Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 94 IPW


__ADS_3

Setelah mendapatkan restu dari kedua orangtuanya Andre kembali lagi ke negara ini untuk melamar Zee agar menikah dengan dirinya yang tepat hari ini. Malam itu adalah malam pertama Andre berada di negara ini karena selain ingin melamar Zee Andre juga sedang mengelola perusahaan miliknya yang ada di negara ini. Andre begitu sangat bahagia karena besoknya dia akan ke rumah Zee untuk melamar Zee tanpa dia tahu ternyata Zee sudah menjadi milik orang lain.


Andre mengeluarkan sebuah kotak merah kecil berbentuk hati lalu membukanya dan terlihatlah sebuah cincin berlian yang begitu sangat indah dan pastinya dengan harga yang fantastis. Wajah Andre sudah memerah menahan amarah dan rasa sedihnya melihat cincin yang rencananya akan diberikan kepada Zee besok sebagai lamarannya.


Andre sudah tidak bisa menahannya lagi saat melihat Zee begitu terlihat bahagia yang selama ini tidak pernah dilihatnya bersama pria itu yang tidak bisa dilihat wajahnya oleh Andre karena Rey duduk membelakangi Andre. Andre berdiri dan membuang kotak cincin itu begitu kasar ke sembarang tempat bahkan tidak memperdulikan harga fantastis cincin berlian itu karena hatinya sangat hancur melihat semua yang tidak pernah terbayang olehnya.

__ADS_1


" Arrkhhh... " teriak Andre dengan wajah memerah sembari membuang kotak cincin mahal itu.


Semua mata pengunjung restoran itu langsung melihat ke arah Andre tak terkecuali Rey dan Zee yang sangat kaget saat mendengar teriakan seseorang. Namun saat Zee dan Rey melihat ke arah Andre tiba tiba Andre langsung pergi meninggalkan restoran tersebut tanpa memperdulikan orang orang yang sedang menggosipi dirinya.


" Siapa pria itu, kenapa membuang cincin yang begitu mahal ini? " gumam seorang wanita yang tidak sengaja mengambil kotak cincin yang di buang Andre tadi yang jatuh tepat di bawah kakinya.

__ADS_1


" Aku sangat mencintaimu Rey, kenapa sih kamu tidak melihat cintaku padamu " lirih Dila yang sedih melihat Rey dan Zee bahagia.


Dila terlihat geram dan sangat marah dan langsung mengangkat kaki dari sana karena tidak sanggup lagi melihat kebahagiaan Rey dan Zee. Entah apa yang sekarang dipikirkan oleh Dila tapi yang pastinya Dila sekarang sangat membenci Zee setelah dulu membenci Diana yang mengambil Rey darinya.


" Akan kupastikan Rey akan menjadi milikku secepatnya! " lirih Dila saat keluar dari restoran itu.

__ADS_1


Rey dan Zee melanjutkan aktivitas mereka tanpa memperdulikan dengan kejadian tadi namun Zee merasa sedikit aneh saat melihat pria yang baru keluar dari restoran tersebut walaupun membelakangi mereka.


Namun Zee memilih tidak melanjutkan pemikirannya karena dia sendiri merasa kalau pria tadi bukanlah siapa siapa dan semua itu hanyalah perasaannya saja. Zee begitu terlihat bahagia bersama suami yang dia akui sangat di cintainya sekarang bahkan untuk selama lamanya. Tidak jauh berbeda dari Zee, Rey juga merasa sangat bahagia bisa bersama dengan Zee wanita shalehah yang kini menjadi miliknya dan selamanya akan tetap menjadi miliknya yang tidak membiarkan siapapun masuk dalam rumah tangga mereka.


__ADS_2