Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 105 IPW


__ADS_3

Hari yang begitu ditunggu tunggu oleh semua orang terutama dari para pelajar hingga para pekerja tak terkecuali karyawan kantor yang selalu menunggu hari libur dari berat dan lelahnya bekerja hingga saat libur datang semuanya pasti akan sangat bahagia karena terbebas dari semua beban pikiran yang selama beberapa hari ke belakang begitu menguras pikiran dan tenaga mereka. Hari yang mana semuanya bisa berkumpul dengan anggota keluarga dan menghabiskan waktu dengan orang-orang tercinta mereka.


Dan itu juga yang dirasakan oleh pasangan suami istri yang masih bisa dikatakan sebagai pengantin baru karena usia pernikahan keduanya yang masih seumur jagung. Rian dan Rena adalah pasangan pengantin itu, keduanya juga merasakan hari libur yang membuat beban pikiran mereka tenang terutama Rian yang hari ini menikmati pikirannya yang sedikit fresh tanpa harus bekerja yang pastinya akan membuat dirinya lelah.


Keduanya masih berada di dalam rumah milik mereka berdua karena sampai sekarang mereka masih belum kepikiran untuk jalan jalan mengingat hari ini adalah weekend. Keduanya masih terlihat sedikit canggung apalagi mengingat kejadian beberapa hari yang lalu dimana mereka sudah melakukan ciuman pertama mereka dan itu membuat keduanya semakin canggung satu sama lain.


" Hm... Bagaimana kalau kita keluar, karena hari ini weekend pasti seru kalau di luar " ujar Rian di sela sela makan siang mereka.

__ADS_1


Rian melupakan rasa canggungnya karena jujur dia sama sekali tidak nyaman dengan kecanggungan yang tercipta antara dirinya dan Rena. Oleh karena itu Rian berinisiatif untuk mengajak Rena jalan jalan keluar walaupun dia sebenarnya sangat senang jika berduaan dengan Rena entah apa yang terjadi padanya, tapi dia sama sekali tidak ingin jauh dari Rena karena dekat dengan Rena membuatnya begitu nyaman.


" Ide yang bagus, aku juga udah lama tidak jalan jalan saat weekend. Aku setuju! " ujar Rena begitu bahagia dengan ajakan suaminya bahkan dia seperti melupakan ada kecanggungan antara dirinya dan Rian.


" Ya udah ayo kita siap siap! " ajak Rian yang sudah berdiri sedangkan Rena hanya melihat suaminya tanpa ingin berdiri.


" Aku mau ganti baju " Kata Rena yang sedikit malu malu hingga membuat Rian tersenyum.

__ADS_1


Rian pun mengerti dan mengiyakan ucapan Rena, dia pun memilih pergi dari dalam kamar mereka membiarkan Rena mengganti pakaiannya. Rian masih bisa menerima Rena sikap Rena yang masih sama seperti saat pertama kali mereka menikah yang masih malu dengan dirinya.


" Apapun untuk dirimu sayang, aku akan selalu menunggu sampai kamu sendiri siap " bisik Rian tepat di telinga Rena bahkan mencium sekilas pipi Rena yang sekarang sudah merah merona karena malu.


Rena tersenyum malu sembari melihat punggung suaminya yang sudah keluar. Rena mengingat kembali adegan tadi dimana dirinya di panggil sayang oleh suaminya dan mencium pipi dirinya sekilas. Rena begitu terpaku dengan panggilan dan perlakuan suaminya yang begitu lembut padanya.


" Ah kenapa sih dengan diriku ini? " gumam Rena tersenyum mengingat kejadian tadi dengan tangannya yang sudah berada dipipi dimana Rian menciumnya.

__ADS_1


" Lebih baik aku ganti baju sekarang, uh gak sabarnya aku jalan jalan udah lama gak pernah jalan jalan lagi saat weekend " gumamnya lagi yang langsung bersiap siap untuk segera selesai dan pergi bersama suaminya.


__ADS_2