
Mamah Tania mengatakan pada Zee kalau dia harus pergi ke toilet sebentar karena sudah kebelet. Zee hanya mengangguk mengiyakannya tapi mamah Tania sebelum pergi sudah mengatakan pada Zee untuk tidak kemana mana harus menunggu dirinya di sana.
Zee hanya mengangguk terkadang dia juga merasa kesal kepada semua nya terutama kepada sang suami yang sangat posesif kepadanya. Namun Zee juga berpikir mungkin mereka melakukan semua itu hanya untuk kebaikan Zee dan calon anaknya karena Zee juga paham maksud mereka karena mereka semua tidak mau harus mengalami yang sama dengan kejadian yang membuat dunia mereka suram pada ketika itu.
Bahkan terkadang Zee juga berpikir apakah dia nanti juga akan merasakan apa yang dirasakan oleh Diana waktu itu apalagi melihat kondisinya sendiri yang juga sering sekali mengalami kelelahan bahkan tanpa dirinya melakukan apapun.
" Jangan berpikir negatif Zee ingat semuanya ada di tangan sang pencipta, jadi jangan mudah menyerah ingat masih ada suami keluarga dan anak anak kamu yang masih membutuhkan dirimu " batin Zee yang mulai berpikir positif thinking kepada Allah.
__ADS_1
Zee melanjutkan memakan makan siangnya dengan begitu lahap hingga tiba tiba harus di hentikan karena ada pesan masuk dari hpnya. Zee tersenyum melihat siapa yang mengirimkan dia pesan yang tak lain adalah suami tercintanya Reyhan.
Rey hanya bertanya dimana dan sedang apa Zee sekarang oleh karenanya Rey mengirimkan pesan karena dia juga sedang sibuk di kantor makanya tidak bisa langsung menelpon.
" Mas Zee merindukan mas hehe " gumam Zee setelah membalas pesan dari suaminya.
Zee memang semakin manja dengan suaminya selama dia hamil bahkan terkadang Zee juga tidak mau jauh jauh dari sang suami dan bahkan juga tidak mau dekat dekat dengan suaminya. Rey bahkan harus ekstra sabar menghadapi sikap sang istri yang berubah semenjak mengandung anaknya.
__ADS_1
Zee yang tadinya tersenyum ke arah hpnya tiba tiba hilang begitu saja saat melihat seseorang yang di kenali nya menghampiri dirinya walaupun Zee tidak mengenal begitu dekat dengannya karena Zee hanya pernah bertemu dengannya satu kali saja dan selebihnya hanya mendengar dari cerita.
" Sendirian aja nih ya " kata seseorang itu yang tersenyum entah apa tujuannya.
Zee tidak menanggapi orang itu karena menurutnya sedikit tidak penting harus meladeni orang itu yang bisa dirasakan oleh Zee ada aura tidak baik dari orang yang sedang berdiri di depannya.
" Maaf saya tidak ada urusan dengan anda " kata Zee yang mengalihkan pandangannya dari orang itu ke makanannya lagi sembari menguyah makanannya.
__ADS_1
Orang itu terlihat kesal dengan sikap Zee padanya yang membuat dirinya semakin tidak suka dengan Zee. Orang itu mencoba terus mengatai Zee yang hanya seorang gadis kampungan bahkan orang itu terus menghina Zee hingga membuat Zee meletakkan sendokya kasar dan tatapannya menatap tajam orang di depannya.
" Maaf mbak Dila, saya tidak ada urusan dengan anda. Lebih baik anda pergi dari saya sebelum orang orang melihat ini dan menganggap kalau anda sedang menyakiti saya di sini " kata Zee datar dengan tatapan yang begitu tajam pada orang itu yang ternyata adalah Dila..