
Sebelum nya aku mohon maaf yang sebesar besarnya untuk seluruh readers sekalian karena aku baca di koment ternyata ada yang tidak rela kalau Diana meninggal. Tapi itu sudah jadi keputusan aku dengan membuat alur cerita seperti ini, aku mohon untuk terus mendukung karya karya aku ya kak. Terima kasih banyak๐๐๐
๐ธ๐ธ๐ธ
Mereka berempat sampai di rumah sederhana Zee namun walaupun kecil bisa di lihat betapa bersih dan rapihnya rumah itu.
Ghifara, Ghifari dan Reyna sebenarnya belum pernah datang ke rumah yang kecil seperti ini tapi mereka menyukai rumah yang terlihat asri itu walaupun kecil dan sederhana tapi mampu melihat siapa saja menyukai suasana rumah itu bahkan tidak terkecuali dengan si kembar.
" Assalamualaikum bu, Zee pulang " ucap Zee yang memasuki halaman kecil rumahnya dan melihat seorang wanita yang sudah terlihat tua dengan memakai hijab namun bisa di lihat kalau wanita itu masih kuat sedang menyapu halaman kecil rumah itu.
Zee mengajak ketiga anak gemas itu masuk ke dalam rumah karena sesaat mereka masuk hujan turun begitu derasnya hingga membuat anak anak itu sedikit kedinginan.
__ADS_1
" Waalaikumsalam, anak anak yang imut ganteng ganteng dan cantik. Mereka anak siapa Zee kenapa kamu membawa pulang mereka? " tanya ibu Zee yang terlihat menyukai anak kembar itu.
Ketiga anak itu juga terlihat senang dengan mereka berdua yang terlihat baik dan ramah karena itu si kembar menyukai nya.
" Kenal kan nama aku Ghifara Abang mereka, ini Ghifari dan ini Reyna " kata Ghifara memperkenalkan dirinya dan juga kedua adiknya dengan sedikit tersenyum namun masih terlihat aura cuek dan dinginnya.
Zee hanya tersenyum memperhatikan mereka yang membuat Zee jatuh cinta dengan mereka sejak pada pandangan yang pertama.
" Kalian duduk aja dulu ya, kakak akan buatkan makanan untuk kita makan siang " kata Zee tersenyum dan berjalan ke arah dapur.
Ketiga kembar Reyhan itu duduk sambil mengobrol dengan ibu Zee yang mereka panggil nenek sekarang. Terlihat sekali mereka akrab dengan Zee dan ibunya karena si kembar juga tidak tahu kenapa bisa dekat dengan orang baru padahal sebelumnya mereka tidak pernah mau dekat dengan orang lain.
__ADS_1
Cukup lama Zee memasak di dapur akhirnya dia selesai dan menyajikan semua makanan walaupun sederhana untuk di makan oleh anak anak yang baru mereka kenal tapi sangat menyayangi mereka.
Mereka berlima mulai makan siang yang juga di temani oleh hujan yang masih sangat deras turun karena hujan masih belum berhenti.
" Bu maafin Zee ya, Zee belum mendapat kerjaan " lirih Zee menunduk di sela sela mereka makan.
Zee sudah berusaha untuk mencari pekerjaan namun apalah daya dia hanya lulusan SMA yang sulit untuk mendapatkan pekerjaan.
Zee tadi sedang mencari pekerjaan untuk membiayai hidupnya dengan sang ibu karena ibunya sudah tua dan kadang sakit sakitan membuat Zee yang harus menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal beberapa tahun yang lalu.
Gadis cantik berhijab itu sama sekali tidak mengeluh dengan keadaan nya dan terus berusaha untuk bisa menghidupi ibunya karena mereka hanya tinggal berdua setelah kepergian sang ayah yang hanya meninggalkan rumah sederhana untuk mereka sehingga tidak harus membuat Zee semakin susah memikirkan membayar uang sewaan untuk rumah mereka.
__ADS_1