Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 19 IPW


__ADS_3

" Reyna juga kangen sama Oma " kata Reyna setelah melepas


pelukan nya.


Sedangkan Ghifara dan Ghifari hanya bersikap biasa biasa saja karena mereka tidak terlalu lebay seperti adik dan Omanya.


Tapi Ghifara dan Ghifari sangat senang karena Oma mereka bisa datang karena sudah cukup lama mereka tidak bertemu dengan sang Oma.


" Iya sayang Oma lebih kangen sama kalian bertiga " kata Oma Tania tersenyum senang.


Oma Tania pun kembali menyadari kalau ada orang lain di antara mereka dan dia pun segera berdiri dan menatap Zee yang sedang berdiri yang tadinya hendak keluar.


Zee hanya menunduk karena merasa takut kalau Oma si kembar akan memarahinya karena sudah beraninya masuk ke dalam ruangan bos nya.


Oma Tania menatap Zee dari atas ke bawah yang bisa di pastikan kalau Zee hanya karyawan yang bekerja sebagai ob di perusahaan milik anaknya Reyhan.


" Kamu siapa? " tanya nya masih melihat Zee.

__ADS_1


Zee melihat ke arah Oma setelah tadi bertanya namun kembali menunduk karena ketakutan.


" Saya ob di sini buk. Maafin saya " jawab Zee menunduk.


" Kalau bicara tatap lawan bicaranya jangan menunduk " kata Oma Tania yang membuat Zee langsung melihat wajah mamah Tania.


Sesaat Zee melihat wajah Oma Tania yang masih terlihat sangat cantik walaupun usia sudah tidak muda lagi.


Zee bisa melihat kalau Oma Tania lebih mirip dengan bos nya Reyhan.


" Gadis yang cantik dan sepertinya baik buktinya anak-anak terlihat menyukai dan dekat dengannya " kata Oma Tania dalam hati sambil melihat Zee.


Zee yang di tatap semakin takut karena dalam pikirannya sekarang hanya ada rasa kalau Oma si kembar akan memarahinya dan yang lebih membuat nya takut adalah kalau hari ini juga dia akan di pecat karena kesalahannya.


Zee gugup dan gemetaran dan tidak berani menatap lagi sang wanita paruh baya yang sedang menatap dirinya yang entah apa yang sedang dipikirkan oleh wanita paruh baya itu.


" Siapa nama mu? " tanya Oma tegas.

__ADS_1


" Zivanna Bu " jawab Zee memberanikan diri untuk melihat Oma si kembar.


" Kamu kerja di sini? " tanya nya yang mendapat anggukan dari Zee.


" Oma itu bunda Zee " kata Reyna yang membuat sang Oma langsung melihat ke arah si kembar.


Oma Tania mengerutkan keningnya saat sang cucu memanggil Zee sebagai bunda yang sama sekali tidak ada hubungan dengan keluarga mereka tapi kenapa si kembar sudah memanggil dengan panggilan bunda.


" Bunda? " tanya Oma tidak mengerti.


" Iya bunda Zee adalah bunda kami " jawab Reyna tersenyum.


Oma langsung kembali melihat Zee untuk meminta penjelasan, Zee yang mengerti pun menceritakan semuanya dari awal mereka bertemu karena suatu kejadian dan panggil bunda yang Reyna sendiri yang menginginkannya bukan karena paksaan.


Oma Tania mengangguk mengerti dan tersenyum kepada Zee yang membuat Zee mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan Oma si kembar.


" Terima kasih Zee kamu baik sekali karena sudah mau menjaga cucu cucu saya " kata Oma Tania yang memeluk Zee.

__ADS_1


Zee semakin terkejut saat dia memeluknya karena Zee pikir Oma si kembar akan memarahinya tapi tidak Oma si kembar sangat baik dan bahkan mau memeluk dirinya yang hanya seorang ob.


__ADS_2