Hasrat Terindah Tuan Muda

Hasrat Terindah Tuan Muda
Episode 99 : Yang Sebenarnya Terjadi.


__ADS_3

Episode 99 : Yang Sebenarnya Terjadi.


***


Melihat Hera ada di hadapannya membuat Louise membeku, tetapi tanpa Hera pun sekarang dia sudah bisa meraih perusahaan dengan mudah.


Karena setelah Bulan tiada, pastinya Hardan akan kehilangan kewarasannya dan dia bisa memanipulasi segalanya sampai ia menjadi penguasa kekayaan keluarga William.


Hera sudah melangkah dekat sekali di hadapan Louise yang sekarang sudah tidak tersenyum lagi di hadapannya, Louise akhirnya menunjukkan wajah aslinya.


Wajah dingin dan seolah jijik melihatnya.


"Hei, berhenti bersikap dramatis, aku memang mengatakan yang sebenarnya, aku tidak pernah mencintai mu, dan selama aku bersamamu aku sudah sangat muak!"


"Kau kira kau siapa bisa memiliki ku?"


"Kau hanya wanita sialan yang mengkhianati suaminya, apakah kau ingat dulu saat kau berselimut darinya?"


"Aku mengajakmu bercumbu di kamar putramu, Hardan ... dan kau mau! aku memberitahu mu setelah itu jika Hardan bersembunyi di lemari, dia menutup matanya erat dan menutup telinganya kencang, tubuh mungilnya gemetaran saat itu!"


"Karena itulah dia trauma dan alergi kepada wanita! karena perselingkuhan kita dulu!"


"Dan dari semua itu ternyata aku hanya memanfaatkan mu demi kekayaan! Hahahah! menyedihkan bukan?"


Louise membahas sebuah ingatan yang sangat dibenci oleh Hera.


Dia benci saat tahu dia bercumbu di kamar Hardan dan Louise merahasiakan bagaimana sebenarnya Hardan bersembunyi di lemari.


"Plak!"


Hera langsung menampar Louise dengan sangat kencang.

__ADS_1


"DIAM! AKU BILANG DIAM!"


Teriak Hera dengan sekuat tenaga, dia menutup telinganya.


Dia tidak menyangka jika selama ini dia sudah dimanfaatkan, dia membuang mantan suaminya dan Hardan demi lelaki bernama Louise ini.


Karena mengira Louise mencintainya, tetapi nyatanya tidak.


Batin Hera terguncang, dan dia seolah kehilangan dirinya dan kewarasannya, setelah semua yang ia lakukan kepada Louise, semuanya ternyata hanyalah kebohongan semata.


Louise yang sudah tidak menyembunyikan jati dirinya tidak suka ketika wajahnya ditampar, Louise mendorong Hera sampai tersungkur.


Hera seolah tak bisa merasakan apapun lagi, dia menangis histeris dan menutupi telinga nya.


"Tidak ... tidak ... tidak!"


Hanya itu ucapan komat-kamit yang terus berulang dari mulutnya.


"Sialan! kau kira bisa berkuasa selamanya? kau hanya berharga ketika kau menjadi istri Ayahnya Hardan, sekarang kau bukanlah apa-apa!" hina Louise hendak pergi bersenang-senang.


Dia akan menjadi konglomerat jadi tidak akan ada yang bisa ia khawatirkan lagi.


Akan tetapi ketika Louise membuka pintu ruangan kerjanya, matanya melebar dan dia terkejut sekali ketika melihat sudah banyak pihak kepolisian ada disana.


Lalu tanpa basa-basi segera memasang borgol di tangan Louise.


"Ada apa ini? kenapa kalian menangkap aku? apa kalian tidak tahu siapa aku?"


"Aku ini akan menjadi penerus kekayaan William! lepaskan aku!"


Louise terkejut sekali, dia hendak memberontak akan tetapi pihak keamanan langsung melumpuhkan nya sampai pingsan.

__ADS_1


Tak lupa mereka menangkap Hera juga, yang sepertinya sedang kondisi tidak baik-baik saja.


***


Disaat yang bersamaan di perusahaan Hardan William,


"Pak Hardan maafkan saya, ampuni saya Pak, jika saya dipenjara maka nama keluarga saya akan hancur!"


Direktur cabang perusahaan Hardan itu meminta ampun, dia tengah dibawah oleh kepolisian yang sudah diatur oleh Lucas.


Misi rahasia Lucas adalah memonitor segala komunikasi Louise agar mereka bisa menjebak Louise dengan cepat.


Dan benar saja, Louise termakan umpan, melakukan komunikasi menggunakan telepon genggam, tentu saja hal itu mudah dilacak.


Juga para pembunuh bayaran yang sudah dilacak tim Lucas dan kepolisian memiliki sejarah kejahatan yang banyak dan selalu bebas juga di tangkap di mansion Ayah Hardan William.


Suara tembakan yang terdengar di ponsel Louise bukanlah suara tembakan kepada wanita yang hendak mereka lenyapkan akan tetapi suara tembakan dari para polisi yang hendak membekuk mereka.


Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah, Bulan tidak ada di mansion saat itu, Bulan diantarkan menuju apartemen yang juga milik keluarga William dan diberikan penjagaan ketat disana.


Yang pingsan dan trauma itu adalah Ruby dan Ruby sudah dibawa ke ruangan sakit.


Bulan sangat aman, bahkan dia sedang memasak untuk menyambut kekasihnya pulang


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2