Hasrat Terindah Tuan Muda

Hasrat Terindah Tuan Muda
Episode 89 : Rencana hari ini.


__ADS_3

Episode 89 : Rencana hari ini.


***


Oleh karena Hardan, Bulan akhirnya bisa merayakan ulangtahunnya.


Dan oleh karena Bulan, Hardan bisa beramai dengan dirinya sendiri dan tidak mengurung diri sendiri ketika hari kematian ayahnya.


Keduanya sungguh saling melengkapi satu sama lain.


Malam menakjubkan itu akhirnya usai, keduanya pulang dengan hati hangat, sedangkan Bulan langsung terlelap.


Hardan sudah berada di mansion ayahnya, dia menghubungi asistennya Lucas untuk menjalankan rencana mereka.


"Tring ... Tring ... Tring!"


"Halo Bos?"


Seru Lucas dengan cepat mengangkat panggilan dari sang Bos.


Lucas memang bekerja lembur demi menjebak Louise, tetapi Lucas sangat tidak masalah melakukan itu, disamping bonus yang sangat besar, Lucas juga sangat menyayangi Bosnya.


Karena menurut Lucas, Hardan sudah cukup menderita dalam kesepian selama ini, sudah waktunya Hardan bahagia dengan wanita yang ia pilih yaitu Bulan.


"Lakukan sesuai rencana, besok aku akan ke perusahaan William yang ada disini, dia pasti tidak akan datang, karena dia juga tidak memiliki cukup kekuasaan untuk menentang aku!"


"Pastinya dia akan mengirim Ibuku untuk berbicara denganku!"

__ADS_1


"Jadi, kita harus melakukannya dengan cepat! melumpuhkan nya hanya dalam beberapa hari!"


Hardan memastikan semua rencana mereka kepada Lucas.


Yang dimana tim Lucas harus meraih para vendor yang akan menanamkan dana berdasarkan rekomendasi Louise yang dimana itu akan menaikkan reputasi dan menambah Bebe persen saham milik vendor tersebut.


"Baik Bos, semuanya sudah akan terkendali," seru Lucas meyakinkan Bosnya jika semuanya sudah berada dibawah kendali mereka.


Setelah itu, panggilan mereka akhirnya berakhir, Hardan menatap langit dan udara menjadi semakin dingin di balkon.


Sudah sangat larut, sehingga ia sudah lelah dan akan segera tidur.


Apalagi esok hari sebelum dia ke kantor, dia harus mengunjungi makam ayahnya terlebih dahulu.


***


Pagi sudah tiba dan kali ini Bulan bangun lebih dulu, dia sudah berkenalan dengan Pak Sam dan beberapa pelayan yang lainnya.


Bulan bisa melihat betapa loyal Pak Sam bekerja di mansion ini melihat usia dan lamanya dia bekerja disini.


Bulan sudah memasak beberapa makanan, Bulan mengatakan jika Hardan suka masakan yang ia buat.


Pak Sam sangat bahagia mengetahui Tuan nya membawa seorang gadis yang disuka kesini, yang artinya gadis ini pasti sangatlah spesial.


Bulan sudah menyusun makanan di atas meja, dia kembali ke kamar untuk membangunkan Hardan karena sudah pagi.


"Sayang ... bangunlah ..." seru Rembulan mencoba mengusap rambut kekasihnya.

__ADS_1


Mendengarkan suara Bulan mencoba membangunkan nya, Hardan segera membuka mata dan menarik Rembulan ke dalam pelukannya.


"Lima menit lagi, tunggu lima menit lagi ..." seru Hardan manja sekali.


Hari seperti ini sangat berharga baginya.


***


Disaat yang bersamaan di kediaman Louise,


"Mah, hari ini kita akan melakukan dua rencana sekaligus, jika kau tidak bisa memastikan Bulan pergi dari sisi Hardan dengan uang maka kita harus segera ke rencana kedua ..."


"Yaitu melenyapkan Bulan dan membuat Ruby sebagai kambing hitam!"


"Jika kita tidak bergerak cepat maka kita akan dihancurkan olehnya ..." seru Louise mempengaruhi istrinya lagi.


Agar melakukan segala sesuatu berdasarkan rencananya.


"Ba ... baik Pah, tapi aku tidak ikut campur dalam hal penculikan," balas Hera sebenarnya tidak setuju jika harus melenyapkan Bulan selamanya.


"Tenang saja Mah, serahkan semuanya kepadaku, semuanya demi keluarga kita ... demi Glen ..." bisik Louise benar-benar jahat dan licik sekali.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2