
" Zee bisakah kita bicara empat mata sebentar? " ujar Andre dengan penuh mengharapkan kesediaan Zee untuk berbicara sebentar dengannya.
" Baiklah, tapi aku tidak bisa lama lama " ucap Zee sembari melirik sekilas Rena yang mendapatkan anggukan kecil dari Rena.
Zee dan Andre berjalan beberapa langkah menjauhi tempat awalnya mereka berdiri yang pastinya Andre berjalan terlebih dahulu di depannya sedangkan Zee mengikuti langkah Andre dari belakang. Zee merasa ini adalah waktu yang paling tepat untuk meluruskan semuanya pada Andre yang mana dia akan mengatakan bahwa dia sudah menikah dan bahagia dengan orang lain dan ingin Andre juga melanjutkan hidupnya kembali tanpa harus memikirkan dirinya lagi.
" Zee aku ingin mengatakan bahwa selama beberapa tahun lalu aku pergi meninggalkanmu hanya untuk.... " jelas Andre yang menjelaskan semuanya bahwa tujuan dia pergi dulu hanyalah ingin meminta restu kepada orangtuanya dan setelah mendapatkan restu itu dia pun berniat untuk melamar Zee saat pulang namun semuanya sirna melihat Zee dengan pria lain.
Zee begitu terkejut dengan pernyataan Andre, namun dia sendiri tidak bersalah karena Andre yang memang tidak mengatakan tujuan dirinya pergi sehingga Zee malah berpikiran buruk tentang Andre.
__ADS_1
" Tapi semuanya sudah berlalu mas, aku juga sudah bahagia dengan mas Reyhan suamiku. Aku harap kita bisa menjalankan hidup kita masing masing dan aku harap mas juga demikian " kata Zee yang sudah melupakan semuanya dan hanya ingin menatap masa depan tanpa ada bayang masa lalu.
" Terima kasih untuk selama ini Zivanna dan aku berharap kamu selalu bahagia. Ingatlah aku akan selalu mencintaimu " ujar Andre menahan kesedihannya namun Zee malah meneteskan air matanya dengan ucapan Andre untuknya.
_
" Rena, ada yang ingin aku katakan padamu " kata Al bersemangat karena dia merasa perasaan Rena juga sama kepadanya dan itulah sebabnya dia sangat berani untuk mengutarakan isi hatinya sekarang juga tidak perduli kalau wanita di depannya adalah wanita yang sudah menikah dan memiliki suami.
Rena yang akan melangkah untuk sedikit menjauh dari Al pun terhentikan saat mendengar suara Al yang ditujukan kepadanya. Rena tetap berdiri di posisi awalnya yang ingin mendengarkan apa yang ingin dikatakan oleh Al padanya yang bisa dilihat olehnya ada keseriusan di wajah Al.
__ADS_1
" Kak Al mau mengatakan apa pada Rena? " tanya Rena yang sebenarnya merasa tidak suka berduaan dengan Al meskipun dulu sangat menginginkan hal itu tapi entah kenapa sekarang dia sama sekali tidak menyukainya.
" Rena aku tahu kalau sejak SMA kamu menyukaiku bukan? " tanya Al tersenyum kepada Rena.
Rena begitu terkejut dengan perkataan yang Al katakan namun secepatnya dia berusaha merubah ekspresi terkejutnya menjadi biasa saja seolah yang dia katakan itu sama sekali tidak benar.
" Tidak. Aku tidak pernah memiliki perasaan apapun terhadap kak Al " ujar Rena tersenyum kecil yang untuk saat ini mengatakan yang sebenarnya.
" Aku tahu kamu berbohong Rena. Rena aku juga merasakan apa yang kamu rasakan pada... " ucapan Al terhenti seketika.
__ADS_1