itu . Aku tambah malu saat Rein memeluk itu , aku menutup wajah ku dengan boneka itu untuk menutupi rasa malu-ku .
“ Terima aksih pujian nya , pacar ku cukup pemalu !“ Rein tersenyum ramah pada penjual itu , dan merasa dia enak di pandang .
“ Apa ! Kami hanya ! “
Rein memotong ucapan Viyona “Kalau begitu kami permisi !“
Aku tidak percaya bahwa Rein akan berkata bahwa aku pacar nya , kemana pergi nya pria kejam dan dingin itu .
“ Jangan marah ! Pacar ! “Ledek Rein .
Aku langsung menyadari bahwa dia meledek-ku , aku mencubit pinggang Rein dengan kuat . Bukan nya kesakitan dia malah tertawa , aku bertambah kesal di buat nya .
“ Maaf ! “
Saat dia meminta maaf seperti anak kecil aku malah tertawa senang , karena ekspresi nya seperti anak kecil yang kehilangan permen sungguh itu lucu .
__ADS_1
“ Sering-lah tertawa , karena itu cantik ! “
Aku membeku dan terbatuk “Cough … Terima kasih ! “