Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 114 IPW


__ADS_3

" Sayang, mas sama Rian ke depan sebentar ya ada sedikit urusan " kata Rey yang ingin meminta izin ke depan sebentar karena ada sedikit urusan yang harus diselesaikan dengan Rian terlebih dahulu karena dia merasa ini waktu yang tepat untuk menyelesaikan masalah kantor.


" Iya mas. Zee sama Rena aja di sini " ujar Zee yang melirik sebentar ke arah Rena yang ditanggapi dengan senyuman oleh Rena dan itu pertanda dia menyetujui ucapan Zee.


Rey dan Rian pun meninggalkan istri mereka sebentar walaupun tidak terlalu jauh dari posisi keberadaan istri istri mereka. Mereka sedikit ada tugas perusahaan yang harus secepatnya mereka selesaikan, namun keduanya memilih untuk ketempat yang lebih sepi agar mereka fokus sedangkan di tempat para istri duduk sedikit banyak orang.


Zee dan Rena mengobrol ngobrol tanpa ada kata bosan karena saling bercerita mengenai kehidupan mereka berdua. Rena terkadang merasa sedikit iri dengan kebahagiaan Zee yang mendapatkan cinta dari suaminya sedangkan dirinya sama sekali tidak mengetahui perasaan suaminya padanya.


Rena hanya wanita biasa yang membutuhkan ucapan cinta dari pria yang sudah ada dihatinya tak lain adalah suaminya sendiri. Namun sampai saat ini dia tidak berani mengungkapkan isi hatinya terlebih dulu pada Rian karena menunggu Rian yang lebih dulu mengungkapkannya padanya.

__ADS_1


Rena sama sekali tidak menyadari perlakuan yang diberikan Rian padanya itu adalah rasa cinta yang Rian rasakan namun Rian tidak mengatakannya secara langsung karena menurutnya perlakuan dirinya selama ini pada Rena sudah lebih. Namun berbanding terbalik dengan Rian, Rena sama sekali tidak peka dengan hal itu karena sekarang dia hanya membutuhkan ungkapan bukan hanya perlakuan.


" Rena kamu kenapa, kok melamun? " tanya Zee yang merasa aneh dengan Rena yang tiba tiba melamun.


" Eh aku gak papa kok hehe " kaget Rena yang tiba tiba tersadar dari lamunannya.


" Beneran nih, tapi aku lihat sepertinya kamu sedang memikirkan sesuatu " kata Zee.


Deg...

__ADS_1


Dua pasang bola mata saling bertatapan sesaat namun Rena segera tersadar saat dirinya yang sudah melihat pria lain selain suaminya sendiri. Tiba tiba Rena merasakan hatinya yang lain saat melihat seseorang yang begitu menganggu hatinya apalagi setelah selama beberapa Minggu terakhir mereka tidak pernah saling bertemu lagi.


Rena segera mengalihkan pandangannya ke sembarang arah dengan merasakan hati yang tiba tiba saja berubah. Zee menyadari ada sesuatu yang tidak biasa dari Rena yang terlihat gugup dan gemetar. Zee pun melihat sekilas ke arah pandangan Rena tadi dan dia dikejutkan dengan kedatangan seorang pria yang sedikit familiar di matanya yang tiba tiba sudah beberapa di depan mereka.


" Kamu siapa? " tanya Zee yang mencoba mengingat siapa pria di depannya namun dia masih belum bisa mengingatnya.


Rena yang tadinya menunduk langsung melihat ke arah pria tampan di depannya dengan pakaian yang begitu rapih berdiri kokoh tepat di depannya. Rena berdiri hingga kini mereka saling bertatapan lagi namun dengan cepat Rena mengalihkan pandangannya.


" Rena! " panggil Al tersenyum melihat wanita yang sekarang terobsesi olehnya berada di depannya dengan penampilan semakin cantik.

__ADS_1


" Kak Al? " ujar Rena yang sedikit menjauhkan dirinya dari Al dan mendekat kepada Zee yang juga ikut berdiri di samping Rena.


__ADS_2