
Rena menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang karena Rena tidak tahu harus kemana karena niatnya keluar hanya untuk mengusir kesedihannya saja dengan mengendarai mobil di jalan yang banyak orang berlalu lalang.
Rena mengendarai mobil dengan mendengarkan musik sekali lagi untuk menghilangkan kesedihannya namun tetap saja Rena merasa sedih karena mengingat kedua orangtuanya yang begitu berambisi dengan uang bahkan tidak pernah punya waktu dengan dirinya.
Mamah dan papah Rena sebenarnya sangat menyayangi putri semata wayang mereka dan sangat mereka sayangi itu. Tujuan mereka mencari uang sebanyak banyaknya adalah untuk membahagiakan Rena anak mereka tanpa mereka sadari kalau Rena tidak membutuhkan uang mereka tapi membutuhkan kasih sayang mereka yang selama ini tidak pernah diberikan kepada Rena bahkan dari Rena bayi yang dibesarkan oleh pengasuhnya.
" Kenapa sih mah pah kalian lebih mementingkan uang daripada anak kalian sendiri " teriak Rena sembari memukul setir mobilnya hingga membuat tangannya sedikit mengeluarkan darah karena hentakan itu.
Rena mengentikan mobilnya dan melihat darah yang keluar dari tangannya bahkan Rena juga merasa sakit dan perih pada tangannya. Rena meniup niup luka ditangannya itu sembari membersikan darah dengan tisu.
__ADS_1
" Aww perih sekali nih luka! " lirih Rena saat membersihkan luka dan memberikan sedikit obat di luka tangannya karena dalam mobil Rena memiliki kotak P3K.
Saat Rena melihat ke depan tiba tiba dia merasa ketakutan saat melihat suasana di dekatnya begitu sangat sepi dan pikirannya mulai melayang melayang memikirkan hal buruk yang akan menimpanya karena begitu sepinya jalan itu bahkan Rena tidak melihat rumah rumah di sana.
" Astaghfirullah sepi sekali jalan ini, aku harus cepat pergi dari sini " kata Rena yang bergidik ngeri dengan suasana itu dan secepat mungkin menyalakan mobilnya.
" Kenapa lagi nih mobil ayo donk cepat hidup " bentak Rena pada mobilnya yang tidak bisa berkompromi dengan dirinya.
Saat Rena terus mencoba menghidupkan mobilnya itu datanglah tiga orang pria yang berpakaian kotor bahkan raut wajah yang menyeramkan seperti para preman. Para preman itu mengetuk kaca pintu mobil Rena yang semakin membuat Rena ketakutan saat melihat orang orang yang menakutkan itu.
__ADS_1
Rena mencoba tidak memperdulikan orang orang diluar itu hingga membuat salah seorang dari mereka memukul pintu mobil Rena dengan begitu terlihat marah hingga membuat Rena semakin ketakutan dan menangis.
" Keluar atau Lo tidak bisa melihat dunia ini besok " teriak preman dari luar yang membuat Rena semakin ketakutan.
Rena tidak berani keluar hingga membuat para preman itu semakin marah yang terus meneriaki Rena. Rena yang tidak punya pilihan lain lagi akhirnya membuka pintu mobilnya perlahan lahan namun tangannya langsung di tarik paksa oleh preman itu hingga Rena keluar dari dalam mobilnya dengan ketakutan.
" Wouh ternyata ada gadis cantik di dalam mobil. Sendirian aja nih kayaknya, kita dapat mangsa cantik nih kawan dan kayaknya masih perawan nih " ucap salah satu preman yang menatap Rena dengan tatapan mesum.
" Iya nih awalnya kita cuma mau mengambil mobilnya saja tapi kita mendapat seorang perawan juga, ini mah keberuntungan kita " ucap yang lainnya.
__ADS_1