
Zee melihat rumah mewah nan indah berdiri kokoh di depannya. Zee tidak mengedipkan matanya melihat rumah bak istana dan tidak percaya dengan apa yang di lihatnya sekarang.
" Bunda ayo masuk pasti papah sudah sangat khawatir pada kita " ajak Reyna menarik tangan Zee.
Zee melihat ke arah Reyna dan tersenyum pada mereka sedangkan Ghifara dan Ghifari bersikap biasa biasa saja tapi tidak dengan Reyna.
" Iya " jawab Zee tersenyum dan menggandeng tangan Reyna dan Ghifari sedangkan Ghifara memegang tangan Reyna di samping nya.
Mereka berempat berjalan masuk ke halaman rumah dan tidak melihat siapa siapa di rumah itu yang membuat Zee sedikit heran karena rumah begitu megah tapi orang tidak ada.
Zee dan si kembar menghentikan langkah mereka di depan pintu rumah, namun mereka tidak masuk dulu karena si kembar tidak melihat mobil sang papah di rumah.
" Kenapa? " tanya Zee berjongkok depan mereka bertiga.
" Kayaknya papah gak ada di rumah soalnya gak ada mobil papah di sana " kata Ghifara menunjukkan tempat yang biasa memarkir kan mobil rumah itu.
__ADS_1
Zee pun melihat ke arah yang di tunjukkan oleh Ghifara namun Zee mengerutkan keningnya karena melihat masih banyak mobil di sana.
" Mungkin maksud mereka mobil khusus papah mereka " batin Zee.
" Terus gimana nih? " tanya Zee pada mereka.
" Itu mobil papah " ucap Reyna antusias saat melihat mobil sang papah memasuki pekarangan rumah mewah itu.
Ya mobil milik Reyhan sudah memasuki pekarangan rumah dan di dalam mobil Reyhan melihat ketiga anaknya berada di rumah sangat bahagia karena dari tadi Reyhan mencari sang anak tidak ketemu ketemu dan ternyata mereka sudah berada di rumah.
" Baju papah basah " kata Ghifari melihat keadaan sang papah yang basah.
Reyhan pun menyadari kalau dirinya belum ganti baju akibat kehujanan tadi. Reyhan sama sekali belum menyadari ada seorang perempuan yang juga berada di sana.
Zee kebetulan berdiri di belakang Reyhan dan belum melihat jelas bagaimana Reyhan. Zee hanya diam menyaksikan ayah dan anak yang begitu terlihat saling menyayangi.
__ADS_1
" Kalian dari mana saja, maaf papah tidak menjemput kalian " kata Reyhan memeluk ketiga anaknya karena merasa bersalah dengan ketiga anaknya.
Si kembar hanya menerima pelukan sang papah walaupun Reyhan masih basah.
Reyhan melepaskan pelukannya dan kembali menanyakan pada ketiganya dari mana dan mengatakan kalau dia dari tadi mencari mereka namun ternyata sudah berada di rumah.
Ghifara pun menceritakan semua kejadian hari ini dan tidak lupa memperkenalkan Zee yang masih berdiri diam di belakang Reyhan.
Reyhan pun berdiri dan melihat seorang gadis cantik berhijab sedang menunduk tidak menatap dirinya.
" Terima kasih karena sudah menjaga anak anak saya " kata Reyhan dingin melihat Zee sekilas dan langsung beralih lagi ketiga anaknya.
Zee hanya mengangguk dan berpamitan pada ketiga anak Reyhan untuk pulang.
Awalnya si kembar tidak mengizinkan Zee pulang namun karena Zee dan Reyhan memberikan pengertian pada mereka akhirnya mereka mengizinkan Zee pulang.
__ADS_1
Zee pulang sendirian padahal Reyhan sudah meminta supir untuk mengantarkan nya pulang namun Zee menolak karena tidak mau merepotkan Reyhan.