Hasrat Terindah Tuan Muda

Hasrat Terindah Tuan Muda
Episode 73 : Rencana Louise dan Hera.


__ADS_3

Episode 73 : Rencana Louise dan Hera.


***


Sekarang ini di kampus Bulan, semua mahasiswa tengah heboh sekali.


Bagaimana tidak, nama kampus mereka tertera di berita dan menjadi headline news.


Lucas, asisten dari Hardan memang sengaja menyebarkan berita itu sesuai dengan perintah Bos nya.


Sesuai dengan yang dikatakan oleh Hardan, semua yang menghina Bulan akan mendapatkan hukuman yang lebih menyakitkan.


"Astaga ... ternyata selama ini Bulan yang digosipkan menjadi simpanan lelaki tua itu salah besar!"


"Iya, ternyata Lisa dan Ibunya menjebak Bulan dan bahkan menyebarkan rumor mengenai Bulan,"


"Dan yang lebih parah, Ibunya Lisa itu hendak menjual rumah peninggalan ayah Bulan, sebelumnya juga sudah menghabiskan harta warisan ayahnya Bulan ..."


"Astaga, aku kasihan sekali kepada Bulan, pantas saja dia jadi pendiam selama ini, ternyata karena dia menderita,"


Bulan menjadi buah bibir di kampus, namanya bersih hanya dalam satu malam.


Mulut yang tadi mencibirnya menjadi berbalik mengasihani dirinya.


Tetapi orang yang saat pentas drama menghina Bulan, sekarang sedang berada di kantornya polisi bersama orangtua mereka sebab menghina Bulan di depan umum.


"Hei ... bukankah kalian itu temannya si Lisa? kalian sering kan menghina Bulan, bahkan saat lalu menghina Bulan di depan umum?"


Beberapa mahasiswi yang berkumpul melihat teman-teman Lisa yang sering ditraktir oleh Lisa tengah lewat sembari menundukkan kepala.


Dengan wajah merah dan takut, karena semua mata langsung tertuju kepada mereka langsung berbohong.


"Tidak, Lisa bukan teman kami, kami tidak sudi memiliki teman seperti dia ..." seru mereka langsung pergi kabur.


Bukan hanya Lisa dan Ibunya yang mendapatkan ganjaran, teman-teman Lisa juga terkena imbasnya.


Menjadi buah bibir di kampus dan mereka jadi tidak tenang sama sekali, mereka bahkan ingin pindah jurusan saja ke kampus yang lain.


***


Di sisi lain di perusahaan Hardan William,


"Sayang ... tunggu disini sebentar ya, aku akan mengadakan meeting," Hardan mengecup dahi kekasihnya, dan membuat Bulan duduk di kursi kebesarannya yang ada di ruangan pribadi.


Dimana dia hendak pergi meeting ke ruangan meeting untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting.


"Hmmm ... lakukanlah pekerjaan mu dengan baik," balas Bulan tersenyum.

__ADS_1


Dia akan menunggu Hardan dengan tenang sembari duduk memandangi pemandangan kota dari lantai atas gedung itu.


Setelah itu, Hardan langsung melangkah dengan cepat menuju ruangan meeting.


***


Ketika Hardan sampai di ruangan meeting semua karyawan nya langsung berdiri dan menunduk hormat, disana sudah ada Lucas yang menunggu.


"Selamat siang Pak Hardan ..." Lucas menunduk menyambut atasannya.


Jika di kantor Lucas memang akan berbicara dengan bahasa sangat baku.


Setelah itu Hardan duduk di kursi yang merupakan kursi pemimpin di ruangan itu.


Ketika Hardan sudah duduk barulah semua karyawannya ikut duduk.


"Baiklah, Lucas ... mulai presentasi nya," perintah Hardan untuk memulai presentasi yang sebenarnya sudah dibicarakan oleh dirinya dan Lucas tadi malam.


"Baik Pak," balas Lucas akhirnya memukau presentasi mengenai meeting hari ini.


Lucas dengan sigap memulai pokok masalahnya, tentang saham sebanyak 10% yang dimiliki oleh Hera.


Sepertinya saham itu telah diberikan kepada suami keduanya, dimana suami kedua dari Hera yang bernama Louise secara paksa mulai menguasai perusahaan yang berada di luar negeri, tepatnya di kampung halaman Hardan.


