
...Volume 1...
...Bab 1...
...Harimau Putih...
Taman Belakang
" Tidak ada yang tinggal di sini bukan ? " Viyona melirik ke setiap area pada taman tersebut , namun tidak menemukan ada nya yang men-janggal.
Namun hati nya merasa selalu ada yang mengawasi nya dari suatu tempat , dia melirik ke arah semak-semak yang terus bergerak .
Kresek ..
Kresek ....
Viyona mulai meragukan kehidupan nya kali ini , dia tidak berani mengambil langkah yang salah . Dia mengambil belati dari tas nya dan bersiap-siap dalam posisi menyerang .
Kresek ....
Kresek ....
Semak-semak itu akhirnya terbuka ,sebuah kaki berbulu dan kuku yang taj keluar dari balik semak-semak .
" Apakah itu ! " Ujar Viyona tidak percaya .
Bukan hanya kaki berbulu itu yang besar tapi itu sedikit lebih besar dari kucing , dari semak-semak keluarlah seekor binatang buas . Tinggi nya tidak tinggi seperti Viyona atau pun lebih tinggi dari pada nya , akan tetapi hewan buas tersebut memiliki tubuh kekar . Dengan bulu putih yang halus hampir berwarna perak sama seperti Viyona , namun hewan buas tersebut melirik Viyona .
Mata nya menyipit , iris biru hewan buas itu terbilang indah . Buku halus nya di bawah nya sinar matahari seperti bercahaya , Hewan buas ini ialah Harimau Putih yang jarang ada . Harimau Putih itu menggeram .
" Gr...gr...gr.."
Viyona mundur beberapa saat namun dia mengngen-cangkang belati di tangan nya , dia pikir akan di serang harimau putih di waktu berikutnya . Tapi siapa sangka harimau putih hanya terbaring di rerumputan .
" Gr....gr...gr...! "
" Manusia itu berbau tuan , hah aku kira akan mendapatkan makanan hidup hari ini ! " Ujar Harimau Putih sedih .
Viyona bingung dengan tingkah harimau putih yang berbaring malas di bawah sinar matahari , seolah dia sedang berjemur dan bermalas-malasan .
" Apakah Hewan Buas gemar bersantai , terutama berjemur di bawah sinar matahari ! "
Viyona akhir nya melepaskan kewaspadaan nya , belati tadi dia masukkan kembali ke dalam tas . Namun melihat harimau putih yang rela tidak memakan nya , dia berpikir sebuah ide harimau putih dan kucing masih satu keluarga bukan . Tentu nya pasti harimau putih hanya lah kucing besar , jadi mungkin makanan kucing yang selalu dia buat pasti akan di sukai si kucing besar ini .
" Hei putih apakah kamu ingin makan? " Tanya Viyona dengan bodoh .
__ADS_1
Viyona tertegun apakah tadi dia mencoba berbicara dengan hewan , terutama itu hewan buas apakah dia tidak akan menerkam nya di detik berikut nya .
Harimau putih melirik manusia itu dengan hampa , dia sudah melepas nya oke dan tidak memakan nya lalu mengapa mendekati nya lagi , jika tidak ada aroma tuan nya pada tubuh manusia ini mungkin manusia ini sudah ada dalam perut nya .
" Gr...gr...gr...!"
"Menjauh lah manusia , kamu masih memiliki kesempatan untuk menjauh nanti aku tidak bisa menahan nya lagi !"
Mana mungkin Viyona bisa mengerti ucapan harimau putih , dia hanya melihat' nya mengeram pada diri nya dan menampakkan gigi tajam milik nya .
" Aku tahu tapi terima kasih , kamu pasti lapar coba ini ini buatan ku tidak tahu apakah sesuai dengan selera mu ! " Viyona berbicara sangat banyak hanya untuk seekor hewan saja .
Harimau putih itu mengendus sesuatu yang berbau harum , lalu dia melirik manusia itu yang membuka sebuah kaleng dan di dal nya berisi daging yang bai nya menggiurkan . Air liur nya menetes dari mulut , dan dengan sabar mendekat ke arah manusia itu . Manusia itu tidak memiliki aura jahat dan pasti nya tidak akan menyakiti nya , lagi pula semakin dekat dengan manusia ini . Ada beberapa aroma khusus yang menenangkan yang bercampur dengan aroma alam milik tuan nya .
"Gr....gr...gr...!"
Viyona seperti nya mengingat sesuatu harimau putih ini makan di atas piring , jadi Viyona berlari menuju gazebo mengambil piring berisi daging segar Tersebut .
