
Jam menunjukkan pukul 04.30 dan itu mengartikan kalau Zee dan Rey harus bangun untuk menunaikan kewajiban mereka sebagai seorang muslim.
Mereka berdua mengerjakan shalat subuh secara berjamaah dengan Rey yang menjadi imam shalat untuk istri nya.
Setelah selesai dengan kewajiban mereka Zee pun berpamitan pada suami nya untuk turun ke bawah dan menyiapkan makan pagi untuk seluruh keluarga.
Rey pun mengiyakan dan Zee pun langsung turun ke bawah untuk menyiapkan makan pagi untuk seluruh keluarga walaupun sudah ada bibi yang membantu keluarga itu setiap hari.
Sedangkan Rey dia tidak tidur lagi melainkan melanjutkan dengan mengerjakan pekerjaan nya melalui laptop miliknya.
Zee sudah berada di dapur dan mencoba memasak yang bisa di buatnya yang pastinya di bantu oleh sang bibi yang sudah berkutat dengan alat dapur.
" Bibi Zee bantu siapkan makanan nya juga ya " kata Zee tersenyum dan di iyakan oleh bibi.
Mereka mulai memasak beberapa menu makanan untuk di hidangkan pagi ini bersama dengan seluruh keluarga pastinya.
__ADS_1
Tanpa Zee sadari ternyata di sana sudah ada kedua ibu mertuanya yang tak lain adalah Tania dan Ratih yang menatap nya dirinya dengan penuh kebahagiaan.
" Ehem kayak nya kita makan enak pagi ini karena menantu yang cantik ini yang memasaknya " kata Tania yang mengejutkan Zee.
Zee langsung membalikkan tubuhnya menghadap ke arah kedua ibu mertuanya yang juga sudah tersenyum di sana.
" Mamah, kalian di sini juga? " kata Zee yang terlihat sedikit gugup.
" Zee sayang kamu gak usah gugup seperti itu sayang, kamu anggap kita sebagai mamah mu sendiri kan? " kata Ratih yang mendapat anggukan dari Zee.
Mereka berempat saling membantu menyajikan makanan dan sampai akhirnya semua menu makanan sudah siap di sajikan di atas meja makan dengan begitu rapih.
" Zee sayang lebih baik kamu membantu suami mu di kamar, karena dia pasti akan langsung masuk kerja hari ini. Maklumlah anak itu memang tidak bisa kalau tidak ke kantor " kata Tania yang mendapat anggukan dari Zee
Zee pun berjalan menaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya dan benar saja kalau Reyhan sedang mengancing kan kemeja kerjanya yang sudah bisa di pastikan akan bekerja.
__ADS_1
Zee pun masuk dan Reyhan langsung membalikkan tubuhnya saat menyadari kedatangan istri nya Zee.
" Mas akan pergi bekerja hari ini? " tanya Zee yang berjalan mendekati suaminya.
" Iya. Tolong kancingkan kemeja ku " kata Rey yang mendekat kan dirinya pada Zee.
Zee pun mulai mengancingkan kemeja Rey suaminya perlahan lahan dan satu persatu.
Rey kembali di buat terpana dengan Zee pagi hari ini yang terlihat begitu sangat cantik dengan baju dan hijabnya yang setia menutupi kepalanya.
Reyhan menarik pinggang Zee hingga membuat Zee terkejut dengan perlakuan Reyhan hingga sekarang Zee sudah berada di dalam rengkuhan suaminya.
" Mas Zee belum selesai mengancingkan baju nya " mata Zee yang memang belum selesai mengancingkan baju Rey.
Namun Rey tidak mendengar perkataan Zee tapi dia masih tetap berada di posisi yang sama bahkan semakin mempererat pelukannya pada istrinya.
__ADS_1
" Mas, lepasin Zee. Biarkan Zee menyelesaikan dulu pekerjaan Zee " kata Zee menatap wajah Reyhan di dekat nya.