
...Volume 1...
...Bab 1...
...Gila...
Lantai 2
Melihat Kedinginan Viyona membuat wanita itu mundur sedikit , namun karena keegoisan dan kesombongan nya . Wanita itu tetap menggenggam pergelangan tangan Viyona , bahkan dia menggenggam nya dengan Sangat erat sekali .
" Kamu gadis berhenti ! Dan berikan sekarang baju itu pada nyonya ini ! " Ucap Wanita itu dengan arogan .
Akan tetapi Viyona tidak melirik atau bahkan mendengar kan apa yang di Ucap kan Wanita bergaun merah tersebut , Viyona hanya memikirkan bagaimana dia akan segera pergi menuju Kaila .
Karena gadis itu Kaila sangat merepotkan menurut nya , Dia merasa bahwa Kaila sebagai Female Lead terlalu lemah . Tapi dia merasa pesona unik milik gadis itu lah yang menarik perhatian para Male Leads itu .
Wanita bergaun merah yang di abaikan oleh Viyona begitu saja , wanita bergaun merah itu melirik tajam dan garang kepada Viyona . Mata nya yang tajam memancarkan kecemburuan, iri bahkan benci tanpa ada sebab nya . Di mata nya Viyona sama sekali tidak enak untuk di pandang .
" Gadis bau yang tidak tahu etika , apa yang di ajarkan oleh kedua orang tua mu hah .... Kami gadis sangat tidak sopan mengabaikan yang tua berbicara dengan mu begini ! " Wanita bergaun merah itu berbicara cukup keras , namun karena sedikit nya pengunjung di sana tidak ada yang memperhatikan ketidaknormalan Tersebut.
Tapi sesaat Viyona membuka mata nya , nampak lah sepasang mata tanpa emosi yang terbuka lalu melirik ke arah wanita bergaun merah itu dengan dingin . Sepasang iris gelap obsidian itu menatap datar je arah wanita bergaun merah , Viyona masih belum berbicara dan hanya menonton dengan sabar setiap yang di lakukan eh wanita berisik ini .
" Hei gadis apakah kamu tuli ? Apakah kamu tidak mendengar kan apa yang saya ucapkan , harus kah saya mengulangi nya untuk mu . Kami gafus seperti orang desa liar yang tidak tahu etika , apakah kamu mendengar apa yang saya ucapkan . Ternyata kamu gadis sudah tuli , bodoh , jelek , miskin lagi ! " Wanita bergaun merah itu dengan mulut beracun , mengejek Viyona di setiap kata per kalimat .
Akan tetapi , tangan Viyona yang telah terlalu lama di genggam terlalu erat oleh wanita bergaun merah itu terasa sedikit kesemutan . Iris gelap obsidian itu menatap tajam wanita bergaun merah , ada seberkas cahaya pembunuhan yang terlintas di iris gelap obsidian itu . Namun hal itu tidak di perhatikan oleh wanita bergaun merah itu , karena tatkala terlalu sibuk mengutuk Viyona .
Akhir nya Viyona membuka mulut nya untuk berbicara .
" Sudah selesai !? " Ucap nya acuh .
Wanita bergaun merah tersenyum dengan nada ejekan .
" Oh kamu gadis jelek ternyata tidak bisu ! , Mengapa baru sekarang berbicara takut ! Mengapa gadis desa seperti mu bisa berada di pusat perbelanjaan yang mewah ini ?! " Wanita itu terus merendahkan dan memaki Viyona dengan ganas .
" Kamu anak desa dari mana ? Kamu sangat tidak beretika , dan apa-apaan ucapan mu itu ? " Wanita yang entah memliki pemikiran sempit ini , pemikiran wanita ini sangat tidak jelas dan mencari masalah tanpa sebab .
Viyona sebelum nya mengabaikan wanita tersebut , namun karena tangan nya hendak di tarik oleh wanita itu . Viyona menghempaskan tangan nya dari wanita tersebut , hingga membuat wanita itu yang tidak siap bereaksi akibat dari kecepatan tangan Viyona yang gesit . Wanita itu jatuh dan suara jatuh nya menarik beberapa perhatian , wanita itu meringis kesakitan . Bukan nya minta maaf wanita itu malah meneriaki Viyona dengan ganas , dan membalikkan hitam menjadi putih .
