
...Volume 1...
...Bab 1...
...Wanita Sombong...
Lantai 3
Keith mendengar bahwa ponsel di saku nya bergetar , jadi setelah melihat siapa yang mengirimkan pesan pada nya . Ternyata yang mengirim pesan adalah Viyona , dia merasa rumit sekali .
" Kamu kenapa ? " Tanya Louis bingung
Keith tersenyum datar setelah nya " Pesan dari Viyona ! "
Louis mengerti dari mana asal wajah muram Keith ini , pasti nya dari gadis hantu itu tentu nya .
" Dimana dia sekarang ? " Tanya Louis
Keith sibuk membalas pesan dari Viyona , setelah membalas pesan Viyona . Keith menjawab pertanyaan Louis.
'" Dia di lantai 2 , tempat area pakaian !"
Louis mengangguk " Kita akan pergi sekarang ! Biarkan saja si gadis hantu tetap tinggal , kita akan pergi ke ruang pemantauan sekarang ! "
Namun raut wajah Keith agak tidak biasa , dan dia langsung menolak tanpa ragu-ragu ujaran Louis . Entah apa atau cuma firasat nya saja , dia merasa Viyona mengetahui sesuatu .
" Tidak sudah terlambat ! , Aku memberitahu kan pada Viyona bahwa Kaila menghilang !" Ucap Keith tenang .
Louis melonjak kesal dan marah dan berkata " Mengapa kamu harus memberitahu Gadis hantu itu !? , Ini akan menyebabkan kita membuang waktu sia-sia . Bagaimana jika Gadis hantu itu ingin ikut mencari Gadis bodoh itu , Lalu kita biarkan dia ikut begitu saja ini tambah merepotkan dia hanya lah gadis lemah " Cibir Louis
__ADS_1
Keith menatap teman nya dengan bodoh , apakah saking benci nya dia terhadap Viyona . Louis sampai-sampai menghina nya di belakang punggung Viyona , seandainya Viyona mendengar nya bagaimana tanggapan nya ya ! .
Louis tidak menyadari bahwa pembicaraan nya telah terekam , Keith diam-diam memasukkan ponsel nya ke saku celana nya , Takut kalau-kalau Louis akan menyadari kelainan nya ini .
" Ayo cepat pergi menuju ruang pengawasan ! , Aku sudah meminta seseorang untuk menunggu kita di sana ! " Ujar Louis
Louis melenggang pergi begitu saja , Keith menatap teman masa kecil nya itu sejenak . Tatapan yang penuh aura dan juga kesenangan , kini hanya tersisa tatapan rumit dan dingin .
" Gadis lemah .... Louis dia benar-benar tidak menyadari nya ! , Viyona gadis yang aneh ! " Dia berbicara mendesah .
Keith Hanya merasa bahwa hilang nya Kaila pasti telah di rencanakan dengan matang ! , Mengapa dia selalu merasa Viyona gadis ini mengetahuinya segala nya . Dan mengaoa perasaan tidak asing ini selalu menghantui nya , gadis yang muncul entah dari mana mengaku sebagai keponakan jauh dari Kepala Sekolah .
Lantai 2
Viyona baru saja kembali ke ruang tempat pakaian yang berjejer rapi , sehabis memilih topeng kini dia harus mengganti setelan pakaian nya . Walau menyusahkan tapi dia mendapat sedikit kegembiraan dari kejadian hari ini .
Viyona mengambil ponsel dari saku celana training nya , dan menekan salah satu nomor ponsel dan memanggilnya .
" Siapakan motor ! " Pinta Viyona
Orang di seberang telepon terdiam cukup lama dan akhir nya menjawab permintaan Viyona .
" Akan saya siapkan untuk Nona , lalu anda bisa mengambil nya di parkiran bawah tanah . Setelah anda keluar dari Pusat perbelanjaan , motor anda sudah ada di sana ! "
Viyona menuju ke tempat pakaian olahraga , dia memilah-milah pakaian tersebut namun dia sama sekali tidak menemukan satu pun yang cocok dengan topeng milik nya .
" Bagus !"
Bip
__ADS_1
Viyona mematikan dan memutuskan panggilan tersebut , Karena tidak ada pelayan di sekitar nya jadi Viyona terpaksa memanggil nya .
