Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 54 IPW


__ADS_3

Reyhan pun demikian dia dengan cepat mengancingkan kemeja nya yang tadi tidak sempat lagi di kancing kan oleh Zee.


Zee langsung berjalan ke arah ketiga anaknya dan diikuti Rey dari belakang sesudah menyelesaikan mengancingkan kemeja nya.


Reyna berdiri di tengah tengah kakak kakaknya dengan memegang sisir di tangan kanannya dan ikat rambut di tangan kirinya sedangkan Ghifara dan Ghifari memegang baju luar mereka yang belum di pakai.


" Papah sama bunda lagi ngapain tadi? " tanya Ghifara polos melihat sang papah yang sudah berada di hadapannya bersama dengan Zee.


Zee dan Rey saling bertatapan saat Ghifara menanyakan hal itu yang membuat Zee sangat malu namun Zee dan Rey sedikit bernapas lega karena ketiga anaknya tidak melihat adegan yang seharusnya tidak di lihat oleh mereka.


" Itu.. bunda tadi... " kata Zee yang tidak tahu harus mengatakan apa kepada anak anaknya.


" Tadi bunda lagi bantuin papah memakai baju ini " kata Rey mencoba meyakinkan anak anaknya.

__ADS_1


Rey dan Zee sangat malu karena terciduk bermesraan berdua yang ternyata tidak sengaja di lihat oleh anak anak dan mengutuk diri nya karena tidak menutup pintu hingga membuat anak anaknya hampir melihat adegan yang tidak boleh di lihat oleh mereka.


Si kembar hanya ber oh ria yang terlihat mempercayai perkataan papah mereka yang sangat sangat salah itu bagaimana tidak karena Rey membohongi anak anaknya, walaupun salah tapi Rey terpaksa mengatakan kebohongan itu.


" Ya ampun untung mereka tidak melihatnya, dasar bodoh gak tutup pintu dulu, kalau sampai mereka lihat... " batin Rey yang menggeleng kan kepalanya karena tidak tahu harus melanjutkan apa lagi.


" Alhamdulillah untung anak anak tidak melihatnya. Mas Rey sih yang tidak tahu tempat kalau lagi ingin, kan gini jadinya " batin Zee yang menatap Rey yang tepat di sampingnya itu.


Rey juga tidak sengaja melihat Zee yang sedang menatap dirinya dan memberi kesimpulan kalau Zee sedang mengomeli nya di dalam hati.


Zee terpana dengan senyuman Rey yang begitu manis dan semakin terlihat tampan di matanya.


" Papah kayak anak kecil, suruh bunda pakai in baju " kata Reyna memutar bola matanya malas karena sikap sang papah yang menurut nya seperti anak kecil.

__ADS_1


Rey cengingiran saat mendengar ucapan Reyna yang membuat Rey menciumi pipi anak perempuan nya yang sangat imut itu.


" Bunda sisirin rambut Reyna ya " kata Reyna sembari memberikan sisir dan ikat rambut kepada Zee..


Zee mengangguk dan mulai menyisir rambut indah Reyna yang panjangnya hanya sampai leher dan mengikat rambut Reyna dengan poni yang masih tertata rapih hingga membuat Reyna semakin terlihat cantik dan imut.


Rey pun juga membantu kedua putranya memakai baju luaran seragam sekolah yang menang sedikit susah di pakai sendiri hingga mereka selalu meminta sang papah yang membantu mereka.


Setelah selesai si kembar kembali berlari keluar kamar orang tuanya dan pasti nya masuk ke kamar milik mereka.


" Hehe maafin mas sayang " kata Rey yang tiba tiba memeluk tubuh Zee dari belakang yang sedang berdiri melihat kepergian ketiga anaknya hingga membuat Zee sedikit kaget.


" Mas " panggil Zee yang merasakan kegelian karena Rey menciumi lehernya.

__ADS_1


" Udah mas, kita sarapan sekarang nanti mas dan anak anak telat lagi " kata Zee yang berhasil melepaskan tubuhnya dari Rey.


Rey pun pasrah dan memakaikan jas nya yang pastinya juga di bantu oleh istrinya yang setia selalu membantu dirinya.


__ADS_2