Brukkk
" Wooo ...wo... Gadis apa salah ku mengapa kamu mendorong ku hingga terjatuh , tulang-tulang ku seperti akan hancur .....wo...wo...sakit sekali ! " Wanita itu berpura-pura menangis tersedu-sedu , hingga tidak sadar make upe tebal nya hampir luntur .
" Astaga wanita itu jatuh dan berlutut di hadapan gadis kecil itu , ah gadis yang sangat buruk ! "
__ADS_1
" Kasihan wanita itu dia sampai menangis , mungkin tulang nya patah atau apa .... Gadis ini di usia muda sangat kejam ! "
" Huh gadis kejam seperti ini pasti tidak pernah di beri nasehat orang tua , atau bahkan tidak memiliki orang tua sama sekali !" Cibir nya
"Tapi mengapa wanita itu tiba-tiba berlutut di hadapan gadis kecil itu tanpa sebab !? "
" Apa kamu tuli , wanita itu bilang tadi dia di pukuli oleh gadis kecil itu hingga jatuh . Menjauh lah dari gadis kecil itu dia sangat mengerikan di usia muda , apalagi kalau dia besar nanti ! " Ejek nya
" Ah walaupun aku tidak tahu apa masalah nya , mendorong seseorang itu juga perbuatan jahat . Lihat wanita itu sampai menangis menjadi-jadi !?"
" Gadis kecil cepat minta maaf pada wanita itu dan bawa dia ke rumah sakit secepat nya !? " Pinta nya
" Ya ... Ya ... Benar cepat tanggung jawab karena kamu telah membuat nya seperti ini ! "
Wanita itu tersenyum menyeringai , huh rasakan gadis kecil ****** ini berani nya melawan nya . Lihat sekarang seluruh publik melawan nya , memang gadis liar yang tidak tahu apa pun .
Sayang nya Viyona menatap nya dengan acuh , seperti orang tidak perduli dengan keadaan sekitar nya ini . Sampai detik ini Viyona belum berbicara panjang , Lantara malas menanggapi wanita tidak masuk di akal ini mencari masalah sendiri .
Tapi tanggapan orang-orang di sekitar membuat wajah cantik Viyona menjadi dingin , dia padahal membiarkan wanita busuk ini pergi . Tapi mengapa dia selalu mencari masalah dengan nya lagi .
" Berisik !" Dengus Viyona
Tatapan iris obsidian itu membekukan suasana tegang tersebut , orang-orang lewat yang mencoba membela wanita itu merasa merinding seketika .
Wanita menutupi bibir nya yang melengkung sinis , bukan nya takut wanita itu malah semakin membuat Viyona jengkel .
" Wo...wo...gadis apa maksud mu bagaimana saya berdiri seperti ini ! Kaki saya mungkin patah akibat terjatuh tadi , kamu ... Bagaiamana mungkin tidak kasihan pada wanita yang terluka ini ! " Wanita itu memasang raut wajah sedih beserta kasihan membangkitkan rasa kasihan para orang-orang.
"Gadis kecil mengapa kamu masih membuat wanita itu kesakitan ! , Belum cukup membuat nya mengalami patah tulang bahkan kamu memiliki permintaan tidak masuk akal ! "
" Gadis di usia ini sangat kejam , kata-kata yang kasar sekali !"
" Hei gadis kecil cepat minta maaf , mengapa kamu masih banyak bertingkah bukti sudah banyak di depan mata "
"Mungkin dia tidak punya sehingga enggan bertanggung jawab pada wanita itu , ah ternyata orang miskin rupa nya !" Ejek nya
Wanita itu tertawa terbahak-bahak di dalam hati nya ! , Ah bagaimana dia bisa seberuntung ini . Gadis kecil ini berani mengabaikan nya tadi , lihat sekarang bagaimana dia akan menanggung kemarahan publik .
