Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 79 IPW


__ADS_3

Rena terus mencoba menutupi bagian tubuhnya yang terekspos dengan air mata yang terus keluar mengingat kejadian yang baru saja terjadi dimana Rena hampir kehilangan kesucian yang selama ini dijaga olehnya.


Rena berjongkok ketakutan di samping mobilnya tanpa melihat pria yang menolong dirinya memukul para preman itu dengan membabi buta hingga para preman itu jatuh tidak sadarkan diri karena pukulan keras yang di berikan oleh pria itu.


Pria itu mendekati Rena yang sedang berjongkok dengan memejamkan kedua matanya karena masih trauma. Pria itu ikut berjongkok depan Rena namun dengan sedikit ada jarak dari Rena yang belum menyadari kehadiran pria tersebut di dekatnya.


" Apa ada yang terluka? " tanya pria itu yang sudah berjongkok depan Rena.


" Kamu tidak perlu takut karena mereka semua sudah jatuh dan tidak sadarkan diri! " sambung pria itu lagi hingga membuat Rena tersadar dan dengan cepat menjauhkan diri dari pria itu dan bisa dengan jelas melihat wajah pria itu.

__ADS_1


Rena mencoba menutupi tubuhnya yang terlihat sembari terus menjauhkan dirinya dari sang pria yang menolongnya. Rena terus menangis sesenggukan hingga membuat pria itu kasian dengan keadaan Rena yang mungkin bisa menyebabkan sebuah trauma kepada dirinya.


Pria itu membuka jasnya dan memakai kan kepada Rena bermaksud untuk menutupi tubuhnya yang terlihat. Rena ketakutan saat pria itu mendekatinya karena harus memberikan jasnya kepada Rena.


" Kamu tidak perlu takut, saya tidak akan menyakiti dirimu! " kata pria itu yang mencoba menenangkan gadis yang ternyata di kenal olehnya.


" Ternyata gadis yang waktu itu melemparkan uang di wajahku. Untung saja aku masih memiliki belas kasian kepadanya untuk menolong dirinya " batin pria itu yang ternyata adalah Rian.


" Dia? " batin Rena saat mengingat wajah pria di depannya.

__ADS_1


Rena langsung menutupi bagian tubuhnya yang sudah terlihat sekilas oleh Rian dengan jas yang diberikan oleh Rian. Rena perlahan lahan mengentikan tangisannya dan mencoba melihat Rian yang sedang memalingkan pandangannya dari Rena karena tidak mau melihat tubuh Rena yang tadi terbuka.


Pria itu pun akan berjalan meninggalkan Rena disana karena bagaimanapun dia masih kesal dengan Rena yang seenaknya melemparkan uang diwajahnya bahkan didepan bosnya sendiri yang membuat dirinya sangat malu.


" Tolongin aku! Mobilku rusak " lirih Rena yang sedikit merasa sakit dibagian tubuhnya karena ulah para preman itu yang menyentuhnya dengan sangat kasar apalagi dengan dirinya yang tadi mencoba melindungi diri.


Rian menghentikan langkahnya saat mendengar suara lemah Rena dan membalikkan badannya yang membuat dirinya sangat terkejut karena tiba tiba Rena jatuh tak sadarkan diri tapi tubuh Rena tidak langsung jatuh ke tanah karena Rian sudah lebih dulu menangkap tubuh Rena.


Rian menggendong tubuh Rena yang sedang tidak sadarkan diri itu dan membawanya masuk ke dalam mobil miliknya.

__ADS_1


" Mau dibawa kemana nih, karena aku tidak tahu tempat tinggalnya? " gumam Rian saat sudah menidurkan Rena di bangku belakang.


Sebelum pergi Rian sudah menyuruh seseorang untuk membawa mobil Rena dari sana dan dia pun melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu bahkan para preman itu masih tergeletak tak sadarkan diri di jalan sana.


__ADS_2