
Episode 97 : Rencana rahasia.
***
"Sayang, maafkan aku ya tidak bisa mengajakmu ke kantor, aku memiliki urusan yang sangat penting, jadi tunggu aku kembali ya ..."
Hardan memeluk Bulan dengan erat, mengatakan kepadanya jika dia akan kembali segera.
"Jangan khawatirkan aku, aku pasti baik-baik saja!"
Bulan keluar dari mobil dan melambaikan tangannya dengan bersemangat ketika mobil sudah melaju.
Hardan juga melihat kekasihnya yang menggemaskan itu melambaikan tangan dan dia tak bisa berhenti tersenyum.
***
Hanya dalam beberapa saat Hardan sudah sampai di perusahaan nya, dia segera disambut dengan baik oleh karyawannya yang telah menunggu kedatangan Hardan.
Hardan tak perlu berbasa-basi, dia segera ke ruangan kerjanya dimana bawahan terpercayanya segera menghadirkan kesana untuk memberikan laporan rahasia yang sudah ia kumpulkan sendiri selama ini.
Ya, Hardan memiliki karyawan mata-mata di perusahaan setiap cabang, dia tentu tidak percaya seratus persen kepada direktur yang menjabat di cabang perusahaannya.
Karena para karyawan mata-mata itulah mengapa Hardan selalu bisa menangkap semua karyawan yang dengan sengaja menyelundupkan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi sendiri.
__ADS_1
"Pak Hardan, saya sudah mengumpulkan semua bukti dan berkas yang anda perlukan ..." seru anak buahnya sudah membawakan berkas yang sangat tebal dan bukti-bukti asli dari penyelewengan dana yang telah terjadi di perusahaan.
Hardan mengambil berkas itu, dan membacanya dengan seksama, dia langsung tahu jika direktur perusahaan cabang ini telah bersekongkol dengan Louise untuk menyeludupkan dana perusahaan secara rahasia.
Membuat proyek yang tidak pernah selesai dan memalsukan dokumen laporan ke pusat.
Louise memanfaatkan direktur cabang perusahaan ini agar namanya tetapi bersih, akan tetapi dengan bukti nyata yang telah dikumpulkan oleh mata-mata Hardan, dengan ini Louise maupun direktur itu bisa segera diadili.
Akan tetapi Hardan masih menunggu sebuah momen, dan akan terjadi sebentar lagi.
"Baiklah, terimakasih atas kerja keras mu, nanti Lucas akan mengirimkan bonus tambahan untuk mu karena telah melakukan pekerjaan dengan begitu baik!"
Puji Hardan kepada karyawannya ini yang tentu saja membuatnya senang.
Tetapi sebelum Hardan pergi ke ruangan meeting,
"Tring ... Tring ... Tring;"
Hardan menghubungi assiten nya yang sudah mendapatkan misi rahasia darinya.
"Apakah sudah kau lakukan?" tanya Hardan benar-benar serius.
"Sudah Bos, tenang saja ... segera setelah semua usai aku akan menghubungi mu lagi," seru Lucas tengah memonitor pekerjaan rahasia nya.
__ADS_1
"Bagus, aku tunggu ... jangan sampai ada kesalahan!" seru Hardan kemudian bangkit dan pergi menuju ruangan meeting.
Dimana seluruh karyawannya sudah menunggu disana.
Saat Hardan sudah sampai ke ruangan meeting, semua orang yang sudah hadir segera berdiri dan menunduk hormat.
Bagaimana tidak, setelah bertahun-tahun akhirnya pemilik perusahaan ini kembali kesini walau itu hanya untuk sementara.
"Selamat datang Pak Hardan, kami senang anda akhirnya memberikan perhatian lebih kepada cabang ini ..." seru direktur itu benar-benar bersandiwara.
Hardan tak mau melangkah dengan gegabah sehingga ia hanya tersenyum dan kemudian duduk di kursi kebesarannya.
Ketika Hardan duduk, barulah semua orang mengikuti.
Dan akhirnya presentasi mengenai laba rugi dari perusahaan ini dimulai, dimana sebenarnya berkas aslinya sudah dibaca Hardan lebih dahulu tadi.
.
.
.
.
__ADS_1