Gadis Mini Milik Ceo

Gadis Mini Milik Ceo
Bab 57 " Mengungkap Kebenaran"


__ADS_3

Riko dengan segera menghabiskan makanannya. Tanpa menikmati sedikit pun rasa dari makanan lezat yang ada di hadapannya. Tujuannya hanya satu. Pernyataan Priya, dan Tujuan Priya kembali setelah bertahun-tahun pergi meninggalkannya tanpa kabar.


" Cepat katakan" Desak Riko.


Dengan gerakan anggun, Priya mengambil serbet dan melap bibirnya yang baru selesai minum.


" Santai saja, kita masih banyak waktu" Ucap Priya.


Riko sudah geram dengan Priya. Dia menggenggam tangannya untuk menahan emosinya.


" Baiklah, dengarkan ceritaku sebaik-baik mungkin. Dan jangan lewatkan satu kata pun dari mulut ku." Ucap Priya dengan menggoda.


Riko mendengus kesal. Dua menghembuskan napasnya dengan kasar. Priya hanya tersenyum melihat pujaan hatinya yang sudah tidak bisa di raihnya lagi.


" Aku kemari untuk meminta mu pertanggung jawaban" Ucap Priya dengan wajah seriusnya.


Riko Mengernyitkan dahinya. Tidak mengerti apa yang di maksud Priya.


" Pertanggung jawaban?" Ulangnya.


Priya hanya tersenyum miring. Dan dia membuka galeri Handphone nya. Menampakkan sebuah foto gadis kecil yang cantik, yang tengah duduk di atas kursi roda. Dengan wajahnya yang pucat, dan senyumnya yang indah.


Priya menunjukkan foto tersebut kehadapan Riko. Riko meraih ponsel Priya.


" Apa maksudnya?" Tanya Riko.


" Namanya Pooja. Dia berumur 4 Tahun 10 Bulan. Dia lahir dari rahimku. Yang tercipta dari benih mu." Ucap Priya.


Riko memperhatikan foto yang berada di hanphonenya Priya.


" Jika dia anak ku, kenapa kau baru datang sekarang? Meminta pertanggungjawabanku saat dia sudah besar?" Jeda Riko dan menatap wajah Priya sambil melemparkan handphone ke depan Priya.


" Kau ingin membodohi ku dengan mengatakan dia anak ku? Mungkin saja kau tidur dengan laki-laki lain, dan laki-laki itu tidak ingin bertanggung jawab. Maka dari itu kau datang mencari ku, dan ingin menghancurkan hidupku. Kau salah Priya. Aku buka Riko yang dulu, yang selalu memuja mu. Dan Yang menggilai diri mu. Kau, Sudah mati untukku" Ucap Riko dengan geram.


Priya hanya tersenyum mendengar ucapan Riko. Kemudian dia mengeluarkan sebuah amplop dan memberikannya kepada Riko.


" Kau lihat lah. Baru kau akan percaya." ucap Priya.


Riko membuka amplop tersebut, dan membaca seluruh isi yang ternyata menyatakan bahwa dirinya adalah ayah biologis dari Pooja.


" Kau mau aku percaya ini? Cih, sungguh licik dan murahan cara mu Priya." Ucap Riko sambil merobek surat tersebut.


Priya hanya tersenyum dan tertawa pelan melihat kemarahan Riko.


" Baiklah, jika kau tidak percaya. Kau bisa memeriksanya kembali." Ucap Priya.


" Aku tidak peduli dengan anak itu." Jawab Riko.

__ADS_1


" Jika kau tidak peduli, maka aku akan mengatakannya kepada Dea." Ancam Priya.


" Apa mau mu?" Bentak Riko.


" Nikahi aku, berikan nama belakang untuk anak ku. Dan bantu aku untuk pengobatannya." Ucap Priya lantang.


" Sudah ku duga. Kau hanya ingin uang ku." Ucap Riko dengan wajah sinisnya.


" Riko, dia anak kita, putri kita. Aku berani bersumpah Riko. Saat ini hanya kau yang bisa membantu nya. Dia terkena leukemia Riko. Dan.. hiks.. Dan... hikks.." Ucap Priya terhenti karena tidak sanggup menahan tangisnya.


Riko masih menanti ucapan Priya. " Dia mengalami kelumpuhan sementara. Kaki kanannya tidak berfungsi dengan baik. dia butuh pengobatan, dan itu butuh biaya yang besar. Aku tidak memiliki uang Riko. Aku butuh kamu, Papa nya" Ucap Priya.


Riko mendecih mendengar pernyataan Priya. "Oh Priya, kau kira ini film Bollywood? Seharusnya kau meminta pertanggungjawaban dengan ayah kandungnya, dan tidak membuat cerita memuakkan seperti ini" Ucap Riko sinis.


" Semua ini salah Papi mu. Yoga Artmaja. Dia dalang dari kepergian ku. Jika aku tidak pergi, mungkin kita sudah hidup bahagia" Teriak Priya dengan lantangnya.


Untungnya ruangan yang mereka pesan adalah ruangan VVIP yang kedap suara.


" Apa maksudmu" Tanya Riko penasaran. Karena nama Papi nya ikut dibawa-bawa oleh Priya.


" Saat kau mabok, Kita melakukannya. Kau ingat?" Tanya Priya yang di angguki oleh Riko.


