Hasrat Terindah Tuan Muda

Hasrat Terindah Tuan Muda
Episode 96 : Skenario Louise.


__ADS_3

Episode 96 : Skenario Louise.


***


"Sayang ... apakah kau benar-benar sudah menyukai aku?" tanya Hardan benar-benar penasaran.


Bulan yang masih sesenggukan menganggukkan kepalanya, lalu ia menjawab dengan jujur.


"Iya aku sudah menyukai mu," balas Bulan masih belum sadar jika suasananya sudah berubah sekarang.


Hardan sudah berfokus hanya kepada Bulan bulan Ibunya lagi.


"Deg ... Deg ... Deg!"


Jantung Hardan berdegup kencang sekali, pipinya memerah dan dia semakin penasaran.


"Sejak kapan? sayang ... kau benar-benar telah menyukai aku?"


Dengan mata yang berbinar-binar Hardan menggendong Bulan Seperti menggendong anak kecil.


Karena terlalu kegirangan, Bulan menjadi bingung dengan situasi yang telah berubah sepenuhnya ini.


"Turunkan aku, aku bukan anak kecil!" gerutu Bulan seperti biasa, akan menunjukkan wajah yang sangat menggemaskan di hadapan Hardan.


Wajah menggemaskan itu selalu saja membuat Hardan tergoda, tetapi masih ada hal yang harus ia lakukan.


Jadi, dia harus menahan dirinya.

__ADS_1


"Tentu saja kau bukan anak kecil, kau wanita penggoda khusus untukku, dasar nakal ... bahkan disini pun kau menggodaku!" ketus Hardan langsung menggendong kekasihnya ke dalam mobil.


"Menggoda? sejak kapan?" Bulan langsung berhenti menangis ketika mendengar kata menggoda itu lagi.


"Sssttt ... jangan menggodaku lagi, kau itu terlalu indah sampai sampai aku ingin menghabisi mu di mobil ini!"


Seru Hardan menghela nafasnya, dia ingin cepat-cepat menyelesaikan urusannya agar bisa segera menikah dan melakukan hal nakal dengan Bulan.


Setelah mendengar itu pipi Bulan langsung memerah, dia mengenal nafasnya panjang dan tak berbicara lagi.


Dia sudah cukup mengenal sikap Hardan, jadi dia tak ingin mencari masalah dan kerepotan nantinya.


Pak Sam yang melihat semua itu bahkan sampai mengusap air matanya, dia terharu karena Tuan nya telah menemukan wanita yang ia cintai dan wanita itu adalah wanita yang terlihat sangat baik dan ceria.


Cocok sekali dengan Tuannya.


Sebelum Pak Sam masuk ke mobil, dia menundukkan kepala ke makam Ayah Hardan.


***


Disaat yang sama,


Louise sudah menyusun rencananya, dia menjadi yakin sekali jika Bulan lenyap maka Hardan mungkin akan gila, dan jika Hardan kehilangan kewarasannya maka harta semuanya akan menjadi miliknya.


"Tring ... Tring ... Tring!"


"Halo,"

__ADS_1


"Lakukan semuanya sekarang, kalian harus menyelinap ke mansion yang sudah aku kirimkan denahnya!"


Louise tengah menghubungi sekelompok pembunuh bayaran yang bisa membunuh tanpa meninggalkan jejak.


"Baiklah, kami ke lokasi sekarang!" seru para pembunuh itu senang ketika mendapatkan tawaran membunuh gadis muda dengan harga yang sangat fantastis.


Setelah itu, Louise menghubungi Ruby, dimana Ruby akan menjadi kambing hitam dari semua ini.


Ruby akan menjadi tersangka pembunuhan Bulan.


Skenarionya adalah, Ruby cemburu kepada Bulan karena Bulan berhasil merebut Hardan sehingga Ruby gelap mata menghilangkan nyawa Bulan.


Sungguh skenario yang sangat bagus yang sudah terpikir olehnya.


Skenario itu akan membebaskan dirinya dari segala kecurigaan dalam pembunuhan Bulan, dan dengan bebas akan bisa menguasai seluruh kekayaan tak terhitung keluarga William.


"HAHAHAHA! AKU MEMANG PINTAR! SEMUA AKAN MENJADI MILIKKU!"


geramnya di ruangan kerjanya sembari tertawa terbahak-bahak.


Dia sudah sangat yakin jika sebentar lagi dia akan menjadi penguasa kekayaan William menggantikan Hardan.


.


.


.

__ADS_1


.


Author : Jangan lupa di like dan komen ya guys, yang baca banyak banget tapi yang like sedikit 🥺


__ADS_2