Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game

Gadis Mahakuasa Terlahir Kembali Di Dunia Otome Game
Chapter 39


__ADS_3

...Volume 1...


...Bab 1...


...Kafe Florist...


Kafe Florist


Kafe tempat Risa bersantai saat ini bernama Kafe Florist , Seperti nya di ambil dari nama seseorang . Suasana yang diberikan Cafe Florist ini sangat klasik, retro dan mewah. Desain interior dan eksterior bangunan ini bercampur antara gaya barat dan timur .


Desain interior dan eksterior dihiasi dengan jajaran lukisan khas abad pertengahan serta beberapa lukisan timur yang tata letak nya dia sesuaikan . Lukisan itu memenuhi dinding dan langit-langit , Untuk kualitas makanan yang dihidangkan di cafe ini juga sangat enak dan cocok di lidah nya , Pelayanan pada Cafe ini juga sangat sempurna, dimana pengunjung akan diarahkan menuju tempat ruang khusus sesuai dengan menu yang dipesan.


Risa layak nya seorang kritikus makanan yang menilai setiap poin di dalam Kafe , walaupun kafe ini berukuran sedang kerapian dan keramahan para pelayan nya juga bagus .


Karena Kafe baru saja di buka , beberapa orang yang tertarik dengan desain eksterior nya yang menarik , memilih untuk masuk dan melihat-lihat apa yang tersembunyi dari dalam Kafe ini .


Risa menatap ke arah Kaila yang mengarah kan pelanggan ke meja yang kosong , Risa dengan penuh perhatian mengamati gerak-gerik Kaila. Walau gerakan nya masih terbilang kaku , menurut Pelatihan kepala pelayan kesalahan itu sangat besar .


Kaila dengan senyum menyenangkan , membimbing seorang pelanggan menuju meja .


" Selamat datang di Kafe Florist ! , Saya akan membimbing anda menemukan meja yang kosong , mari silahkan ! "


Kaila sedikit membungkuk"kan badan nya memberi hormat pada seorang pelanggan , dan mengangkat rok nya sedikit layak nya salam khas para bangsawan.


Pelanggan itu di penuhi senyuman manis , karena menerima layanan seorang gadis cantik .


" Pelayan dari seorang gadis cantik , an senang nya "


Risa yang berada di area paling dekat dengan pintu keluar dan di dekat jendela , iris gelap obsidian nya memperhatikan dua orang wanita berpakaian Pelayan dari jauh . Karena jarak nya yang lumayan jauh , dia tidak bisa mendengar dengan pasti apa yang dibicarakan kedua wanita itu .


Dengan senyum tipis yang tersungging di bibir layak nya sakura itu , senyum yang teramat tipis sampai tidak ada yang menyadari nya . Risa melepas topi yang hampir menutupi sebagian wajah nya , sengaja atau tidak sengaja tindakan Risa ini .


Risa masih acuh dan tetap memakan puding kaca yang telah dia pesan , namun tanpa Risa sadari salah seorang pelanggan yang terpesona dengan keindahan Risa memotret nya .


Ceklek


Di dalam photo terdapat photo seorang gadis bersurai hitam yang rambut nya di Cepol , gerakan nya yang halus dan anggun di saat makan menjadi perhatian . Serta wajah yang acuh dan tanpa ekspresi di wajah cantik nya itu , membuat beberapa pelanggan tertantang untuk membuat gadis datar ini tersenyum .


Ternyata salah satu pelanggan yang memposting photo itu ialah seorang blogger dengan pengikut lebih dari 1.000 orang .


Photo .Jpg .


Manis Kecil : " Bertemu Gadis Seindah Dewi Di Kafe Yang Baru Di Buka " .


" Manis kecil siapa Dewi ini sangat cantik "


" Di mana Kafe itu apa nama nya ? "

__ADS_1


Manis Kecil : " Kafe Florist , berada dekat Sekolah Menengah Nomor Satu Seika Maria "


" Ah aku jadi ingin ke sana untuk melihat gadis cantik ini "


" Aku rasa dia dari keluarga kaya , lihat gerakan anggun nya itu ! "


" Walaupun dalam setelan baju olahraga , keindahan nya tidak luntur malah ada kesan heroik "


" Kya dia mirip dengan idola ku , gadis ini mirip sekali dengan anime dalam film apakah dia tidak sedang ber-cosplay "


" Itu asli bukan cosplay ! "


" Mari buktikan gadis yang di photo asli atau palsu , mari pergi ke kafe itu siapa yang ikut ! ? "


" Pergi "


" Sepakat ! "


62++...


Risa tidak menyadari bahwa photo nya telah di post ke laman weibo milik seorang blogger , dia nampak acuh dan mengabaikan sekeliling nya itu .


Kini mata para pelanggan mencari-cari keberadaan Risa , tidak di sangka akibat photo Risa yang di unggah membuat kafe ramai di kunjungi dalam pembukaan pertama nya .


Kaila menjadi sangat sibuk dan bahkan tidak sempat berbicara dengan Risa , dia sibuk melayani para tamu yang berdatangan tanpa ada habis nya ini .


" Linda jika begini komisi kita juga akan banyak " Desah seorang wanita dengan nada senang .


Wanita yang di panggil Linda itu menatap di area pojok , dia memperhatikan seorang gadis dengan setelan olahraga . Tatapan nya yang mengandung permusuhan tanpa sebab , dia mencibir .


" Lihat Devi gadis dengan setelan olahraga yang ada di kursi pojok , dia pasti sengaja membuat gerakan yang mirip orang kaya itu supaya menjadi pusat perhatian " Wajah nya nampak jejak kecemburuan yang telak .


Wanita yang di panggil Devi itu juga memperhatikan arah yang di tunjuk oleh Linda, jadi mata nya ter-belangak kaget .


