Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 29 IPW


__ADS_3

Esok harinya Reyhan sudah kembali masuk kerja setelah kemarin libur dengan menghabiskan waktu dengan anak anaknya yang membuatnya sangat bahagia.


Setelah mengantar ketiga anak nya ke sekolah Reyhan pun pergi ke perusahaan nya untuk bekerja dengan perasaan yang sedikit bahagia bahkan kebahagiaan itu bisa di lihat di wajah tampan penuh aura kedewasaan nya.


Reyhan berjalan melewati para karyawan nya dengan melihat sekilas para karyawan yang sudah berdiri untuk menyambut kedatangan bos mereka pada hari ini.


Reyhan memasuki lift yang akan membawa dirinya ke ruangan kerja pribadinya setelah berjalan cukup jauh.


Reyhan sampai di depan ruangannya dan membuka pintu ruangannya dan masuk ke dalam sini.


Reyhan duduk di kursi kebesaran nya namun sebelum melakukan pekerjaan nya Reyhan melepas kan jas nya dan menaruhnya di kursi duduknya.

__ADS_1


Reyhan mengambil foto Diana yang ada di atas meja depannya dan menatap foto itu dengan penuh rasa bahagia meskipun ada juga kesedihan di setiap Reyhan mengingat kebersamaan dia dan Diana dulu sebelum maut memisahkan mereka.


" Sayang mas sudah melakukan seperti yang kamu inginkan. Cuma satu hal lagi yang masih belum mas lakukan, tapi entahlah sayang apa mas bisa melakukan hal itu atau tidak " kata Reyhan terus menatap foto Diana.


Reyhan pun meletakkan kembali foto Diana tepat di depannya dan Reyhan mulai membuka laptop nya untuk melakukan pekerjaan yang sudah menunggunya.


Reyhan begitu serius dan fokus dengan pekerjaan nya sampai rasa fokus nya hilang saat ada dua orang yang masuk ke dalam ruangannya yang mana dua orang itu sangat di kenali oleh nya dan pastinya sangat di sayangi olehnya.


Reyhan berdiri saat kedua orang wanita paruh baya itu sudah berdiri di depan Reyhan dengan terlihat begitu elegan datang ke kantor Reyhan.


" Mamah " kata Reyhan tersenyum melihat kedua wanita yang sangat di sayang olehnya.

__ADS_1


Reyhan mencium tangan kedua tangan wanita yang di panggil olehnya dengan sebutan mamah.


Reyhan memang sangat menghormati kedua wanita di depannya apalagi dengan Ratih mamah mertuanya mamah dari Diana istrinya walaupun Diana sudah meninggal tapi Reyhan masih tetap menjaga hubungan baik dengan sang mamah mertua.


" Apa kabar kamu Rey? " tanya mamah Ratih tersenyum setelah Reyhan mencium tangannya.


" Alhamdulillah mah Rey baik baik saja " jawab Rey tersenyum.


" Ayo mah kita duduk di sofa saja " ajak Reyhan yang mendapat anggukan dari kedua wanita yang sama sama di panggil mamah itu.


Rey pun menutup laptopnya dan ikut berjalan ke arah sofa yang sudah duduk kedua mamahnya setelah sebelumnya Reyhan juga sudah menelpon seseorang untuk membawa kan minuman untuk menemani mereka.

__ADS_1


Reyhan duduk di sofa depan kedua mamahnya yang hanya di halangi oleh meja sebagai pemisah dari tempat duduk mereka bertiga karena Rey lebih memilih duduk di depan mereka supaya lebih enak dan nyaman untuk berbicara.


" Ada apa kalian datang ke kantor Rey? " tanya Rey penasaran dengan kedatangan kedua mamahnya yang tiba tiba datang tanpa memberi tahu nya terlebih dahulu.


__ADS_2