" Tunggu di sini ! "
Harimau putih bingung .
"Gr...gr...gr...! "
Viyona bergegas membawa kembali piring berisi daging segar , namun harimau putih itu mendengus jijik dan dengan kesal menusukkan daging segar dan melempar nya begitu saja .
Viyona tertegun apakah hewan di dunia ini tidak makan makanan mentah , apakah mereka juga memasak saat ingin memakan sesuatu.
"Gr...gr...gr..."
"Berikan ! ....berikan !.... berikan!..."
Viyona tertegun dan menghela nafas nya , dia menuangkan daging kalengan yang ia buat ke piring .
" Krak ....kruk .... Em..em..! "
Melihat Harimau Putih yang memakan nya dengan wajah bahagia , Viyona merasa senang memang hanya hewan lah yang paling setia . Mereka tidak akan mengkhianati bila di tolong , berbeda dengan manusia yang memiliki keinginan yang berlebihan.
" Mengapa ada harimau di taman belakang rumah sakit , terutama itu harimau putih yang terbilang langka !"
Harimau putih itu melirik manusia yang duduk tidak jauh dari nya , setelah makan bulu nya agak berbau daging . Dia mencium nya dengan jijik , lalu berlari menuju pancuran air dan membersihkan tubuh nya yang bau itu . Harimau Putih mencium bau yang menghilang dengan puas , lalu dia berjalan menuju Viyona dan dengan santai tertidur di samping nya .
" Miao ...Miao...Miao ...! "
" Manusia gosok Perut ku bisa kah ! , Buka
__ADS_1
Suara nya seperti kucing imut yang membuat Viyona terasa manis , melihat bola mata besar yang menatap nya dengan memohon . Viyona mengerti sesuatu seperti nya kucing besar ini minta di Elus rupa nya .Namun tingkah nya yang menggemaskan ini layak nya kucing pemalas .
" Harimau tetaplah kucing namun kucing yang lebih besar ! "
" Miao....Miao...! "
" Aku bukan kucing ! Aku harimau putih yang agung nan perkasa ! "
Melihat tampang angkuh nan sombong harimau putih ini , mengapa gaya nya mirip sekali dengan Theo . Mengingat pria sinting itu membuat nya kesal , bahkan hari ini pun bertemu dengan salah satu nya .
" Ya ... Ya ... Kucing besar yang agung nan hebat ! "
"Gr...gr...gr...!
" Aku bukan kucing besar ! "
Viyona tertawa dengan lucu , senyum di balik topeng nya merekah . Walaupun wajah bagian area mata dan hidung nya tertutup , saat tersenyum pastilah sangat cantik . Kedua pipi nya memiliki lesung Pipit yang imut dan juga sangat cantik !.
Harimau Putih itu terpesona dengan manusia di depan nya , Dia belum pernah manusia yang cantik seperti tuan nya . Manusia di depan nya ini sebanding dengan tuan nya , bahkan aura nya juga terbilang serupa .
" Wo...wo...wo..!"
" Manusia ayo Elus , Aku sangat menyukai mu wo...wo..wo.. apakah kamu marah pada ku ? "
Melihat tingkah harimau putih yang menjadi imut ini , namun apakah harimau putih ini memelas dan menangis pada nya .
" Baiklah jadi berhenti membuat ekspresi seperti ini ! , Citra mu sebagai hewan buas tidak sesuai sama sekali Bai Xiao . Bisakah aku memanggil mu seperti itu ! "
Harimau putih itu mengangguk dengan puas , dia tersenyum dan terus menerus mengelus tangan Viyona .
Viyona mengelus perut harimau putih ini , Harimau putih berguling-guling dengan bahagia . Viyona tertegun dan tidak bisa tidak tertawa , pertama kali nya dia merasa bahagia . Viyona selama beberapa tahun ini tidak pernah tertawa , hampir hanya memasang wajah datar saja kepada orang lain .
" Kami juga bisa tertawa ! "
Viyona tertegun dan berbalik dan melihat orang yang tidak ingin dia lihat lagi , Dia memelototi orang itu dengan jengkel . Namun yang membuat nya bahkan lebih jengkel ialah ,orang yang berwajah dingin itu .
" Kalian berdua mengapa bisa ada di sini !"
" Oh Nona kamu melupakan ku secepat ini ! "
Viyona menatap tajam ke arah kedua orang itu , lalu menatap ke arah Bai Xiao .
" Igor kemari ! " Ujar nya dingin .
Harimau Putih dengan wajah sedih menuju ke arah Orang berwajah dingin , dia menatap Viyona dengan hampa .
__ADS_1