Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 82 IPW


__ADS_3

Rena membuka matanya dengan perlahan lahan dan disaat kedua matanya sudah terbuka sempurna Rena terkejut dengan suasana di sekeliling dirinya yang sangat asing. Rena merasa aneh dengan suasana asing itu karena dia merasa ini bukan kamar dirinya.


Rena semakin terkejut saat melihat bajunya yang sudah terganti dan dengan secepat mungkin Rena bangun dan duduk sembari meraba kepalanya yang ternyata masih tertutup. Rena heran kenapa dia ada di sana dan dengan pakaian yang sudah terganti karena seingat dirinya Rena mengenakan pakaian yang sudah dirobek oleh para preman preman tadi.


Rian dan kedua orangtuanya langsung melihat kearah Rena saat tadi dia bangun dan itu membuat Rena semakin heran kenapa dan siapa mereka kecuali Rian karena Rena sudah mengenal Rian dan Rian lah yang sudah menolong dirinya tadi. Tapi Rena bingung kenapa dengan mereka yang terlihat sedih apalagi melihat wajah Rian yang sudah memar dan bibirnya yang sudah berdarah.


" Rena dimana nih? " tanya Rena melihat ke arah mereka.


Mamah Rian berjalan mendekati Rena dan memeluk Rena. Rena kaget dan bingung kenapa wanita itu tiba tiba memeluk dirinya tapi Rena merasa senang saat merasakan pelukan hangat seperti ibunya karena selama ini Rena sangat kekurangan kasih sayang orangtuanya.


Rena melihat pria paruh baya yang terlihat seperti suami dari wanita yang sedang memeluk dirinya dan tatapannya berhenti kepada Rian yang juga sedang menatap dirinya yang entah apa yang sedang dipikirkan olehnya.

__ADS_1


" Kenapa dengan mereka ya, terus kenapa juga wajah pria itu seperti habis dipukul? Ah atau luka dia disebabkan oleh para preman tadi ya, Ya Allah kasian sekali dengan dia " batin Rena yang merasa kasian.


" Sayang kamu baik baik saja, apa ada yang luka di tubuhmu maafkan kami nak " kata mamah Rian setelah melepaskan pelukannya dari Rena.


Rena mengerutkan keningnya saat wanita itu meminta maaf kepadanya padahal Rena merasa tidak ada kesalahan mereka pada dirinya tapi karena putra mereka lah yang sudah menolong dirinya tadi.


" Rian kamu harus bertanggung jawab kepada dia, kalian harus menikah! " kata sang papah sembari melihat Rian dan Rena sekilas.


" Kenapa harus menikah, Rena gak mau! " ucap Rena yang tidak mau apalagi harus tiba tiba harus menikah dengan orang yang baru dua kali bertemu bahkan belum mengenal baik dirinya.


" Maafkan anak saya Rena, tapi kamu harus menikah dengan Rian ini semua untuk kebaikan kamu dan Rian nantinya " kata mamah yang mencoba memberi kan kekuatan pada Rena.

__ADS_1


" Tidak bisa. Rena gak mau menikah! " kata Rena lagi yang sangat menolak semuanya karena dia benar benar tidak mengerti apa yang sudah terjadi sampai dia harus menikah dengan Rian.


" Baik kami akan menikah! " kata Rian tiba tiba hingga semua menatap dirinya tak terkecuali dengan Rena yang menatapnya tajam.


" Bagus. Memang itu yang harus kamu lakukan untuk bertanggung jawab kepada dia gadis yang telah kamu rusak! " kata sang papah.


Rian sudah tidak mempunyai cara lain bahkan kedua orangtuanya tidak percaya dengan dirinya dan dengan terpaksa dia mengatakan hal itu.


Rena baru tersadar kalau kedua orangtua Rian sudah salah paham kepada mereka berdua dan berusaha untuk menjelaskan yang sebenarnya agar tidak terjadi yang seharusnya tidak terjadi.


" Tante Om kalian sudah salah paham, semuanya tidak yang seperti kalian pikirkan " kata Rena yang terpotong oleh sang mamah.

__ADS_1


" Sudah sayang kamu pasti sedang takut sekarang, tapi kamu jangan takut lagi karena Rian akan bertanggung jawab kepada dirimu. Kamu jangan sedih kami semua ada buat kamu nak Rena " kata sang mamah yang sedih.


__ADS_2