Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 98 IPW


__ADS_3

" Udah lupain aja, yuk kita ke sana sekarang " kata Zee lagi yang menyadari perubahan ekspresi Rena yang langsung membuatnya mengerti dan mengalihkan pembicaraan keduanya dengan mengajak Rena untuk jalan.


Rena mengangguk sembari tersenyum dan keduanya berjalan keluar dari toilet sana yang pastinya setelah merapikan make up mereka yang memang tidak berantakan. Rena dan Zee terus berjalan dengan obrolan yang terus ada terutama dari Rena yang begitu antusias menceritakan semua pada Zee sedangkan Zee hanya tersenyum menjadi pendengar setia Rena walaupun sekali kali ikut berbicara padan Rena.


" Aduhh.... Kalo jalan pakek mata donk pak " kata Rena kesal saat seseorang tidak sengaja menabrak tubuhnya hingga dirinya hampir terjatuh namun dengan cepat Zee memegang tangan Rena hingga Rena tidak jadi jatuh.


" Maaf saya tidak sengaja. Lagian dimana mana jalan itu pakek kaki bukan pakek mata " jawab pria itu menunduk membersihkan jasnya yang sedikit kotor makanya dia tidak melihat ada orang di depannya.

__ADS_1


Rena yang semakin kesal ingin menghujat orang itu lagi namun tiba tiba mulutnya seperti terkunci saat melihat orang itu yang tak lain adalah Al laki laki yang pernah ada dihatinya dulu bahkan sekarang, walaupun tidak sama seperti dulu lagi karena perlahan lahan nama Al mulai tergantikan dengan nama suaminya.


" Kak Al " lirih Rena namun masih bisa terdengar oleh Zee dan Al yang langsung melihat Rena setelah mendengar namanya di sebut dan dia juga begitu terkejut melihat Rena di depannya.


" Rena " lirih Al yang juga sama terkejutnya dengan Rena. Bagaimana tidak ternyata setelah pertemuan mereka waktu itu, Al mendapat kabar dari temannya waktu SMA dulu yang mengatakan kalau Rena begitu menyukainya dulu. Dan dia baru ingat ternyata perempuan yang waktu SMA dulu diam diam mencari tahu tentang dirinya adalah Rena perempuan cantik yang sekarang berada di depannya. Dan semenjak dia tahu tentang itu Al mulai mencari tahu tentang kehidupan Rena namun tidak mengetahui tentang pernikahannya, dan sekarang Al seperti menyimpan sebuah rasa kepada Rena.


Rena tersadar dari lamunannya dan dengan cepat mengajak Zee pergi menjauh dari Al karena tidak mau sesuatu yang sedang berusaha untuk melupakan akan kembali datang apalagi setelah pertemuan seperti ini. Dan itu sama sekali Rena tidak mau karena bagaimanapun sekarang dia sudah menikah dan punya suami dan sudah menjadi kewajibannya untuk melupakan masa lalunya.

__ADS_1


" Rena! " panggil Al namun tidak digubris oleh Rena dan Zee yang terus berjalan meninggalkan Al di depan toilet itu.


" Kenapa dia seperti menghindar, bukankah dia yang dulu begitu menyukai diriku? Mungkin dia malu. Rena sepertinya aku udah jatuh hati padamu, " gumam Al tersenyum melihat Rena yang begitu cantik malam itu.


" Apa kalian saling mengenal? " Tanya Zee yang memang sedikit penasaran dengan pria tadi.


" Iya kak Rena mengenalnya, nanti Rena ceritain sama kakak ya " jawab Rena tersenyum lebih tepatnya kepada seorang pria yang saat ini sedang mengisi hatinya saat keduanya sudah sampai ke tempat suami mereka berada.

__ADS_1


" Zivanna " lirih seseorang yang bahkan tidak ada seorang pun yang mendengar ucapannya saat melihat wanita yang begitu dicintainya.


__ADS_2