" Ternyata dia yang di bicara kan oleh para pelanggan tadi , gadis cantik yang di post photo nya oleh salah seorang blogger " mulut nya menganga dan wajah tidak percaya .


Linda juga mengambil ponsel nya dan membuka Weibo , photo itu menjadi tranding topik teratas dalam pencarian . Dia meremas kuat ponsel nya , dan wajah nya semakin jelek kecemburuan di mata nya semakin besar .


Belum cukup dia Melihat seorang gadis yang juga bekerja di sini , gadis yang bersurai pink dan memiliki senyum manis dengan dua lesung Pipit di wajah nya .


" Bodoh dan naif " Suara Risa cukup pelan.


Risa sedari tadi selalu memperhatikan setiap gerak-gerik kedua gadis pelayan itu , sorot mata yang di penuhi kecemburuan , iri , dan bahkan benci terpancar jelas dari sorot mata nya itu .


Dia pikir penampilan kedua wanita itu cukup cantik , satu nya dengan wajah oval di tambah bibir merah seksi yang menjadi daya tarik nya , dan Surai oranye yang kepang wanita ini ialah Linda . Satu nya dengan surai karamel namun berbadan pendek , dia lebih imut karena tubuh nya yang mungil dan wanita ini ialah Devi .


Kini tatapan iris gelap obsidian itu beralih ke tubuh Kaila , Kaila yang bolak balik mengantar pesanan tak kenal lelah dan juga mengeluh .

__ADS_1


Ah ini lah daya tarik dari Female Lead Game Otome , Risa merasa ada sesuatu yang aneh setelah kedatangan nya kemari . Beberapa plot menjadi menyimpang dan beberapa orang tidak di kenal muncul , dia merasa selalu melewatkan suatu hal yang sangat penting .


Risa mengamati wanita dengan Surai oranye itu , dia melihat gerak-gerik nya yang nampak aneh . Dan wanita itu berjalan menuju ke arah Kaila , melihat senyum aneh wanita itu . Seperti nya dia akan membuat masalah bagi Kaila , jadi Risa berdiri dan berjalan menuju ke arah Kaila juga .


Kaila yang tidak memperhatikan seorang di belakang nya , sibuk membersihkan meja . Seorang wanita yang membawa nampan yang berisi sup bekas pesanan , wanita itu berjalan dengan normal beberapa waktu namun sengaja atau tidak nya kaki nya seolah tersandung .


Krek


Wosh


" Ah ... Ah minggir ! " Teriak wanita bersurai oranye itu .


Kaila sudah menunduk di saat nampan berisi sup itu akan tumpah di atas kepala nya .


Hingh


Singh


Kaila menyentuh kepala nya dan tidak merasakan apa-apa , bukan nya tadi ada sebuah nampan yang akan mengenai kepala nya . Eh dia melihat dan mendongak ke atas , dia melihat sebuah tangan seputih porselen yang memegang sebuah nampan berisi sup .


Kaula terpana untuk beberapa saat , dan mata membulat di saat dia mengenal siapa yang menangkap nampan itu .


Bahkan wanita bersurai oranye itu juga tidak luput dengan kejadian mendadak ini , dia mengegrtak-kan gigi nya kesal karena rencana nya gagal begitu saja .Dia menatap nanar ke arah orang yang merusak rencana nya itu , mengapa harus gadis ini dia benar-benar adalah momok pengganggu .


Orang itu menatap Kaila " Kamu baik-baik saja ? " Tanya nya


" Terima Kasih teman sekelas Viyona , untung saja kamu cepat menangkap nampan itu jika tidak , aku akan bermandikan sup "


Tatapan Risa kini beralih ke wanita dengan Surai oranye itu , iris gelap obsidian misterius itu memancarkan aura pembunuhan yang samar .


Wanita itu meneguk ludah nya kasar dan gemetar , apakah rencana nya ketahuan tidak dia melakukan nya dengan sangat baik . Tapi mengapa di tidak berani memandang iris gelap obsidian itu , dia merasa takut tanpa sebab dia merasa tenggelam di dalam pusaran kegelapan .


" Tolong hati-hati ! " Pinta Risa dan setengah berbisik ke telinga wanita itu .


Wanita itu sontak kaget dan mundur beberapa langkah , keringat dingin yang terus bercucuran dari dahi nya nampak jelas . Dan tangan nya tidak berhenti gemetar dia tidak berani menatap Risa , seolah dia merasa di tatap oleh sorot mata iblis yang membawa aura kematian .


" Iya aku akan hati-hati , permisi ! " Wanita itu dengan cepat berjalan sambil memegang erat nampan itu .


Risa menyeringai , ah dia mendapat beberapa hiburan yang cukup menarik di saat dia bersama dengan Female Lead ini . Ia tidak sabar menunggu Kamping , plot apa yang akan dia alami bersama gadis sial ini .


Sebelum itu , dia sudah memerhatikan setiap gerak-gerik mencurigakan wanita bersurai oranye itu . Dia dapat dengan jelas melihat rencana nya , karena itu dia bergerak dengan hati-hati agar tidak menimbulkan pusat perhatian .


Jadi di saat nampan itu hampir tumpah ke kepala nya Kaila , dia sedikit berlari dan dengan tubuh nya yang seringan bulu . Dia dengan cekatan menangkap nampan itu , selain tubuh nya yang ringan tangan dan kaki nya juga sangat fleksibel .


" Teman sekelas Viyona mari akan aku antar ke meja mu lagi , maaf karena tidak sempat berbicara dengan mu ! "


Risa hanya mengangguk dengan acuh "UM " . Risa berjalan mengikuti Kaila dari belakang nya .

__ADS_1


__ADS_2