Salah seorang pelayan alias salah satu staf wanita langsung menuju ke Viyona , dengan pakaian ala kantor dan dasi merah kupu-kupu tak lupa rambut yang di Cepol .
" Ada yang bisa saya bantu Nona ? " Tanya Staf wanita itu ramah .
Viyona melirik sekilas lalu berbicara .
• Apakah ada pakaian yang berbahan ringan dan mudah bergerak ? Dan juga motif warna nya polos tidak terlalu ramai , dan tentu saja warna nya harus hitam ?! " Tanya Viyona
Suara Viyona bagaikan aliran musik yang merdu , suara nya tidak serak ataupun cempreng seperti gadis lain nya . Namun suara nya mengandung kekhasan seorang bangsawan tinggi , dan nada acuh dan dingin itu tidak terasa akibat suara nya yang semerdu sebuah lagu .
" Ah mengenai permintaan Nona , saya bisa menunjukkan nya untuk Nona . Mari ikuti saya untuk pakaian yang berbahan dasar ringan ada di area lain , semua pakaian di sana di pesan khusus untuk bahan-bahan yang langka ! " Ujar Staf wanita itu di penuhi senyuman .
Viyona berjalan mengikuti staf wanita itu menuju area pakaian yang lain , area pakaian di lantai dua bisa terbilang cukup luas . Di sana tersedia berbagai macam pakaian anak-anak , remaja , dewasa , hingga lansia .
Setelah sampai di Area yang di maksudkan oleh Staf wanita itu , bisa di bilang pengunjung di area terbilang sangat ramai .
" Nona bisa memilih pakaian yang Anda suka , area pakaian ini tersedia berbagai merek terkenal . Saya sedikit merekomendasikan untuk Nona , Pakaian yang berbahan Polyester Activedry . Polyester Activedry Tidak sama dengan kain Polyester biasa ,karena dari bahan baku nya saja sudah dibuat secara khusus Atau dengan menggunakan teknologi khusus . Polyester Activedry merupakan bahan kaos yang dibuat dari 100% serat polyester, dan dibuat menggunakan teknologi khusus. Sehingga bahan kaos ini dapat menyerap keringat dengan cepat ! Saya merekomendasikan ini untuk Nona karena seperti nya Nona suka sekali berolahraga ! " Ujar nya
Viyona masih diam dan seraya menatap berbagai pakaian yang berwarna-warni itu , sampai dia melihat sebuah pakaian yang di rasa nya cocok . Namun sebelum itu Viyona melirik sekilas sebuah Celana street biru tua , saat dia menyentuh kain nya Tekstur nya bisa dibilang Rapat dan juga tebal dan terasa nyaman bila bersentuhan dengan kulit .
Jadi Viyona mengambil Celana streat tersebut lalu menyerahkan nya pada staf , kini dia beralih memilih pakaian seperti nya Viyona memilih baju yang senada dengan celana nya namun warna lebih muda , setelah dia mengambil semua keperluan nya . Dai menyerahkan semua nya pada staf , namun sebelum di akan segera seorang wanita berteriak menghentikan dia .
" Hei kamu gadis berhenti di sana ! " Teriak Wanita itu .
Sayang nya Viyona mengabaikan keberadaan wanita tersebut , dia tidak memiliki reaksi di wajah datar nya itu . Saat hendak beranjak tahu nya wanita memegang erat tangan Viyona , Iris gelap obsidian itu memancarkan aura dingin , Viyona melirik wanita itu dan seolah tengah menilai .
Wanita itu menggunakan setelan baju merah marun , dan sebuaj kalung berlian seukuran telapak tangan bayi berada di leher nya . Dan berbagai tas belanjaan yang menumpuk di tangan nya , baik itu yang kiri atau pun kanan . Dari dandanan nya yang glamor dan juga tebal , bahkan bau parfum begitu kuat berasal dari tubuj wanita itu .
__ADS_1
" Lepas ! " Ujar Viyona dingin .
Melihat Kedinginan Viyona membuat wanita itu mundur sedikit , namun karena keegoisan dan kesombongan nya . Wanita itu tetap menggenggam pergelangan tangan Viyona , bahkan dia menggenggam nya dengan Sangat erat sekali .