Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 88 IPW


__ADS_3

Zee sudah berada di rumah dengan perasaan yang begitu sedih karena perkataan Dila masih terngiang ngiang di pikirannya. Bahkan bibi bisa melihat majikannya sedih dan itu membuat bibi juga kesal dengan Dila tadi yang begitu berani mengancam majikannya.


" Kasian sekali nyonya mendapatkan perkataan seperti tadi. Dasar Dila wanita tidak punya malu, udah tahu tuan Rey sudah menikah tapi masih saja nekat untuk mendekatinya " batin bibi yang juga ikut sedih melihat kesedihan Zee.


" Nyonya tidak apa apa? " tanya bibi


" Zee gak apa apa kok bi, kita masak yuk mungkin anak anak akan pulang dari sekolah " kata Zee tersenyum yang berusaha untuk tidak terlihat sedih didepan bibi.


Zee membantu sang bibi untuk memasak makan siang mereka nanti, namun Zee belum mendapatkan kabar dari sang suami yang akan makan siang dimana.


" Apa aku harus menceritakan kejadian ini pada mas Rey, tapi aku juga tidak mau masalah ini semakin membesar... Ah " batin Zee yang terlihat tidak fokus dengan acaranya memasak.


Hampir satu jam Zee membantu bibi memasak hingga akhirnya semua menu makanan yang akan mereka santap untuk makan siang nantinya. Zee sedang menunggu kepulangan anak anak sembari duduk di sofa, dan beberapa saat kemudian Zee tersenyum senang saat mendengar suara mobil di luar yang sepertinya adalah anak anak.

__ADS_1


" Assalamualaikum bunda " ucap anak anak setelah turun dari dalam mobil.


" Wassalamu'alaikum sayang " jawab Zee yang mencium kening anak anak setelah si kembar juga menciumi tangan sang bunda.


Zee juga tersenyum senang saat melihat suami tercintanya yang baru turun dari dalam mobil. Zee langsung mencium tangan sang suami yang dibalas dengan Rey yang mencium kening sang istri sekilas.


***


" Mas Zee ke kamar anak anak sebentar ya " kata Zee.


Rey memilih duduk di sofa sembari memangku laptopnya karena harus menyelesaikan beberapa kerjaan yang dia bawa pulang ke rumah. Rey terlihat begitu serius dengan kerjaan nya.


" Apa aku harus mengatakan pada tuan Reyhan tentang kejadian nyonya Zee dengan wanita menyebalkan itu " batin bibi yang melihat Rey di sofa.

__ADS_1


Bibi sedang membersihkan meja makan namun dengan pikiran semua itu. Setelah berpikir panjang akhirnya bibi memberanikan diri untuk mendekat ke arah Reyhan bermaksud untuk mengatakan kejadian tadi pada Reyhan.


" Tuan? " panggil bibi setelah berdiri di depan Reyhan.


" Iya Bi ada apa? " tanya Rey sembari melihat sekilas ke arah bibi.


" Begini tuan.... " kata bibi yang mulai menceritakan semuanya tentang kejadian dimana Dila mengancam Zee yang terjadi beberapa jam yang lalu di minimarket dekat rumah mereka.


Rey terlihat sangat marah mendengar cerita bibi yang mana Zee mendapatkan ancaman dari Dila. Rey mencoba untuk tidak marah sekarang dan mengeluarkan hpnya untuk menghubunginya seseorang setelah bibi pergi dari sana setelah menceritakan semuanya.


" Moga saja wanita itu mendapatkan hukuman dari tuan Reyhan karena sudah berani mengancam nyonya Zee " batin bibi yang sangat ingin wanita menyebalkan itu mendapatkan hukuman dari Reyhan.


****

__ADS_1


Maaf yah kak kemarin gak up karena aplikasi NT aku kayak error gitu jadi gak bisa buka aplikasi NT nya.


__ADS_2