Indah Pada Waktunya 2

Indah Pada Waktunya 2
Bab 84 IPW


__ADS_3

Reyhan menciumi kening, kedua mata, pipi, dan bahkan bibir Zee sekilas tanpa memperdulikan Rian di belakang mereka yang melihat begitu jelas perbuatan dirinya. Padahal Rey tidak ingin sekedar mengecup Zee, namun karena ada Rian disana jadi Rey urungkan niatnya.


Zee sudah dibuat sangat malu dengan perbuatan suaminya, bagaimana tidak karena Rey menciumi dirinya di depan orang lain. Zee yang merasa sangat malu tidak berani melihat ke arah Rian yang masih berdiri di belakang mereka.


" Assalamualaikum sayang! " kata Rey bahkan tidak lupa mencium perut Zee.


" Waalaikumsalam mas, hari hati di jalan " kata Zee sembari menciumi tangan sang suami.


Rey dan Rian memasuki mobil milik Rian karena hari ini Rey sedikit malas mengendarai mobil oleh sebab itu Rey meminta Rian untuk menjemput dirinya dan ke kantor bersama. Mereka sudah di dalam mobil dan melajukan mobil keluar dari pekarangan rumah mewah itu.

__ADS_1


" Lo udah gak ada rasa lagi kan sama istri gue? " tanya Rey yang menatap tajam Rian yang sedang menyetir mobil di sampingnya karena Rey lebih memilih untuk duduk di samping Rian karena ingin lebih enak berbicara.


Rian melihat Rey sekilas tanpa ekspresi dan kembali mengalihkan pandangannya ke depan yang membuat Rey mengerutkan keningnya karena melihat Rian yang tidak seperti biasa.


" Jangan bilang kalau Lo masih ada rasa sama istri gue, dan sekarang Lo sedang cemburu? " tanya Rey yang sudah terlihat kesal dengan ekspresi Rian yang bahkan terlihat begitu dingin dengan dirinya padahal selama ini Rian selalu menghormati dirinya.


Rey sangat kaget mendengar ucapan Rian, bahkan Rey menyeringai mendengar ucapan Rian yang menurutnya tidak masuk akal. Rey sangat tidak percaya dengan ucapan Rian yang tiba tiba akan menikah dan kalaupun benar dengan siapa dia akan menikah secepat ini.


" Jangan bercanda, gak lucu! " kata Rey tersenyum melihat Rian.

__ADS_1


Rian mengeluarkan napasnya kasar dan tanpa sengaja dia memukul setir mobilnya keras hingga membuat Rey sangat terkejut dengan perbuatan Rian yang tiba tiba itu. Rian terlihat begitu kesal marah bahkan sedih sudah bercampur mengingat kehidupan dirinya.


" Apa yang terjadi? Kenapa dengan mu? " tanya Rey yang bisa melihat kekesalan dan kesedihan seorang Rian.


Rian menatap Rey dan mulai menceritakan semua yang terjadi beberapa hari yang lalu mengenai dirinya yang tiba tiba dipaksa menikah menikah dengan Rena hanya karena sebuah kesalahpahaman yang terjadi antara kedua orangtuanya bahkan kedua orangtua Rena yang ikut salah paham dan menyalahkan dirinya mengenai Rena.


Rey terkejut dan merasa kasian dengan Rian yang mengalami kejadian itu karena Rey percaya dengan Rian yang tidak mungkin melakukan hal memalukan itu. Rey sangat mengenal bagaimana dengan Rian yang tidak mungkin melakukan hal itu bahkan tidak pernah berpikir untuk melakukan itu.


" Lo yang sabar. Mungkin ini memang takdir buat Lo, tapi walaupun begitu Lo tetap harus bertanggung jawab apalagi nanti setelah kalian menikah. Kamu harus bisa memberikan kebahagiaan buat Rena, karena Lo tahu sendiri kan bagaimana keadaan Rena yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang kedua orangtuanya, jadi itu akan menjadi kewajiban Lo sebagai suaminya nanti " kata Rey yang mencoba memberikan nasehat kepada Rian.

__ADS_1


__ADS_2