
Berbeda dengan Reyhan yang begitu menikmati kebahagiaan yang sudah diberikan untuknya dan keluarga, Rian malah gelisah dan cemas yang dirasakan dalam hatinya entah kenapa tapi dia begitu gelisah.
Rian dari tadi tidak bisa berpikir tenang karena memikirkan Rena yang entah kemana dia pergi tanpa memberitahu dirinya. Rian terus melihat hpnya untuk melihat apakah ada pesan masuk dari Rena tapi tidak ada sama sekali.
" Kenapa aku gelisah seperti ini memikirkan Rena, ada apa ini? " batin Rian yang tiba tiba dikejutkan dengan perkataan sang mamah.
" Rian kamu kenapa gelisah seperti itu? " tanya sang mamah lagi karena tidak mendapatkan jawaban dari Rian tadi.
__ADS_1
" Gak papa kok mah. Rian hanya memikirkan Rena saja, Rian coba telfon Rena dulu ya " kata Rian yang langsung berjalan keluar yang berencana untuk menelpon sang istri.
Rian berjalan keluar dan kakinya berhenti melangkah sembari mengetik hpnya berencana ingin menelpon Rena untuk menanyakan keberadaan dia. Namun sebelum dia menekan tanda panggilan untuk Rena, tiba tiba ada sebuah pesan dari nomor tidak dikenal masuk ke dalam hpnya.
Rian membuka dan membaca isi pesan itu yang tiba tiba membuat dirinya semakin khawatir dengan keadaan Rena apalagi setelah membaca isi pesan masuk itu yang berisi.....
" Bagaimana, apa kau sedang mencari istrimu? Tenang dia aman bersamaku, karena aku akan bersenang senang dengannya hari ini. Tidak usah memikirkannya lagi karena ada aku yang sangat mencintainya dan sebentar lagi Rena akan menjadi milikku " isi pesan masuk yang membuat Rian memanas namun sedetik kemudian dia merasa sangat takut akan terjadi apa apa dengan Rena apalagi melihat isi pesan itu.
__ADS_1
Rian terus menyetir mobilnya namun dia sadar kalau dia tidak tahu keberadaan Rena sekarang dan itu semakin membuat dirinya frustasi karena tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada Rena.
" Al. Aku yakin ini semua ulah kamu, aku tidak akan pernah mengampuni mu Al " teriaknya sembari memukul setirnya yang amarahnya semakin meledak memikirkan kalau itu adalah ulah Al karena hanya dia yang ingin mendapatkan Rena sekarang.
Di lain tempat tepatnya di sebuah hotel mewah, Rena sudah berada di hotel tersebut yang langsung datang saat mendapatkan pesan kalau dia disuruh ke hotel tersebut dan itu adalah permintaan Rian yang menghubungi lewat sebuah pesan dan tanpa berpikir panjang Rena mempercayai pesan tersebut dari Rian sehingga dia langsung datang ke hotel itu.
Rena berjalan di dalam hotel mewah itu dengan perasaan yang bahagia karena menurutnya Rian ingin memberinya kejutan. Dan tanpa berpikir panjang saking bahagianya, dia langsung saja datang kesana sebelum mengecek lagi apakah pesan itu dari suaminya atau bukan.
__ADS_1
" Aku senang sekali mungkin mas Rian akan memberikan kejutan untukku di hotel ini. Tapi dimana ya kamar 405? " batin Rena yang terus mencari kamar 405 sesuai dengan petunjuk yang diterimanya dari seseorang yang tidak dikenal yang dipikir olehnya ada Rian.
" Ini dia kamarnya " ujar Rena tersenyum saat menemukan kamar yang dituju dan langsung membukanya.