Hal itu tentu saja tidak bisa dibiarkan, dimana Louise sepertinya berusaha mengambil alih perusahaan milik ayah kandung Hardan hanya karena dia menikah dengan Hera.


Karena sepertinya sekarang Louise tengah mencari rekan untuk menambahkan pengaruhnya.


***


Setelah Lucas selesai dengan slide yang ia presentasi kan, semuanya menjadi diam, Hardan dengan tegas menatap satu persatu karyawannya.


"Sekitar 2 minggu lagi aku akan pergi pulang sembari turun secara langsung ke perusahaan yang berada disana,"


"Sepertinya Louise menggunakan kekuasaan yang dimilik Ibuku untuk menundukkan direkrut yang disana, dia merasa telah menjadi ayahku hanya karena dia menikahi Ibuku ..."


Hardan terdiam sebentar, dia kemudian melanjutkan ucapannya, dia terdiam karena hendak meredam amarahnya sejenak.


"Jadi yang mau aku perintahkan adalah, selama aku pergi, tim terbaik kalian harus segera menemui beberapa vendor yang sudah di list oleh Lucas tadi, kalian harus membuat mereka memihak kepadaku!"


"Louise hendak menggunakan saham miliknya yang berjumlah 10 persen itu untuk menundukkan para vendor dengan menjual nama sebagai ayahku!"


"Ini tidak bisa dibiarkan! jadi kalian harus menemui vendor yang menjadi kekuatan nya melawan aku memihak kepadaku!"


"Lakukan itu ketika aku membuat dia sibuk saat aku pulang, apa kalian mengerti?"


Hardan memilik karyawannya yang paling setia untuk ikut meeting hari ini.

__ADS_1


Karyawan yang meeting hari ini adalah para karyawan yang ia rekrut sendiri karena loyalitas dan kualitas kerja mereka.


Jadi tugas kali ini tidak akan terlalu sulit bagi mereka.


Sebenarnya Hardan juga bisa menjatuhkan Louise dengan mudah, akan tetapi Hardan sangat benci berurusan dengan lelaki itu, jadi dia akan menggunakan karyawannya saja untuk menjatuhkan Louise.


Agar Louise tahu tempat dan tahu diri dengan siapa dia berurusan.


"Baik Pak Hardan, akan kami pastikan rencana anda berhasil ..." balas para karyawan yang sudah mendengarkan tugas yang akan mereka emban sebentar lagi.


***


Disaat yang bersamaan,


Louise adalah suami kedua Hera, entah sejak kapan mereka memulai hubungan tetapi hubungan mereka sudah menghasilkan satu anak yang sekarang berusia 20 tahun.


Anak mereka bernama Glen, yang sekarang juga tengah mengambil jurusan bisnis.


"Mah, kau harus memastikan Hardan membagikan saham miliknya sedikit lagi kepada kita,"


"Lagian dia terkena OCD alergi wanita, dia tidak akan bisa memiliki keturunan, jadi harta warisan milik keluarga William harus jatuh ke tanganku dan putra kita,"


Louise lagi dan lagi mengingatkan Hera, istrinya untuk membujuk Hardan agar membagikan saham kepadanya lagi dan kepada Glen.


Mendengar itu, Hera terdiam sebentar, dia seolah lupa jika Hardan adalah putranya juga, yang ia tahu hanyalah bagaimana membahagiakan suaminya dan putra keduanya, Glen.


"Baiklah Pah, lagian aku adalah Ibunya pasti dia akan membagikan beberapa persen saham lagi kepada kita, tenang saja ..."


"Tetapi sepertinya Hardan sudah mulai sembuh dari OCD nya karena setelah aku selidiki, dia sedang bersama wanita sekarang ..."


Hera memberikan kabar yang membuat Louise syok dan menjadi panik.


"Tidak ... tidak ... tidak! jika dia sembuh maka harta warisan dan perusahaan tak akan jatuh ke tangan putra kita, kita harus melakukan sesuatu dengan itu!"


Louise harus memastikan Hardan tak boleh sembuh dari alergi nya.


Jika Hardan sembuh maka dia akan mendapatkan istri dan pasangan hidup, dan hal itu akan merugikan rencananya.


"Jadi bagaimana Pah? berdasarkan penyelidikan ku, hanya wanita itu saja yang bisa dekat dengan Hardan, seperti Ruby dulu ..." balas Hera menunggu jawaban dari suaminya.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2