
Mobil yang dikendarai milik Rian dan Rena sudah melaju membelah padatnya kendaraan lain yang juga sedang melaju di jalan raya menuju tempat tujuan mereka masing masing begitu juga dengan Rian dan Rena yang rencananya akan pergi pergi liburan walaupun hanya dalam perkotaan bukan luar kota.
Rena terlihat begitu senang apalagi saat pandangan dirinya sedang menatap luar melalui jendela mobilnya. Rena tersenyum melihat banyak orang yang juga sedang menikmati liburan bersama pasangan dan keluarga mereka. Rena mengingat dirinya yang sangat jarang bisa liburan seperti orang lain bersama dengan orangtua mereka karena dirinya sangat jarang bisa berkumpul apalagi liburan dengan kedua orangtuanya yang super sibuk bahkan saat weekend pun mereka tetap bekerja.
Rian pun ikut senang melihat senyuman Rena yang membuat jantungnya berdegup kencang hanya karena senyuman dari Rena wanita yang dulu sempat membuatnya kesal apalagi saat mengingat pertemuan pertama kali mereka yang sangat membuat keduanya kesal. Rian masih belum tahu apa yang sedang dirasakan olehnya terhadap Rena, karena dia masih belum mengerti tentang cinta. Bagaimana tidak karena selama ini dia tidak pernah mau mengenal yang namanya cinta karena dia tidak mau patah hati dan dia menyibukkan dirinya dengan bekerja, dan sekarang dia sendiri belum tahu apa yang sedang dia rasakan kepada wanita disampingnya yang berstatus sebagai istrinya.
" Kamu kenapa sedih begitu? " tanya Rian yang tiba tiba melihat wajah Rena menjadi sendu.
__ADS_1
" Tidak apa apa kok " jawab Rena tersenyum yang menyembunyikan kesedihannya sembari menatap suaminya.
" Apa kamu tidak mau berbagi perasaan kamu dengan suamimu? " tanya Rian yang bisa melihat Rena berbohong padanya karena melihat dari sorot mata Rena.
Turunlah sudah air mata yang sejak tadi berusaha di tahan oleh Rena hanya karena sebuah ucapan Rian yang entah kenapa membuat hatinya sedih. Rena mengusap air matanya namun tangannya ditahan oleh Rian, Rian lah yang menggantikan untuk menghapus air mata Istrinya yang pastinya setelah menghentikan mobilnya. Melihat Rena menangis entah kenapa dia juga merasakan hatinya yang sakit melihat wanitanya sedih dan menangis.
" Terima kasih! " lirih Rena di sela sela tangisannya.
__ADS_1
" Iya sayang. Kalau kamu belum siap cerita, tidak apa apa kok " ujarnya lagi sembari menjauhkan sedikit tubuhnya dari Rena.
Wajah Rena kembali bersemu merah mendengar kata Rian yang kembali memanggil dirinya sayang. Rena berpikir keras apa maksud Rian memanggil dirinya sayang, apakah Rian sudah mulai mencintai dirinya atau tidak, itulah yang sedang dipikirkan olehnya sekarang.
" Aku sedih karena aku ingat diriku yang dari dulu tidak pernah mendapatkan kasih sayang penuh dari mamah sama papah karena mereka terlalu sibuk bekerja hingga kami tidak pernah liburan seperti ini " kata Rena yang mencurahkan semua isi hatinya pada Rian.
" Aku janji mulai sekarang aku akan selalu berusaha membuat kamu bahagia, kebahagiaan yang tidak kamu dapatkan dari kedua orangtuamu akan kamu dapatkan dariku suamimu. Jadi kamu jangan pernah merasa kamu sendirian di dunia dan bersedih karena aku akan selalu berada di sampingmu sampai maut yang memisahkan kita kelak " ucap Rian.
__ADS_1