Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 68 IPW


__ADS_3

Zee membuka matanya dan yang pertama kali dilihat olehnya adalah sang suami yang sedang melihat dirinya dengan masih merasakan tangan suaminya berada di wajahnya sedangkan tangan yang lainnya menggenggam tangan miliknya.


Zee mencoba untuk duduk namun di tahan oleh Reyhan karena Reyhan tidak ingin melihat Zee melakukan apapun karena Reyhan sangat takut terjadi apa apa dengan sang istri bahkan Zee tidak diperbolehkan olehnya untuk duduk.


" Sayang kamu tidak usah duduk, kamu baring saja seperti ini " kata Rey yang kembali membantu Zee berbaring.


Zee hanya mengikuti kemauan dari Rey tanpa ingin bertanya dulu kepada Rey karena kepalanya masih sedikit pusing namun sudah jauh lebih mendingan dari tadi karena pikirnya sudah di beri obat di rumah sakit ini.


Rey kembali duduk di atas kursi yang ada di samping brankar dengan terus menggenggam tangan Zee dan juga terus membelai wajah Zee yang bisa dilihat begitu jelas wajah Zee yang begitu pucat.


" Sayang terima kasih atas kebahagiaan yang kamu berikan kepada mas " kata Rey dengan tersenyum bahagia sembari menciumi berkali kali tangan Zee.

__ADS_1


Zee mengerutkan keningnya mendengar ucapan Rey karena Zee belum mengerti dengan apa yang terjadi pada Rey hingga berterima kasih kepadanya padahal menurut Zee dia tidak melakukan apapun kepada Rey.


" Terima kasih untuk apa mas? " tanya Zee dengan suara yang begitu lembut bercampur dengan lemah.


" Terima kasih untuk ini sayang, mas sangat bahagia dengan apa yang di berikan oleh Allah kepada kita sayang " kata Rey sembari membelai lembut perut Zee yang masih sangat rata.


Zee semakin heran dan tidak mengerti maksud Rey yang sekarang malah membelai perutnya.


Zee memegang tangan Rey yang masih membelai perutnya untuk menanyakan apa yang terjadi.


Zee sampai meneteskan air mata terharunya saat mendengar kabar bahwa dirinya sedang hamil. Zee tidak berhenti hentinya bersyukur atas nikmat yang di berikan oleh yang maha kuasa kepadanya dengan mempercayai dirinya untuk amanah yang sangat besar ini.

__ADS_1


" Alhamdulillah. Zee sangat senang mas " kata Zee dalam pelukan hangat Reyhan.


Rey juga merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh Zee istrinya, Rey tidak mengatakan tentang dokter yang mengatakan kalau kandungan Zee sangat lemah karena tidak mau melihat Zee bersedih dengan mengetahui kabar ini.


Rey hanya mengatakan kepada Zee agar selalu menjaga kesehatan dirinya yang sekarang sangat penting untuk pertumbuhan kandungan yang sehat sampai waktu persalinan tiba nanti.


Zee hanya mengiyakan perkataan suaminya tanpa mencurigai apapaun dari Reyhan karena sekarang Zee benar benar di selimuti oleh rasa kebahagiaan karena sebentar lagi dia akan memiliki seorang anak yang terlahir dari rahimnya sendiri.


" Oia sayang mas kabari keluarga mas dulu tentang kabar kebahagiaan ini " kata Rey yang langsung mengambil hp di dalam saku celananya.


Zee hanya mengangguk dengan tersenyum melihat perutnya dan kedua tangannya membelai perutnya yang masih terlihat rata itu.

__ADS_1


Rey menelpon keluarganya yang pastinya ingin menyampaikan kabar bahagia ini kepada mereka semua.


" Sayang kamu sehat sehat ya di dalam sana, bunda akan selalu menjaga dirimu " kata Zee tersenyum dengan terus membelai perutnya.


__ADS_2