Wosh
Sebuah benda terlempar menuju wanita yang tergeletak itu , wanita repleks berdiri dan menghindari sebuah benda yang terlempar ke arah nya . Dia bahkam tidak menyadari pandangan orang-orang sekitarnya , wanita yang telah lupa apa yang dia lakukan itu berteriak marah .
"Siapa yang berani melempari wanita kaya dengan sebuah guci , cepat keluar jika tidak kamu tidak akan tahu apa yang akan wanita ini lakukan padamu mu ...! " Teriak wanita itu garang .
__ADS_1
Viyona memiliki senyum sarkastik di wajah nya , dia membuang banyak waktu di sini hanya karena wanita ini . Karena dia sufah teramat bosan dia mundur beberapa langkah , dan mengambil furniture toko yah sebuah guci seukuran telapak tangan orang dewasa . Dia dengan mudah nya melempar nya ke arah wanita bodoh itu .
"Sudah selesai ?! " Tanya Viyona
Wanita itu yang dalam keadaan marah langsung menyerbu ke arah Viyona , dia menerkam layak nya binatang buas yang menemukan mangsa nya .
" Kamu gadis hina berani sekali , wanita kaya ini akan membuat mu menghilang dari dunia ini !" Ancam wanita , wajah nya menunjukkan kegilaan dan kebencian dia ingin membunuh Viyona .
Sret
Namun sayang nya Viyona dengan mudah menghindar dari terkaman wanita itu , melihat diri nya gagal wanita itu tidak mau menyerah mengambil pecahan guci yang terbilang tajam , dan dia akan menusuk Viyona dari arah belakang . Teriakan orang-orang dan suara tegang para orang -orang disekitar , bukan nya mengentikan perbuatan wanita itu tapi wanita itu malah tambah bersemangat .
" Awas gadis kecil di belakang mu ! "
"Kya... Hati-hati !" Teriak nya
Viyona juga merasakan aura membunuh yang kuat dari belakang , ternyata wanita itu belum menyerah bahkan mungkin menjadi gila saat ini .
"Gadis mati hari ini adalah hari kematian dan terakhirku hidup mu!" Teriak wanita itu yang sudah kehilangan kewarasan nya .
Tubuh besar wanita itu menerjang menuju Viyona dengan serpihan guci di tangan nya , wanita itu hendak menusuk punggung Viyona dari arah belakang .
Sret
Tapi Viyona menghindari nya dengan begitu mulus , hanya berjarak beberapa meter serpihan guci itu dengan punggung Viyona . Namun Viyona berbalik secara cepat , dan menendang tangan wanita tadi hingga membuat wanita itu kembali terjatuh .
"Hmp !" DENGUS Viyona dingin
Orang-orang di sekitar Viyona tidak tahu cara untuk bereaksi untuk sementara waktu , mereka terpana , tertegun , kaget , bahkan syok perasaan mereka bercampur aduk menjadi satu saat ini . Tapi Orang-orang di sekitar menjadi malu karena telah salah paham pada Viyona . Orang-orang yang tadi nya mengutuk Viyona kini beralih menuju wanita itu .
Wanita dengan gaun merah marun menyala , itu tergeletak tak berdaya di tanah dengan gaun merah yng kusut . Make up yang hancur rambut yang berantakan , serta raut wajah yang menunjukkan kegilaan yang mendalam . Wanita itu menatap dengan benci , namun dia tidak berani berbicara lagi karena orang-orang di sekitar mulai membicarakan nya .
"Ternyata penampilan lemah wanita itu tadi palsu , tidak bisa di percaya !"
"Seperti nya wanita itu simpanan orang lain , dari penampilan nya saja kita sudah tahu !"
"Wanita yang menipu ini ! , Wanita yang penuh kebencian !"
"Sekarang cepat minta maaf pada gadis kecil ini ! , Sudah menipu ingin membunuh orang lagi !"
"Wanita ****** adalah ****** !"
"Wanita tidak tahu malu ini ,minta maaf segera !"
__ADS_1
Viyona hanya diam menyaksikan hal ini , hati manusia bahkan lebih kejam dari iblis . Orang-orang yang menyebalkan , setelah memanggil satpam untuk mengusir wanita bergaun merah . Viyona telah menghilang dari pandangan orang-orang itu ,