Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 111 IPW


__ADS_3

Tak terasa waktu berlalu dengan begitu cepat dan sekarang usia kandungan Zee sudah memasuki usia delapan bulan dan itu semua dilewati dengan penuh suka dan duka olehnya dan Reyhan. Sampai saat sekarang Rey sudah mulai lega karena sampai detik ini tidak ada bayang bayang masa lalu Zee yang sempat dia pikirkan akan menjadi ujian lagi untuk keluarga sekarang. Rey merasa begitu bahagia apalagi satu bulan lagi dia akan mendapatkan seorang anak lagi yang selama beberapa bulan terakhir begitu dinanti kelahirannya.


Zee sendiri juga merasa sangat bahagia dirinya sudah tidak diganggu oleh bayangan masa lalunya yang membuat suaminya Reyhan sempat berpikiran yang tidak tidak mengenai Andre dan sekarang terbukti kalau Andre sama sekali tidak menganggu dirinya dan keluarga kecilnya yang terlihat sangat bahagia.


Reyhan malam ini sudah mempersiapkan kejutan untuk keluarga kecilnya terutama kepada sang istri tercinta yaitu dengan mengajak dinner sekeluarga bahkan tidak lupa dengan orangtua mereka. Reyhan dan keluarga sudah berada di sebuah restoran untuk mengadakan acara makan malam keluarga besar itu.

__ADS_1


Seluruh para wanita yang hadir begitu sangat cantik terutama Zee ibu hamil yang semakin terlihat cantik meskipun dalam keadaan hamil tua. Tak kalah dengan para istri, para pria sekaligus suami juga sama tampannya dengan para wanita karena malam itu sangat berarti karena jarang jarang mereka bisa berkumpul seperti sekarang.


" Zee sayang gimana keadaan kamu? " tanya Ratih yang memang sudah menganggap Zee sebagai putrinya sendiri apalagi Zee mengingatkan dirinya dengan putri satu satunya yang sudah lama meninggalkan mereka.


" Alhamdulillah mah, Zee dan calon adek bayinya sehat " ujar Zee tersenyum.

__ADS_1


Rey yang sedang menyantap makanannya tiba tiba terhenti saat sang mamah menyebutkan nama wanita yang sampai sekarang masih ada di hatinya. Rey sangat sedih mengingat kepergian wanita itu yang membuat hatinya sangat terluka sebelum Zee mengobati semuanya. Tanpa terasa air mata Rey menetes begitu saja namun secepatnya dia menghapus air matanya yang kebetulan tidak ada yang tahu dirinya meneteskan air mata namun tidak dengan Zee yang mengetahui itu karena posisinya yang sangat dekat dengan suaminya.


Zee menggenggam tangan Rey karena dia bisa merasakan apa yang sedang dirasakan oleh suaminya sekarang. Zee sangat mengerti meskipun dalam lubuk hatinya yang paling dalam dia cemburu dengan Diana yang menurutnya sangat beruntung memiliki keluarga yang begitu baik dan suami yang yang sangat mencintai dirinya dan semua itu terbukti dengan cinta yang ditunjukkan Rey kepadanya.


" Maaf sayang " lirih Rey menatap wajah Zee karena dia tahu apa yang sedang dirasakan istrinya saat dirinya masih mengenang wanita lain namun dia sendiri tidak bisa menjauhkan Diana dari pikirannya sampai sekarang apalagi sang mamah tadi yang mulai memancing dirinya untuk mengingat Diana lagi.

__ADS_1


" Gak perlu mas, Zee mengerti " kata Zee lembut yang memang tidak mau membuat suaminya sedih melihat dirinya cemburu kepada wanita yang sudah tidak ada di dunia ini namun masih ada di hati suaminya.


__ADS_2