
Reyhan melihat ke arah kedua mamanya untuk meminta penjelasan dengan apa yang di katakan mereka.
Reyhan penasaran apa dan siapa yang di maksud mereka.
" Mah siapa yang kalian maksud ini? " tanya Reyhan menatap mereka berdua.
" Mamah sudah memikirkan ini baik baik dan menurut mamah perempuan ini memang sangat cocok menjadi istri kamu dan anak anak kamu Rey " kata Tania.
" Dia Zivanna " sambung Tania lagi.
" Zivanna? " kata Rey yang mengerutkan keningnya karena nama itu sama sekali tidak familiar untuk nya.
Reyhan memang tidak terlalu mengenal dengan Zivanna karena Reyhan tidak mengetahui kalau nama Zee adalah Zivanna sedangkan anak anaknya memanggil Zee dengan sebutan bunda Zee bukan Zivanna.
__ADS_1
Tania tersenyum dan mengangguk sedangkan Ratih hanya ikut saja lagipula dia belum bertemu langsung dengan perempuan yang di maksud Tania karena saat mereka datang ke kantor tadi mereka sama sekali tidak bertemu dengan Zee.
" Iya Rey Zivanna nama perempuan yang mamah maksud. Dia perempuan yang baik apalagi untuk anak anak karena anak anak sendiri sudah dekat dengannya " kata Tania yang membuat Rey semakin tidak mengerti.
" Maksud mamah apa, dan siapa perempuan yang mamah maksud itu? " tanya Reyhan.
Tania pun menceritakan siapa Zivanna yang tak lain adalah perempuan yang di panggil bunda oleh anak anak.
Reyhan terkejut karena ternyata perempuan yang mamahnya maksud adalah perempuan yang memang sangat dekat ketiga anaknya.
" Tapi mah, apakah dia bisa menerima ini? Terus Rey lihat dia masih sangat muda " kata Reyhan yang mengingat bagaimana Zee saat mereka beberapa kali bertemu dan bisa di pastikan oleh Reyhan kalau Zee masih terlihat sangat muda.
" Mamah yakin kalau Zee pasti akan menerima semua ini, nanti mamah yang akan bicarakan dengan dia. Mamah sudah melihat kecocokan dengan Zee dan untuk masalah umur memang dia masih sangat muda bahkan usia kalian berjarak 12 tahun. Tapi kita tidak memandang usia yang penting kalian bisa bahagia nantinya " kata Tania.
__ADS_1
" Mamah memang belum pernah bertemu dengannya tapi kata hati mamah Zee memang cocok dan pantas untuk kamu Rey dan untuk anak anak " kata Ratih melihat Reyhan.
Reyhan menunduk karena tidak bisa berpikir apa apa sekarang namun Reyhan mengingat keinginan Diana yang dia katakan saat dalam mimpi kemarin malam.
Reyhan menarik napas nya dalam dan mengeluarkan nya juga. Reyhan menatap kedua mamahnya dengan tatapan yang sulit di artikan.
" Semua ada di tangan kamu Rey. Pikirkan ini juga demi kebahagiaan anak anak dan juga kebahagiaan diri kamu sendiri " kata Tania yang mengerti perasaan anaknya.
" Baiklah Rey akan melakukan semua ini mungkin memang ini takdir Reyhan " kata Reyhan sendu namun mencoba tersenyum kepada kedua mamah.
Mamah Tania dan Ratih tersenyum walaupun mereka mengerti bagaimana perasaan Reyhan sekarang tapi mereka yakin suatu saat nanti rasa itu akan berubah menjadi bahagia sama seperti Reyhan dengan Diana dulu.
Reyhan memutuskan semua ini dengan kepala tenang dan juga memikirkan anak anak yang membuat Tania dan Ratih bahagia karena yang menjadi tujuan mereka adalah membuat Reyhan dan anak anaknya bahagia.
__ADS_1