" Setelah malam itu, Tuan Yoga mendatangi ku. Dan menyuruhku pergi dari hidup mu. Dia tidak ingin karir mu hancur karena mencintai wanita seperti ku. Untuk itu aku pergi. Dan aku membawa benih dari mu yang berkembang di rahim ku. Aku mengetahui kehamilanku setelah umur kandunganku berusia 4 bulan." Jeda Priya, dan mengelao air matanya yang kembali jatuh.


" Aku kembali ke Indonesia, tapi Papi mu menghalangiku. Dan aku di kembalikan ke India. Aku sudah mengatakan kepadanya jika aku mengandung anak mu. Tapi Papi mu tidak percaya, dan malah mengusirku serta mengancam ku. Aku berani bersumpah. Jika Pooja adalah anak mu. Wajahnya dan keseluruhannya memang mirip dengan ku. Tapi lihatlah matanya. Matanya adalah milik mu. Dia mewarisi mata Elang mu Riiko." Ucap Priya sambil terisak.


Riko menggeram dan memukuk meja hingga beberapa gelas terhentak dan jatuh hingga pecah. Riko bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Priya tanpa kata yang masih menangis.


Riko melajukan mobilnya ke rumah Artmaja. Dan mencari keberadaan Papi-nya.


" Di mana Papi?" Tanya Riko kepada Pelayan.


" Tuan ada di ruang kerjanya" Jawab pelayan tersebut.


Dengan bergegas Riko melangkahkan kakinya ke ruangan kerja Tuan Yoga. Dan membuka pintunya dengan kasar.


" Jelaskan semuanya kepada ku Pi" Ucap Riko membuat Tuan Yoga mengalihkan pandangannya ke arah Riko.


" Apa maksud mu nak?" Tanya Tuan Yoga dengan bingung.


" Benarkah Papi yang memisahkan aku dan Priya?" Tanya Riko penuh dengan amarah.


Tuan Yoga terdiam dengan keterkejutannya.


" Apa... Apa Papi juga tau anak yang di kandung Priya adalah anak ku?"


" Dia bukan anak mu. Pelacur itu tidak hanya tidur dengan mu. Bisa saja itu bukan anak mu." Ucap Tuan Yoga dengan lantang.

__ADS_1


" Apa maksud Papi?" Tanya Riko semakin bingung.


" Apa dia mengatakan alasan kenapa Papi memisahkan kalian?" Tanya Tuan Yoga.


" Karena Papi tidak ingin aku terlalu fokus dengan dirinya" Ucap Riko dengan yakin.


Tuan Yoga tertawa sinis. " Dia adalah seorang simpanan Tuan Gopal." Ucap Tuan Yoga.


" Apa maksud Papi? Priya bukan wanita serendah itu" Ucap Riko membantah Tuan Yoga.


" Dia memang bukan wanita rendahan, tapi Ayahnya yang tamak akan harta tega menjual putrinya untuk menjadi wanita simpanan si tua Bangka Gopal. "


" Dari mana Papi bisa yakin dengan itu?"


" Kau ingat dengan Tuan Salman?" Tanya Tuan Yoga yang di angguki oleh Riko.


" Saat acara Depawali, Papi di undang oleh nya. Dan Papi melihat Priya juga berada di sana. Saat itu Papi ingin menyapa Priya, tapi langkah kaki Papi terhenti saat Tuan Gopal mencium Priya. Dan merangkulnya. Papi bertanya kepada Tuan Salman, dan Tuan Salman membenarkan bahwa Priya adalah simpanan Tuan Gopal." Ucap Tuan Yoga.


" Gaak.. gak mungkin. Papi bohong" Ucap Riko frustasi. " Jika memang benar Priya seperti itu kenapa Papi tidak mengatakannya?" Tanya Riko.


" Papi awalnya ragu, Papi mencari tahu kebenaran tentang Priya, dan semua bukti mengatakan jika Priya benar wanita simpanan Tuan Gopal. Saat Papi ingin memberi tahu mu, Papi malah mendapatkan kenyataan bahwa kau tidur dengan Priya. Maka dari itu Papi memblokir jalan Priya untuk menemui mu. Dan saat Papi tahu dia hamil, Tuan Gopal mengatakan jika itu adalah anak nya." Ucap Tuan Yoga.


" Priya mengatakan jika itu adalah anak ku." Ucap Riko lesu.


" Apa kau percaya?" Tanya Tuan Yoga.


" Entah lah. Aku akan membuktikannya jika dia benar Putri ku ataupun bukan" Ucap Riko dan meninggalkan ruangan Tuan Yoga.


Riko menghubungi Dino, dan menyuruh mencari tahu semua kebenaran tentang Priya. Saat ini orang yang bisa dipercayanya hanyalah Dino. Bahkan Riko meragukan orang kepercayaannya saat ini. Bisa saja Papi nya dalanh dari semua informasi yang ingin didapatnya. Hingga dia tidak bisa menemukan Priya. Dan bahkan saat Dirinya bertemu Priya, dia harus mengetahui kebenaran yang sangat mengejutkan dirinya. Wanita yang di cintainya selama ini, adalah wanita simpanan?? Dan dirinya sama sekali tidak tahu tentang itu?


.


.


.


.


.


Hai readers.. Maaf ya lama Up nya..


Ni aku usahain untun crazy up ya..


jangan lupa Like + Vote + Komennya yaa...


Salam Hangat Selalu.

__ADS_1


__ADS_2